MerahPutih Nasional- Cuaca yang tidak mendukung menjadi hambatan bagi Tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi jenazah AirAsia QZ 8501. Tiga jenazah yang menjadi korban dari kecelakaan pesawat jurusan Surabaya-Singapura tersebut memang sudah dievakuasi ke KRI Bung Tomo.
Kepala Basarnas Pusat, Marsekal Madya FHB Soelistyo mengatakan, bahwa ketinggian ombak saat ini berada pada ketinggian 2-3 meter. Oleh karena itu, masih katanya, jika malam ini cuaca tidak terlalu tinggi maka Basarnas akan memerintahkan tim evakuasi untuk melakukan penyelaman.
"Kalau malam ini gelombang rendah, saya perintahkan mereka untuk melakukan evakuasi," pungkasnya.
Karena tim evakuasi mengalami hambatan cuaca tidak mendukung, Soelistyo mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta bantuan dua tim penyelam kepada TNI AU. Memang tim penyelam yang ada di Pangkalan Bun, tempat ditemukannya serpihan dan jenazah pesawat, berjumlah 21 orang.
"Dan saat ini ada sembilan personil dari TNI yang ada di sana, tapi kita tidak bisa mendorong karena cuaca tidak mendukung," pungkasnya. (MP/HUR)