Gerilya Petinggi Gerindra Dorong Prabowo Deklarasi Capres Tahun Ini

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 26 Februari 2022
Gerilya Petinggi Gerindra Dorong Prabowo Deklarasi Capres Tahun Ini

Prabowo Subianto melambaikan saat meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Petinggi partai Gerindra menunggu kesediaan ketua umum partai mereka Prabowo Subianto untuk secepatnya bisa mengumumkan maju dalam Pemilu Presiden 2024. Sosok yang kini menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) RI itu diharapkan mendeklarasikan diri tahun 2022 ini.

"Jawaban itu yang sekarang sedang kami tunggu dan kami mendesak supaya beliau (Prabowo) segera di tahun ini deklarasi, lalu selanjutnya baru kita bicara koalisi dan tentu saja pilihan-pilihan cawapres," kata Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani Muzani, kepada wartawan, Sabtu (26/2).

Baca Juga:

Posisi Menteri Pertahanan Dinilai Jadi Kunci Tingginya Elektabilitas Prabowo

Wakil Ketua MPR dari Gerindra itu mengakui dirinya saat ini sedang menggalang suara kader di Jawa Timur untuk mendorong deklarasi Capres Prabowo.

"Saya juga masih sedang berada di Jatim dan berkunjung ke beberapa daerah, termasuk di Madura," imbuh Muzani, sapaan akrabnya.

Poliyikus Partai Gerindra Ahmad Muzani
Politikus Partai Gerindra Ahmad Muzani (Foto: Twitter/Gerindra)

Lebih jauh, Muzani mengklaim desakan dari kader semakin kuat agar Prabowo bisa segera mendeklarasi diri tahun ini. "Teman-teman Jatim sudah meminta maju beliau sebagai Capres dalam Pilpres 2024," ujarnya.

Baca Juga:

Borong 42 Jet Tempur, Menhan Prabowo Diwanti-wanti Anggota DPR

Atas dasar itu, kata Muzani, Gerindra memilih tidak mau ikut-ikutan menggubris wacana penundaan pemilu 2024 yang digadang-gadang sejumh partai politik lain. Menurut dia, partainya kini lebih fokus memenangkan Prabowo untuk menjadi Presiden RI ke-8 setelah Joko Widodo (Jokowi)

"Saya sedang mengecek persiapan kawan-kawan kalau Prabowo maju Capres, bagaimana," tegas politikus partai Gerindra itu. (Knu)

Baca Juga:

Andika Bakal Minta Tambahan Prajurit ke Prabowo Jaga IKN Nusantara

#Pilpres 2024 #Pemilu #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Bagikan