Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gibran Dapat Banyak Wejangan dalam Pertemuan Tertutup dengan Megawati

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 13 Desember 2022
Gibran Dapat Banyak Wejangan dalam Pertemuan Tertutup dengan Megawati

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Solo sekaligus putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mendapatkan panggilan menghadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kusuma Sahid Prince Hotel Solo, Senin (12/12).

Pemanggilan itu dilakukan setelah sehari sebelumnya Megawati bertemu Gibran saat menghadiri acara resepsi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono di Pura Mangkunegaran, Minggu (11/12).

Kepada awak media, Gibran membenarkan dipanggil Ketua Umum PDIP saat berada di Solo, usai acara resepsi tasyakuran Kaesang-Erina. Pertemuan tertutup berlangsung lama.

"Saya kemarin dipanggil (Megawati) di hotel, setelah itu dilanjutkan mengantar ke Bandara Adi Soemarmo," ujar Gibran di Balai Kota, Selasa (13/12).

Baca Juga:

Saat Gibran Merasa Bagai Cucu Megawati

Gibran mengatakan pada pertemuan tertutup tersebut, dihadiri Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. Untuk isi pertemuan, ia tidak bisa membocorkannya

"Silakan artikan sendiri makna dari pertemuan tersebut. Saya lupa berapa lama pertemuan tertutup di hotel itu," ucap dia

Gibran mengaku dalam pertemuan itu mendapatkan banyak wejangan, masukan termasuk kritikan selama memimpin Kota Solo. Disinggung ada pembicaraan Pilgub 2024, Gibran enggan berkomentar.

"Soal Pilgub 2024, tanya langsung ke beliau (Megawati). Saya banyak masukan dari Ibu Ketua Umum tentang Solo," tegas dia.

Baca Juga:

Pesan Jokowi pada Gibran Saat Tradisi Tumplak Punjen Tuntas Kaesang

Ditanya terkait keberadaan Ganjar Pranowo di saat pertemuan itu. Gibran mengaku Gubernur Jateng pada saat itu langsung ke Bandara Internasional Adi Soemarmo untuk ikut antarkan pulang Ibu Mega.

"Pak Ganjar tidak ikut pertemuan, langsung ke Bandara," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gibran Jamin Keamanan Ribuan Tamu Ngunduh Mantu Kaesang di Solo

#Gibran Rakabuming #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Bagikan