Headline

Gibran Dianugerahi Anggota Kehormatan Banser, GP Ansor Bantah Ada Unsur Politis

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 25 Februari 2020
 Gibran Dianugerahi Anggota Kehormatan Banser, GP Ansor Bantah Ada Unsur Politis

Gibran Rakabuming Raka mendapatkan anugerah sebagai anggota kehormatan Banser Solo, Minggu (23/2). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bakal cawali dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka mendapatkan anugerah sebagai anggota kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Solo saat penutupan acara Diklatsar Banser-Ansor di Nusukan, Banjarsari, Solo, Minggu (23/2).

Gibran mengaku terhormat dengan pemberian anugerah anggota kehormatan Banser yang telah diberikan oleh Banser Solo itu.

Baca Juga:

Pidato Megawati Jangan Paksa Anak Maju, Gibran: Sindiran Bukan Ditujukan ke Saya

"Jujur saja, saya tersanjung sekali dengan pemberian anugerah anggota kehormatan Banser ini," ujar Gibran saat ditemui merahputih.com di Sanggar semarak Candra Kirana, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (24/2).

Gibran Rakabuming diangkat jadi anggota kehormatan Banser
Gibran Rakabuming Raka mendapatkan bersama Banser diacara penutupan acara Diklatsar Banser-Ansor di Nusukan, Banjarsari, Solo, Minggu (22/2). (MP/Ismail)

Menurut Gibran, NU dalam hal ini bisa menjadi benteng untuk mempertahankan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Bahkan, ayah Jan Ethes ini mengaku sangat dekat dengan petinggi NU dan Banser Solo.

"Saya dekat dengan KH. Ali Pono atau akrab disapa Mbah Lepo (tokoh Banser) Solo. Saya juga kenal baik Mbah Jupri dengan baik" kata Gibran.

Gibran berharap Banser Solo kedepan tidak hanya bisa menjadi benteng pertahanan NKRI, tetapi juga memerangi intoleransi dan radikalisme.

Ketua Cabang GP Ansor Solo, Arif Sarifudin, mengatakan penghargaan itu diberikan karena Gibran dianggap memiliki semangat untuk mengembangkan Islam Ahlussunnah Wal Jamaah.

"Ya dia (Gibran) punya semangat memperjuangkan Islam Ahlussunnah Wal Jamaah," kata Arif.

Ia mengungkapkan sudah lama menjalin komunikasi dengan Gibran. Apalagi saat ini, Gibran memiliki semangat juga dalam menjaga toleransi di Solo.

"Penyematan anggota kehormatan Banser ini karena Gibran bersedia didapuk sebagai figur yang rahmatan alamin dan ahlussunnah wal jamaah Nahdlatul Ulama.

Baca Juga:

Pengamat Nilai Warga Solo Ragukan Kualitas Gibran Lantaran Belum Berprestasi

Ia menambahkan dihadapan anggota Ansor dan Banser, Gibran menyampaikan visi-misinya. Arif menegakan pemberian anugerah anggota kehormatan Banser ini tidak ada tujuan politik.

"Kami pastikan tidak ada tujuan politik dalam pemberian anugerah anggota kehormatan Banser," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Dongkrak Elektabilitas, Gibran Geber Blusukan Sehari Tiga Lokasi

#GP Ansor #Banser #Gibran Rakabuming #Nahdlatul Ulama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Kehadiran Presiden diperkirakan turut meningkatkan jumlah warga yang datang ke Jombang, baik peserta muktamar maupun warga NU dari berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Indonesia
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Saling memberhentikan pengurus dengan dasar aturan organisasi merupakan fenomena yang belum pernah terjadi dalam sejarah NU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Indonesia
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
AHWA tidak semestinya hanya berperan dalam memilih Rais Aam, tetapi juga perlu diperkuat untuk menyeleksi calon Ketua Umum PBNU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
Indonesia
Gus Salam Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU, Keliling Daerah Cari Dukungan
KH Nurul Huda Djazuli menginginkan pengurus PBNU selalu bersatu, rukun dan kompak, mengingat organisasi ini merupakan tempat berkumpulnya para ulama
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gus Salam  Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU,  Keliling Daerah Cari Dukungan
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
NU memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga bangsa, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan masa-masa sulit. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Bagikan