Lebaran 2019

Gelar Open House, Zulhas Tolak Bicara Dinamika Politik Seusai Pilpres

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 05 Juni 2019
 Gelar Open House, Zulhas Tolak Bicara Dinamika Politik Seusai Pilpres

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat open house Lebaran 2019 (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Suasana hari raya khususnya Idulfitri rasanya tak elok bila dikait-kaitkan dengan politik. Hal ini dipegang teguh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas.

Saat menggelar gelar griya atau open house di rumah dinasnya sebagai Ketua MPR kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Zulhas engga menanggapi berbagai spekulasi politik terkait dinamika seusai Pilpres 2019.

Zulkifli menolak menjawab setiap pertanyaan wartawan yang berkenaan dengan dinamika politik seperti peluang PAN untuk berkoalisi dengan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang dinyatakan KPU sebagai pemenang Pilpres.

"Nanti dulu lah, istirahat dulu politiknya, setelah Lebaran saja," ucap Zulkifli di Jakarta, Rabu (5/6).

Jawaban serupa juga disampaikan Zulkifli saat ditanya mengenai peluang komposisi calon Ketua MPR 2019-2024.

Zulhas menerima para tamu saat gelar griya Lebaran
Zulhas menerima tamu saat gelar griya Lebaran 2019 di Rumah Dinas Ketua MPR kawasan Widya Chandra, Jakarta (Foto: antaranews)

PAN pada Pilpres 2019 lalu menjadi koalisi partai pengusung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersama Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Menyusul pengumuman hasil rekapitulasi Pileg dan Pilpreg 2019 oleh KPU, Zulkifli sempat beberapa kali bertemu dengan Jokowi yakni pada 25 April dan 22 Mei lalu.

Selain itu, Zulkifli sendiri mengaku PAN telah mengakui hasil KPU baik itu untuk Pilpres yang memenangkan Jokowi-Amin maupun Pileg, meskipun mereka mengajukan gugatan sengketa hasil pemilu di beberapa daerah pemilihan ke Mahkamah Konstitusi.

BACA JUGA: Silaturahmi ke Cendana, Prabowo Disambut Tutut Soeharto

Gereja Katedral Siapkan Kantong Parkir untuk Jemaah Salat Id di Masjid Istiqlal

Kendati demikian dalam beberapa kesempatan pula Zulkifli sebagaimana dilansir Antara menampik pertemuannya dengan Jokowi berkaitan dengan peluang PAN masuk koalisi pemenang Pemilu.

Menolak menjawab pertanyaan mengenai dinamika politik yang terjadi, Zulkifli hanya berharap bahwa momentum Idul Fitri bisa menjadi perekat kembali persatuan setelah penyelenggaraan pemilu berakhir.

Zulhas juga mengaku berharap Jokowi dan Prabowo bisa segera bertemu dalam waktu dekat sembari mengajak segenap masyarakat mendoakan hal tersebut lekas terwujud.(*)

#Zulkifli Hasan #Partai Amanat Nasional #Ketua MPR #Idul Fitri #Idul Fitri 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
KPK tetapkan Dirut PT CMC Eko Yusanto & politikus PAN B. Daditama sebagai tersangka baru suap Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari. Simak perannya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Umumkan Tersangka Baru Suap Bupati Rejang Lebong: Politikus PAN Merangkap TA di Pemkab
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Pemantauan tahap pertama menyasar sekitar 8.000 koperasi, dengan pengecekan yang direncanakan berlangsung selama delapan hari
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Operasional Dimulai, Pejabat Mulai Dibagi Tugas Kunjungan Pantau Koperasi Merah Putih
Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Ketua MPR Minta Ruang Publik Tidak Dipenuhi Bahasa Merendahkan Martabat Manusia
Demokrasi akan menjadi kuat jika kebebasan berbicara disertai tanggung jawab, jika kemerdekaan bicara disampaikan dengan argumentasi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Minta Ruang Publik Tidak Dipenuhi Bahasa Merendahkan Martabat Manusia
Indonesia
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
"Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja," kata Saleh
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
Indonesia
Ketua MPR Bantah Isu Agustus 2026 Memanas, Polri Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Ketua MPR Ahmad Muzani mengajak masyarakat tidak terprovokasi isu gejolak politik dan keamanan selama Agustus 2026. Polri memastikan kondisi kamtibmas terkendali.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Ketua MPR Bantah Isu Agustus 2026 Memanas, Polri Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Bagikan