Gibran Dukung Kebijakan Pemerintah Beri Subsidi Pembelian Mobil Listrik
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. MP/Ismail
MerahPutih.com - Pemerintah berencana akan memberikan subsidi untuk pembelian motor dan mobil listrik. Nantinya insentif ini bakal diberikan ke setiap pembelian kendaraan listrik yang perusahaannya memproduksi atau mempunyai pabrik di Indonesia.
Menanggapi pemberian subsidi pembelian mobil listrik dari pemerintah tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan dukungan.
Baca Juga:
Pimpinan DPD Minta Pemerintah tidak Gegabah Beri Subsidi Kendaraan Listrik
Bahkan, ia akan menganggarkan pengadaan mobil dinas di APBD Perubahan 20023 jika memang urgensi dibutuhkan untuk mendukung program pemerintah.
"Bagus (ada subsidi), untuk trigger atau menarik masyarakat Solo membeli lebih mobil listrik," kata Gibran di Balai Kota, Jumat (16/12).
Ia mengatakan dari Pemkot Solo sendiri akan menganggarkan dari APBD-P 2023 untuk pembelian mobil listrik jika benar dibutuhkan.
"Kalau memang ada urgensi untuk itu (mobdin listrik), nanti di APBD-P 2023 kita ajukan," katanya.
Ditanya apakah rencana pengadaan mobil listrik APBD-P 2023 itu termasuk mobdin Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran menegaskan belum dibutuhkan.
"Kalau ada urgensi akan kita ajukan di perubahan. Untuk saat ini mobdin (Innova) saya baik. Saya membeli mobil listrik sendiri (pribadi)," tandasnya.
Baca Juga:
Pembeli Mobil Listrik akan Disubsidi Rp 80 Juta dan Motor Listrik Rp 8 Juta
Diberitakan sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pemberian subsidi ini ingin mendorong agar penggunaan mobil atau motor listrik di Indonesia semakin masif.
Insentif akan diberikan kepada pembeli yang membeli mobil atau motor listik yang mempunyai pubrik Indonesia," kata Agus melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, yang dikutip Kamis (15/12).
Agus mengatakan, sekarang ini pemerintah tengah dalam tahap proses finalisasi perhitungan pemberian insentif terhadap pembelian mobil dan motor listrik.
Lanjut Agus, untuk besarannya kira-kira pemberian insentif senilai Rp 80 juta untuk pembelian kendaraan mobil listrik dan mobil berbasis hybrid sekitar Rp 40 juta.
"Dan juga untuk motor listrik yang baru itu akan diberikan insentif sekitar 8 juta, sementara motor konversi menjadi motor listrik itu akan diberikan insentif sekitar 5 juta rupiah," ucapnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
Changan Lumin dan Deepal S07 Mejeng di IIMS 2026, ini Spesifikasi dan Harganya
Hyundai dan Kia Patenkan Sistem 'NOS Listrik', Performa EV Siap-Siap Jadi Gila Tanpa Boros Baterai
Mata Genit Changan Lumin Goda Pengunjung IIMS 2026, Cek Spesifikasi dan Harganya
Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Hadir dengan Baterai 61 kWh dan Fitur ADAS
Rantai Pasok EV Indonesia Bakal Makin 'Lokal Pride' Dengan Target TKDN Tembus 60 Persen Mulai Tahun 2027
Changan Unjuk Gigi di IIMS 2026, Bawa Teknologi Global dan Produksi Lokal
Insentif Mobil Listrik 2026 Masih Digodok, Harga Mobil Hybrid Siap Meluncur Murah atau Malah Makin Mahal?
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
BTN Proyeksikan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada Tahun 2026