Gerindra: Belum Bergerak Saja Prabowo Sudah Ditakuti

Thomas KukuhThomas Kukuh - Kamis, 01 Maret 2018
Gerindra: Belum Bergerak Saja Prabowo Sudah Ditakuti

Jokowi saat menerima Prabowo Subianto di Istana beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sampai saat ini masih ada dua nama terkuat yang diprediksi bakal meramaikan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Joko Widodo sebagai petahana dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun, dari hasil survey berbagai lembaga, Jokowi tetap yang memiliki elektabilitas tertinggi.

Misalnya dari hasil yang dikeluarkan Saiful Mujani Research and Consulting Januari lalu, elektabilitas Jokowi mencapai 38,9 persen. Sedangkan Prabowo masih 10,5 persen.

Begitu juga dalam survey yang dilakukan Populi. Lembaga tersebut menyatakan elektabilitas Jokowi dan Prabowo sama-sama turun dibanding Desember 2017. Survey Desember 2017, Jokowi 54,9 persen. Untuk Prabowo, elektabilitasnya 18,9 persen. Nah, saat survey Februari 2018, elektabilitas Jokowi turun jadi 52,8 persen dan menyusut menjadi 15,4 persen.

Menanggapi masih jauhnya elektabilitas Prabowo dibanding Jokowi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon santai. Kata dia, mengatakan saat ini Prabowo memang belum bergerak untuk sosialisasi dan kampanye. Tapi, meski belum bergerak, elektabilitas Prabowo bisa dikatakan tinggi. "Belum bergerak saja sudah tinggi. Sudah ditakuti, apalagi kalau bergerak," kata Fadli Zon di gedung DPR, Kamis (1/3) seperti dilansir jpnn.

Karenanya dia tak begitu pusing dengan keunggulan Jokowi atas sang ketua umum partainya. Kata Fadli, petahana unggul dalam survei itu bukanlah sesuatu yang istimewa. "Ya biasa saja," katanya.

Menurutnya, sebagai petahana, Jokowi memiliki fasilitas untuk melakukan suatu upaya yang bisa diperhatikan oleh media. Termasuk untuk bertemu masyarakat. "Jadi, semacam structured political campaign. Sangat wajar," ungkapnya.

Nah, yang dia soroti justru elektabilitas Jokowi yang selalu di bawah 50 persen. Padahal Jokowi seorang petahana. "Artinya masyarakat sebagian besar masih menginginkan presiden baru. Khususnya yang bisa membenahi bidang ekonomi," paparnya.

Partai Gerindra, kata dia, akan segera merumuskan strategi untuk memenangkan Prabowo. (*)

infografis jokowi vs prabowo

#Prabowo Subianto #Prabowo #Joko Widodo #Jokowi #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
IWIP dan IMIP memiliki kapasitas listrik yang melampaui Singapura. Lalu, apa dampaknya bagi industri EV?
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meluncurkan program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Nilai ekspor kawasan mencapai 11 miliar dolar AS. Jika digabung dengan Kawasan Industri Morowali, total ekspor mencapai 28 miliar dolar AS atau sekitar 10 persen dari ekspor Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Bagikan