Pramono Anung Pastikan KJP dan KJMU Tidak Akan Dicabut Meski Peserta Didik Ikut Unjuk Rasa
Ilustrasi demo 28 Agustus 2025. Foto Freepik
Merahputih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) bagi peserta didik yang mengikuti demonstrasi.
"Pemerintah Jakarta tidak akan mencabut KJP maupun KJMU. Itu adalah kewenangan Pemerintah Jakarta, terutama Gubernur. Saya sudah memutuskan tidak ada yang dicabut," jelas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Rabu (3/9).
Baca juga:
Adik Pengemudi Ojol Terlindas Rantis Brimob Affan Kurniawan Dipastikan Dapat Bantuan KJP
Pernyataan ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana.
Ia memastikan bahwa hak penyampaian pendapat adalah hak konstitusional warga negara, termasuk peserta didik, berbeda dengan kasus tawuran.
"Tugas kita adalah membekali mereka agar mampu menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab," kata Nahdiana.
Meski demikian, Nahdiana juga mengingatkan bahwa peserta KJP/KJMU yang terbukti melakukan tindak pidana seperti perusakan atau tindakan anarkis lainnya akan mendapatkan konsekuensi.
Baca juga:
Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Aturan Pencabutan KJP dan KJMU Bagi Penerima yang Terlibat Kerusuhan
Ia menyatakan bahwa KJP/KJMU bisa saja dicabut, tetapi hanya setelah proses hukumnya berkekuatan tetap.
"Tentu saja kita tidak akan gegabah, kami akan menunggu sampai proses hukumnya berkekuatan tetap," tambahnya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Hakim Tolak Eksepsi, Perkara Penghasutan Demo Delpedro Marhaen Cs Masuk Pokok Perkara
Aksi Solidaritas dan Dukungan untuk Rakyat Venezuela di Gedung Kedubes Amerika Serikat