Wisata Indonesia

Global Green Destinations Days, Memasukan 4 Desa Wisata di Indonesia dalam Programnya

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 31 Oktober 2019
Global Green Destinations Days, Memasukan 4 Desa Wisata di Indonesia dalam Programnya

Desa wisata di Indonesia harus menerapkan standar internasional. (Foto: Arah Destinasi/Dok biro Komblik Kemenpar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGHARGAAN Sustainable Destinations Top 100 adalah program tahunan Green Destinations Foundation. Penghargaan ini menunjukan kesuksesan praktik dari tujuan wisata berkelanjutan. Program ini memasukan 4 desa wisata di Indonesia dalam Top 100 Destinasi Berkelanjutan di Dunia versi Global Green Destinations Days (GGDD).

Menurut laman Arah Destinasi, empat desa wisata yang masuk dalam program itu adalah Desa Pemuteran (Bali), Desa Penglipuran (Bali), Desa Wisata Nglanggeran (Yogyakarta), dan Desa Pentingsari (Yogyakarta). Desa-desa ini menjadi cerminan dari kesuksesan mengelola pariwisata yang berkonsep pada semangat lingkungan dan budaya lokal.

Baca Juga:

Dekat Bandara, Ini Tempat Wisata Keren di Belitung

desa
Ada empat desa wisata yang dianggap pantas masuk dalam Top 100 Destination. (Foto: dok. Humas Pemprov Jabar)

Seperti yang dikatakan oleh Dadang Rizki Ratman, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bahwa keempat desa itu mampu bersain di kancah internasional karena memakai pendoman yang sudah berstandar internasional. Ia mencontohkan konsep Desa Penglipuran di Bali, dianggap bisa mempertahankan sisi tradisional dan kelestarian lingkungannya.

Ia melanjutkan kalau di desa itu penataan lingkungan dan bangunan tradisional masih terjaga utuh. Bahkan 75 hektar hutan bambu dan 10 hektar vegetasi masih terawat dengan baik. Ini yang kemudian menjadi ciri khas Penglipuran.

Meskipun mayoritas penduduknya hidup di dalam era modern, namun nuansa tradisional khas Bali tidak hilang. Desa Penglipuran kemudian menjelma menjadi salah satu destinasi wisata populer di Indonesia.

Baca Juga:

Pulau Leebong di Belitung Siap Gelar Event Sekelas Tomorrowland

desa
Indonesia diharapkan akan membuka destinasi desa wisata yang baru. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)


Hal itu juga dapat ditemukan pada ketiga desa wisata lainnya. Desa-desa itu menjaga keseimbangan dalam pengelolaan desa wisata dengan mendapatkan manfaat ekonomi dari melestarikan budaya dan alam sekitar desa.

Valerina Daniel, Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Pariwisata dan Ekomomi Kreatif, mengatakan pula bahwa keempat desa wisata tersebut masuk dalam kategori Konservasi Lingkungan, Pemanfaatan Ekonomi untuk Masyarakat Lokal, dan Sosial-Budaya. Bisa jadi menurutnya desa-desa itu berada di peringkat teratas pada daftar Sustainable Destinations Top 100 dan akan diundang untuk menerima Best of Top 100 di ITB Berlin 2020.

Ketua Dewan Pariwisata Berkelanjutan I Gede Ardika, mengharapkan nantinya para pelaku pariwisata di daerah dapat berkomitmen dalam penerapan standar destinasi pariwisata berkelanjutan. Sehingga lebih banyak lagi destinasi pariwisata di Indonesia yang berjalan dengan prinsip berkelanjutan. (*)


Baca Juga:

5 Pantai 'Pink' Terbaik di Dunia Salah Satunya Ada di Indonesia

#Desa Wisata #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan