Gerhana Bulan Total Bisa Dilihat di Indonesia, Catat Tanggalnya

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 01 November 2022
Gerhana Bulan Total Bisa Dilihat di Indonesia, Catat Tanggalnya

Bayangan bumi menutupi permukaan bulan saat terjadinya fenomena gerhana bulan total di Taman Titi Banda Denpasar, Bali, Rabu (26/5/2021). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ada gerhana bulan total pada 8 November 2022. Fenomena astronomi ini bisa dilihat dari sejumlah wilayah di Indonesia, kecuali Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Bengkulu.

Pusat Riset Antariksa Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebutkan bahwa gerhana bulan total akan berlangsung satu jam 24 menit 58 detik.

Baca Juga

Gerhana Matahari Total Tahun Depan Momen Spesial Bagi Observatorium Bosscha ITB

Sedangkan, durasi umbral yakni gerhana bulan sebagian dan total berlangsung selama 3 jam 39 menit 50 detik.

Gerhana bulan total kali ini lebarnya sebesar 1,3589 dengan jarak pusat umbra ke pusat Bulan sebesar 0,2570. Gerhana tersebut termasuk ke dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam Seri Saros 136 (1680-2960).

"Dampak dari gerhana bulan total bagi kehidupan manusia adalah pasang naik air laut yang lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya ketika tidak terjadi gerhana, purnama maupun bulan baru," ujar peneliti Pusat Riset Antariksa Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Andi Pangerang dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/11).

Lanjut Andi, ketika gerhana tidak ada cahaya Matahari yang dapat dipantulkan oleh Bulan sebagaimana ketika fase bulan purnama. gerhana dapat berwarna menjadi lebih kecokelatan bahkan hitam pekat jika partikel seperti debu vulkanik ikut menghamburkan cahaya.

Baca Juga

Hari Ini Terjadi Gerhana Matahari Total, Bisa Disaksikan di Belahan Selatan

Gerhana bulan total adalah fenomena astronomis ketika seluruh permukaan Bulan memasuki bayangan inti (umbra) Bumi. Itu disebabkan oleh konfigurasi antara Bulan, Bumi dan Matahari membentuk garis lurus.

Selain itu, Bulan berada di dekat titik simpul orbit Bulan, yakni perpotongan antara ekliptika (bidang edar Bumi mengelilingi Matahari) dengan orbit Bulan.

Gerhana bulan total terjadi ketika fase bulan purnama, akan tetapi, tidak semua fase Bulan Purnama dapat mengalami gerhana bulan.

Itu dikarenakan orbit Bulan yang miring 5,1 derajat terhadap ekliptika dan waktu yang ditempuh Bulan untuk kembali ke simpul yang sama lebih pendek 2,2 hari dibandingkan dengan waktu yang ditempuh Bulan agar berkonfigurasi dengan Bumi dan Matahari dalam satu garis lurus.

Dengan demikian, Andi menuturkan Bulan tidak selalu berada di bidang ekliptika ketika purnama.

Gerhana bulan total yang dapat teramati di Indonesia untuk satu dekade berikutnya akan terjadi pada 8 September 2025, 3 Maret 2026, malam tahun baru 2029, 21 Desember 2029, 25 April 2032 dan 18 Oktober 2032. (*)

Baca Juga

Akhir April 2022 akan Terjadi Gerhana Matahari

#Gerhana Bulan #BRIN
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
BRIN Minta Maaf Unggahan Garuda Pancasila tak Sesuai Aturan
BRIN menegaskan kejadian itu menjadi bahan evaluasi pihaknya, agar hal tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
BRIN Minta Maaf Unggahan Garuda Pancasila tak Sesuai Aturan
Indonesia
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Kekayaan biodiversitas laut Indonesia, dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Travel
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
BRIN bersama mitra peneliti mendokumentasikan 10 spesies anggrek baru di Indonesia, dari Sumatra hingga Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Dari Sumatra Hingga Papua, Indonesia Catat Temuan 10 Spesies Baru Anggrek Langka
Indonesia
Rencana Penutupan Prodi, BRIN Tegaskan Pentingnya Transformasi Kurikulum
Gagasan Mendiktisaintek sebenarnya bagian dari upaya menyelamatkan pendidikan tinggi di Indonesia agar tidak tertinggal dari kecepatan perkembangan industri.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Rencana Penutupan Prodi, BRIN Tegaskan Pentingnya Transformasi Kurikulum
Indonesia
BRIN Ungkap Risiko Kembalinya Wabah Pes di Indonesia, Dipicu Perubahan Lingkungan
BRIN mengungkap wabah pes di Indonesia kemungkinan masih dalam fase silent period. Meski tak ada kasus, risiko kemunculan kembali tetap ada akibat perubahan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
BRIN Ungkap Risiko Kembalinya Wabah Pes di Indonesia, Dipicu Perubahan Lingkungan
Indonesia
Objek ‘Mirip’ Meteor di Langit Banten Ternyata Pecahan Roket, BRIN Tegaskan tak Berbahaya hanya Sampah Antariksa
Objek tersebut merupakan sampah antariksa berupa sisa roket Tiongkok CZ-3B yang memasuki atmosfer Bumi.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Objek ‘Mirip’ Meteor di Langit Banten Ternyata Pecahan Roket, BRIN Tegaskan tak Berbahaya hanya Sampah Antariksa
Berita Foto
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Pengunjung mengamati berbagai karya visual Gerhana dalam Pameran Mini Astronomi di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Pameran Mini Astronomi di Planetarium Jakarta Ajak Pengunjung Mengenal Gerhana Lebih Dekat
Berita Foto
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Seorang warga melihat Gerhana Bulan Total dengan memakai teropong bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/226).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Lifestyle
Kapan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Ini Jam Puncaknya di Indonesia
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 bisa disaksikan di Indonesia. Simak jadwal lengkap, jam puncak, durasi totalitas, dan wilayah terbaik untuk melihatnya.
ImanK - Senin, 02 Maret 2026
Kapan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Ini Jam Puncaknya di Indonesia
Bagikan