MerahPutih.com - Tim fit and proper test calon kandidat Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta sudah terbentuk. Tim seleksi DKI 2 dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dalam membahas mekanisme pengujian tes tersebut.
Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif mengatakan partainya setuju bahwa tes uji kelayakan pengganti Sandiaga Uno terbuka untuk umum.
"Terbuka boleh, tapi ya enggak terbuka banget untuk menjaga supaya tim bekerja secara baik supaya enggak dianggap macam-macam memang pilihannya harus terbuka," kata Syarif di Jakarta, Senin (19/11).
Anggota DPRD DKI Jakarta ini pun menuturkan partai berlambang kepala burung garuda ini setuju uji fit and proper test melibatkan masyarakat, agar bisa menilai calon yang menduduki kursi DKI 2.
"Ya prosesnya juga harus dong, masyarakat dilibatkan. Saya setuju," ungkapnya
Sebelumnya diberitakan, PKS telah menunjuk dua orang nama sebagai badan tim fit and proper test calon Wagub Jakarta. Kedua nama itu Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.
"PKS sementara yang ditunjuk 2 orang, Pak Syakir Purnomo ketua DPW dan Abdurrahman Suhaimi," kata Suhaimi, kepada wartawan kemarin.
Kemudian, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik menunjuk Wakil Ketua DPD Gerindra, Syarif sebagai tim seleksi calon Wagub. Karena menurut dia Syarif memahami Ibukota Jakarta.
"Syaratnya dia (Syarif) menahami ibu kota supaya tau lah kalau rute bus kampung melayu kemana. Kedua paham soal RPJMD nya Gubernur," kata Taufik.
Dengan ditunjuknya Siti Zuhro, berarti sudah lengkap anggota tim seleksi kepatutan dan kelayakan calon Wagub DKI Jakarta. Saat ini sudah terisi empat anggota, 2 dari PKS dan 2 Gerindra. (Asp)