Gejolak Konflik AS-Israel dan Iran Bikin Harga Daging di Jakarta Berpotensi Naik

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Gejolak Konflik AS-Israel dan Iran Bikin Harga Daging di Jakarta Berpotensi Naik

Pedagang daging. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran berpengaruh pada kenaikan harga daging sapi di Jakarta.

Dinamika politik itu berdampak pada stabilitas nilai tukar dolar Amerika Serikat dan biaya impor komoditas pangan.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman menyebutkan, jika ketegangan internasional meningkat nilai dolar menguat dan dipastikan harga daging sapi di dalam negeri berpotensi ikut terdampak.

Ia pun menyinggung dampak konflik terhadap jalur perdagangan global. Ia mengatakan, isu penutupan Selat Hormuz dapat memengaruhi sekitar 25 persen pasokan minyak dunia dan berpotensi mendorong kenaikan harga energi.

"Kalau geopolitiknya gonjang-ganjing dan US Dollar menguat, maka harga pun juga pasti akan terpengaruh," kata Raditya dalam acara diskusi dan buka puasa bersama di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (5/3) malam.

Baca juga:

Pengamat Sebut Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Jadi Krisis Global, jika Rusia dan China Terlibat

Ia menjelaskan, bahwa pasokan daging sapi dan kerbau selama ini berasal dari sejumlah negara seperti Australia, Brasil, dan India.

Seluruh transaksi impor tersebut menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat sehingga sangat bergantung pada kondisi geopolitik global.

"Jakarta itu bukan daerah penghasil, tapi daerah konsumsi. Untuk sapi, terutama daging sapi, sekitar 95 persen kebutuhan Indonesia dipenuhi dari impor," ucapnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dharma Jaya mulai memperkuat pasokan dari peternak dalam negeri. Perusahaan pelat merah milik Pemprov Jakarta itu telah menjalin kerja sama dengan sejumlah peternakan sapi lokal di Jawa dan Lampung.

Baca juga:

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Menurut Raditya, langkah itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok apabila harga daging impor mengalami kenaikan signifikan.

"Dharma Jaya juga sekarang sudah mulai membeli dari sapi-sapi lokal. Ini sebagai antisipasi agar masyarakat Jakarta tetap memiliki pilihan jika harga impor terlalu tinggi," tuturnya.

Raditya berharap ketegangan geopolitik dapat segera mereda agar tidak berdampak lebih luas terhadap harga pangan. (Asp)

#Harga Pangan #Konflik Israel-Iran #Perang #Harga Daging
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Kemendag mendorong dinas perdagangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk turut melakukan pengawasan distribusi Minyakita di wilayah masing-masing
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Indonesia
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Cari tahu update harga pangan hari ini sebelum ke pasar! Harga cabai rawit merah meroket sampai Rp84.400 dan telur ayam ikut naik. Intip daftar harga sembako terkini selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Harga rata-rata tercatat Rp 41.935 per kilogram, sementara HAP berada di level Rp 40.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Indonesia
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Harga cabai rawit merah di Jakarta naik hingga 30,56 persen. Pemprov DKI siapkan tiga strategi pangan murah.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Peluncuran Beras Kita Medium bersama Beras Kita Premium dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Bagikan