MerahPutih.com - Ratusan pengemudi angkutan barang online yang tergabung dalam Aliansi Pengemudi Angkutan Barang Indonesia (APABI) menggeruduk Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (27/8).
Dalam orasinya Kordinator APABI, Rusli Sudin mengatkan bahwa penerapan perluasan sisten ganjil genap menyengsarakan para pengemudi angkutan barang yang beroperasi mengangkut benda orderan pelanggan melintas di wilayah DKI Jakarta.
Baca Juga:
Geruduk Balaikota DKI, Ratusan Driver Taksi Online Minta Pembatalan Evaluasi Ganjil Genap
"Jakarta merupakan kota bisnis atau kota jasa sehingga kelancaran dan kecepatan dalam distribusi barang sangat perlu untuk meningkatkan daya saing para pelaku usaha," kata Rusli di atas mobil komando.
Rusli juga menegaskan aturan kebijakan ganjil genap sangat merugikan para pengemudi angkutan barang yang berprofesi sebagai jasa mengantar barang.
"Penerapan ganjil genap akan semakin sulit mencari nafkah untuk keluarga," tuturnya.
Dengan begitu, lanjut dia, APABI menolak pengoperasian sistem kendaraan berpelat nomor genap melintas pada tanggal genap dan kendaraan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas tanggal ganjil untuk kendaraan angkutan barang.
Baca Juga:
Buntut Anies Terbitkan IMB Reklamasi, Walhi Geruduk Balai Kota
"Mobil angkutan barang merupakan ujung tombak distribusi barang dan menghambat distribusi barang berarti menyusahkan para pengemudi dan masyarakat," tutupnya. (Asp)