Gus Yahya Siap Laksanakan Keputusan Musyawarah Kubro demi Islah NU
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf memberikan keterangan pers di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (11/12/2025). ANTARA/Asep Firmansyah
MERAHPUTIH.COM - KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyatakan kesiapannya untuk menerima dan menjalankan seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Minggu (21/12).
?
“Saya sepenuhnya taslim (menerima) kepada keputusan yang telah disepakati PWNU dan PCNU, serta tafsir para mustasyar,” tegas Gus Yahya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/12).
?
Dari mimbar musyawarah, Gus Yahya menyampaikan dua poin penting. Pertama, ia membuka diri sepenuhnya untuk proses pemeriksaan dan tabayun (klarifikasi) atas segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia meminta proses itu dilakukan secara terbuka dengan bukti dan saksi yang sah. “Saya senantiasa terbuka untuk diperiksa dan ditabayunkan atas apa pun yang dituduhkan, melalui cara apa pun, dengan menghadirkan seluruh bukti dan saksi yang diperlukan,” ujarnya.
?
Kedua, Gus Yahya menegaskan, sejak awal ia menginginkan islah (rekonsiliasi) sebagai jalan penyelesaian dinamika di tubuh NU. Namun, ia menekankan islah harus berdasar kebenaran. “Saya siap bina al-haq (membangun di atas kebenaran), bukan bina al-batil (membangun di atas kebatilan),” tegasnya.
?
Baca juga:
Forum Kiai Nyai Muda Nahdlatul Ulama Desak Islah Pengurus PBNU, Minta Musyarah Terbuka
Mantan Dewan Pertimbangan Presiden era Joko Widodo ini juga mengungkapkan upayanya menghubungi Rais Aam PBNU usai mendengar kesepakatan forum untuk memohon waktu bertemu, namun belum mendapat respons.
?
“Saya langsung mengirim pesan kepada Rais Aam. Sampai sekarang belum mendapatkan jawaban,” ungkapnya.
?
Ia menyatakan akan menunggu hingga batas waktu 3x24 jam sebelum melaporkan perkembangan tersebut kembali ke forum.
?
Sebelumnya, Musyawarah Kubro di Lirboyo merekomendasikan islah antara kedua belah pihak di internal PBNU. Keputusan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan mengembalikan khittah perjuangan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.(Pon)
Baca juga:
Gus Yahya Tidak Masalah Muktamar NU Mau Digelar Besok, Asal Syarat Terpenuhi
?
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
PBNU Ungkap Pesan Prabowo: Indonesia Tak Boleh Ikut Arus yang Rugikan Palestina
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Rapat Pleno PBNU Tetapkan Muktamar ke-35 Digelar Pada Juli atau Agustus 2026
Bantah Laporkan Panji Pragiwaksono ke Polisi, PBNU: Pelapor Bukan Bagian dari Kami
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Hasil Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU Sudah Final, Islah Dua Kubu Harus Terjadi
2 Kubu Berkonflik di PBNU Dikabarkan Sepakat Gelar Muktamar
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Sampaikan Persiapan Jelang Muktamar ke-35 PBNU
Uji Kelayakan Calon Ketua DPW PKB, Gus Halim Tegaskan Pemimpin Wajib Tahu Diri