Headline

Geruduk Hotel Sultan, Mahasiswa Tuntut Sandi Jelaskan Transaksi Mencurigakan

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 13 April 2019
 Geruduk Hotel Sultan, Mahasiswa Tuntut Sandi Jelaskan Transaksi Mencurigakan

Ratusan mahasiswa demo di Hotel Sultan untuk bertemu dengan capres Jokowi dan Prabowo (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah elemen mahasiswa yang mengatasnamakan Front Aksi Pemuda Indonesia Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Sabtu (13/4).

Koordinator Aksi Rey mengatakan kedatangan mereka mempertanyakan calon wakil presiden (cawapres) 02 Sandiaga Uno yang namanya masuk dalam laporan LSM internasional Global Witness terkait transaksi mencurigakan.

Dalam laporan itu, Sandi diduga memperoleh keuntungan lewat pembayaran-pembayaran dari sebuah perusahaan batu bara Indonesia.

"Cawapres Sandiaga telah memiliki andil dalam pembayaran-pembayaran mencurigakan sekurangnya senilai US$ 43 juta atau senilai Rp 602 miliar dari sebuah perusahaan besar batu bara Indonesia kepada sebuah perusahaan tak dikenal," kata Rey di depan Hotel Sultan, Jakarta.

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (MP/Ponco Sulaksono)

"Disebutkan Sandiaga mungkin secara diam-diam memperoleh keuntungan dari pembayaran itu," sambung dia.

Rey pun meminta kepada mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu untuk segera menjelaskan ke publik terkait kasus itu lantaran saat ini ia mencalonkan diri sebagai penyelenggara negara.

"Sebagai seorang yang mengincar salah satu jabatan tertinggi di Indonesia, ia seharusnya sangat peduli untuk menjelaskan masalah ini," tuturnya.

Tak hanya disitu, Rey juga mendesak pihak kepolisian Mabes Polri untuk mengusut tuntas kasus Sandi itu. Jika tidak diusut tuntas oleh Polri dan tak dijelaskan Sandi, para mahasiswa mengancam akan turun lagi ke jalan.

"Jika mereka tidak bubar dari arena debat. Kami akan suarakan yang ada di release," tutupnya.(Asp)

#Demo Mahasiswa #Debat Capres-cawapres #Sandiaga Uno #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Berita Foto
Aksi Teaterikal Peringatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta
Aksi teaterikal mahasiswa dalam demo peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran di Jl Merdeka Selatan, Silang Monas, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Didik Setiawan - Senin, 20 Oktober 2025
Aksi Teaterikal Peringatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta
Berita Foto
Aksi Demo Mahasiswa Peringatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta
Aksi massa mahasiswa membakar ban bekas dalam peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran di Jl Merdeka Selatan, Silang Monas, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Didik Setiawan - Senin, 20 Oktober 2025
Aksi Demo Mahasiswa Peringatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta
Indonesia
Ogah Buka Dokumen Capres-Cawapres, KPU Jadi Tidak Transparan
Rekam jejak yang buruk bisa berdampak langsung pada kualitas penyelenggaraan negara dan meningkatnya potensi korupsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Ogah Buka Dokumen Capres-Cawapres, KPU Jadi Tidak Transparan
Berita Foto
Aksi Demo Mahasiswa UI Tagih Janji Tuntutan Rakyat 17+8 di Depan Gedung DPR
Aksi demo mahasiswa UI dan UIN Jakarta menagih janji Tuntutan Rakyat 17+8 di depan Gedung DPR, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 09 September 2025
Aksi Demo Mahasiswa UI Tagih Janji Tuntutan Rakyat 17+8  di Depan Gedung DPR
Indonesia
Mahasiswa Lanjutkan Demo di DPR, Minta Tuntutan 17+8 Indonesia Dipenuhi
Tuntutan Rakyat 17+8 yang disampaikan itu terbagi dalam dua bagian. Pertama, sebanyak 17 tuntutan diminta untuk dipenuhi dalam jangka pendek, yakni paling lambat 5 September 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 September 2025
Mahasiswa Lanjutkan Demo di DPR, Minta Tuntutan 17+8 Indonesia Dipenuhi
Indonesia
Pimpinan DPR Pelan-Pelan Bakal Lobi Kapolri Bebaskan Demonstran yang Ditangkap
Pembebasan ini hanya berlaku untuk mereka yang tidak terbukti melakukan tindakan anarkis.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 September 2025
Pimpinan DPR Pelan-Pelan Bakal Lobi Kapolri Bebaskan Demonstran yang Ditangkap
Indonesia
Pramono Anung Pastikan KJP dan KJMU Tidak Akan Dicabut Meski Peserta Didik Ikut Unjuk Rasa
Tugas kita adalah membekali mereka agar mampu menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 September 2025
Pramono Anung Pastikan KJP dan KJMU Tidak Akan Dicabut Meski Peserta Didik Ikut Unjuk Rasa
Indonesia
Polisi Diminta Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Amikom, Bonnie Triyana: Tidak Ada Alasan yang Membenarkan Kekerasan Aparat Terhadap Pengunjuk Rasa
Kebebasan menyampaikan pendapat melalui unjuk rasa dijamin oleh konstitusi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 September 2025
Polisi Diminta Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Amikom, Bonnie Triyana: Tidak Ada Alasan yang Membenarkan Kekerasan Aparat Terhadap Pengunjuk Rasa
Indonesia
Mahasiswa Solo Desak Presiden Prabowo Rasakan Keresahan Warga, Jangan Bikin Kebijakan Merugikan
Di awal periode pemerintahannya, mahasiswa menilai, sudah beberapa kali kebijakan yang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat pada saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 September 2025
Mahasiswa Solo Desak Presiden Prabowo Rasakan Keresahan Warga, Jangan Bikin Kebijakan Merugikan
Indonesia
Situasi Belum Kondusif, BEM SI Batalkan Aksi Indonesia C(emas) Jilid II Hari Ini
Alasan pembatakan aksi karena kondisi di lapangan dinilai belum kondusif dan masih marak kejadian kericuhan yang terjadi sejak akhir pekan kemarin.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 September 2025
Situasi Belum Kondusif, BEM SI Batalkan Aksi Indonesia C(emas) Jilid II Hari Ini
Bagikan