Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani

Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani.(foto: Merahputih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dihadang aparat kepolisian ketika akan menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk menggelar aksi demonstrasi, Jumat (12/6).

"Penahanan dan blokade serta represivitas dilakukan polisi kepada kami. Kami juga dipaksa melakukan demonstrasi di Gedung DPR. Padahal, kami merencanakan, dan juga mengirimkan surat kepada kepolisian, kami akan mengadakan aksi di Bundaran HI," kata Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan di kawasan HI.

Parahnya, ungkapnya, aparat melanggar Undang-undang (UU) 1945 tentang kebebasan beribadah. Ia mengklaim massa aksi tertahan ketika akan melaksanakan salat Jumat.

"Pada pukul 11.55, kami tepatnya di Dukuh Atas, ditahan polisi. Saat itu, kami sedang ingin menjalankan ibadah salat Jumat. Hal itu telah diatur dalam Undang-Undang 1945 Konstitusi dan Pancasila," ucapnya.

Baca juga:

Tak Ada Aksi BEM UI di HI, Massa Tertahan di Kawasan Senayan



Yatalathof menyatakan massa mahasiswa telah menyampaikan surat pemberitahuan aksi kepada Kepolisian Republik Indonesia dan Polres Metro Jakarta Pusat. Namun, saat bergerak menuju titik aksi, mereka mengaku mendapat penghadangan dari aparat.

Padahal kami telah merencanakan aksi ini dan juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepolisian bahwa kami akan mengadakan aksi di Bundaran HI. Namun, pada pukul 11.55 WIB, tepat saat berada di Dukuh Atas, kami ditahan oleh polisi.

Yatalathof Ma’shum Imawan, Ketua BEM UI



Ia juga mengaku penghadangan tidak hanya terjadi di kawasan Dukuh Atas, tetapi juga di sejumlah titik lain seperti Semanggi, Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome hingga sekitar kompleks parlemen Senayan. Akibatnya, rombongan mahasiswa terpecah dan tidak dapat bergerak secara bersama-sama menuju Bundaran HI.

Ia menambahkan situasi tersebut membuat mahasiswa memilih melakukan konsolidasi ulang dengan berjalan kaki menuju kawasan Tugu Tani agar dapat kembali bergabung dengan kelompok massa lain yang terpisah.

"Akhirnya kami mengambil langkah preventif. Bersama massa yang masih terhimpun, kami melakukan long march menuju Tugu Tani untuk bergabung dengan teman-teman yang terpisah di titik lain. Saat ini teman-teman yang sebelumnya tertahan di depan DPR sudah bergabung di Tugu Tani, sedangkan teman-teman yang masih berada di Velodrome sedang bergerak menuju lokasi yang sama," katanya.

Meski mengaku menghadapi berbagai hambatan, mahasiswa menegaskan tidak akan membatalkan aksi. Mereka tetap memilih Bundaran HI sebagai lokasi penyampaian aspirasi karena dianggap sebagai ruang publik yang dapat diakses masyarakat luas.

Kami tetap akan beraksi di Bundaran HI. Kami memilih melakukan long march menuju Tugu Tani untuk mengonsolidasikan massa yang terpisah, bukan untuk mengalihkan aksi ke DPR maupun lokasi lain.

Yatalathof Ma’shum Imawan, Ketua BEM UI



Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan kritik terhadap pemerintah dan lembaga legislatif. Mereka menilai ruang partisipasi publik semakin menyempit dan suara mahasiswa kerap tidak mendapatkan perhatian yang memadai.

"Hari ini kami menyampaikan kekecewaan kepada pemerintah. Kami tidak ingin aksi mahasiswa hanya dibatasi di gedung-gedung pemerintahan. Kami ingin tuntutan yang kami bawa benar-benar didengar dan dievaluasi demi perbaikan keadaan," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Bawa Spanduk ‘Menuju Indonesia Bangkrut’




#BEM UI #Demonstrasi #Aksi Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
1.600 Polisi Kawal Demo Pro MBG di Gambir, Hati-Hati Macet Aksi Mulai 09.00 WIB 
Sebanyak 1.686 personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gambir, Jakarta Pusat. Aksi dimulai pukul 09.00 WIB.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
1.600 Polisi Kawal Demo Pro MBG di Gambir, Hati-Hati Macet Aksi Mulai 09.00 WIB 
Indonesia
Hindari Gambir dan Kantor OJK Siang Ini, Ada Demo Dikawal 400 Polisi
Sebanyak 413 personel gabungan disiagakan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa di Gambir dan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (7/7). Polisi imbau masyarakat hindari lokasi untuk cegah kemacetan.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Hindari Gambir dan Kantor OJK Siang Ini, Ada Demo Dikawal 400 Polisi
Indonesia
PKB Tanggapi Prabowo soal Demo Dibayar, Minta Pemerintah Fokus Evaluasi Kebijakan
PKB menanggapi pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, soal pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
PKB Tanggapi Prabowo soal Demo Dibayar, Minta Pemerintah Fokus Evaluasi Kebijakan
Indonesia
Prabowo Klaim Kenal Dalang Pendana Aksi Demo, Singgung Oknum Korup di Pemerintahan
Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi di sejumlah daerah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Klaim Kenal Dalang Pendana Aksi Demo, Singgung Oknum Korup di Pemerintahan
Indonesia
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, termasuk kawasan Silang Selatan Monas, Gedung MPR/DPR RI, hingga Bundaran HI.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Indonesia
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Anggota Polri diminta tidak bersikap agresif saat menghadapi masa.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek yang disiagakan.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Berita Foto
Pekerja Kantoran Nonton Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Sejumlah pekerja kantoran turut merekam aksi unjuk rasa mahasiswa dari BEM UI di Jalan MH Thamrin, Dukuh Atas, Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jum'at (12/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 12 Juni 2026
Pekerja Kantoran Nonton Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Bagikan