Garuda Resmi Operasionalkan Rute Jakarta-Banyuwangi
Pesawat Garuda Indonesia disambut siraman air menggunakan water cannon saat tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (8/9). (ANTARA/Budi Candra Setya)
MerahPutih.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia secara resmi membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi PP. Pesawat Garuda memulai penerbangan tersebut dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.
Pesawat jenis Bombardier CJ 1000 dengan kapasitas 96 penumpang berangkat dari Jakarta, Jumat (8/9) pukul 14.15 WIB, dan mendarat di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, pukul 15.55 WIB.
Pada penerbangan tersebut ikut serta Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pahala N Mansury, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, dan Direktur Komersial PT Angkasa Pura II (Persero) Daan Ahmad.
Menpar Arief mengapresiasi dibukanya rute langsung itu oleh Garuda, sehingga dalam sehari kini ada enam kali penerbangan menuju Banyuwangi, yaitu tiga kali dari Jakarta oleh Garuda dan Nam Air serta tiga kali dari Surabaya oleh Garuda dan Wings Air.
"Ini ujungnya akan mengembangkan Banyuwangi, khususnya di sektor pariwisata. Dan saya yakin, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi akan terus meningkat seiring penerbangan ke Banyuwangi yang kian semarak," kata Arief, Jumat (8/9).
Jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi sendiri melonjak 1.340 persen dari 7.826 orang pada 2010 menjadi lebih dari 112.000 pada 2016, dan tahun ini diyakini tembus 150.000 orang.
Untuk kunjungan wisatawan domestik, data di Pemkab banyuwangi menunjukkan adanya lonjakan dari 500.000 wisatawan pada 2010 menjadi kisaran 4 juta orang pada 2016. Adapun wisatawan mancanegara naik dari kisaran 7.000 menjadi 75.000 wisman.
Kedatangan penerbangan perdana pesawat Garuda itu disambut secara meriah dengan prosesi "water cannon" dan suguhan tarian tradisional khas Banyuwangi. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pengembangan Banyuwangi. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol