Gerindra Setuju Fit and Proper Test Libatkan Masyarakat

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 20 November 2018
Gerindra Setuju Fit and Proper Test Libatkan Masyarakat

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif (dprd-dkijakartaprov.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim fit and proper test calon kandidat Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta sudah terbentuk. Tim seleksi DKI 2 dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dalam membahas mekanisme pengujian tes tersebut.

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif mengatakan partainya setuju bahwa tes uji kelayakan pengganti Sandiaga Uno terbuka untuk umum.

"Terbuka boleh, tapi ya enggak terbuka banget untuk menjaga supaya tim bekerja secara baik supaya enggak dianggap macam-macam memang pilihannya harus terbuka," kata Syarif di Jakarta, Senin (19/11).

Syarif Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta
Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif (Foto: Ist)

Anggota DPRD DKI Jakarta ini pun menuturkan partai berlambang kepala burung garuda ini setuju uji fit and proper test melibatkan masyarakat, agar bisa menilai calon yang menduduki kursi DKI 2.

"Ya prosesnya juga harus dong, masyarakat dilibatkan. Saya setuju," ungkapnya

Sebelumnya diberitakan, PKS telah menunjuk dua orang nama sebagai badan tim fit and proper test calon Wagub Jakarta. Kedua nama itu Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.

"PKS sementara yang ditunjuk 2 orang, Pak Syakir Purnomo ketua DPW dan Abdurrahman Suhaimi," kata Suhaimi, kepada wartawan kemarin.

Kemudian, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik menunjuk Wakil Ketua DPD Gerindra, Syarif sebagai tim seleksi calon Wagub. Karena menurut dia Syarif memahami Ibukota Jakarta.

Sandiaga Uno
Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno (Foto: Divisi Media dan Komunikasi BPN Prabowo-Sandi)

"Syaratnya dia (Syarif) menahami ibu kota supaya tau lah kalau rute bus kampung melayu kemana. Kedua paham soal RPJMD nya Gubernur," kata Taufik.

Dengan ditunjuknya Siti Zuhro, berarti sudah lengkap anggota tim seleksi kepatutan dan kelayakan calon Wagub DKI Jakarta. Saat ini sudah terisi empat anggota, 2 dari PKS dan 2 Gerindra. (Asp)

#Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Bagikan