Gara-Gara Rebutan Kucing, Orang Mesir Kuno Bisa Perang

Rina GarminaRina Garmina - Sabtu, 25 November 2017
Gara-Gara Rebutan Kucing, Orang Mesir Kuno Bisa Perang

Lukisan kucing pada era Mesir Kuno. (Foto: sciencemag.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KUCING adalah hewan magis dalam peradaban Mesir Kuno. Menurut orang-orang pada zaman Mesir Kuno, kucing membawa keberuntungan bagi orang yang memeliharanya.

Sebagai penghargaan kepada kucing, keluarga kaya raya mendandani binatang lucu itu dengan perhiasan. Kucing juga diberi makanan yang bernutrisi tinggi agar sehat.

Sciencemag.com menyebutkan, ketika mati, kucing akan diperlakukan layaknya manusia. Mayatnya diawetkan menjadi mumi. Keluarga pemilik kucing yang berkabung bakal mencukur habis alisnya. Masa berkabung terus berlanjut hingga alis mereka tumbuh.

Jangan pernah membunuh binatang sakral ini. Siapa pun yang membunuhnya, sengaja maupun tidak, akan mendapatkan balasan. Mati seperti kucing yang dibunuh.

Patung dan lukisan kucing peninggalan peradaban Mesir Kuno menjadi bukti kesakralan kucing di masa lalu. Dalam mitos Mesir Kuno, dewa dan dewi punya kekuatan besar bertransformasi menjadi berbagai jenis hewan. Namun hanya ada satu dewi pelindung bernama Bastet yang memiliki kekuatan berubah jadi kucing.

Kucing bukan cuma dianggap berharga oleh rakyat Mesir Kuno. Penguasa Mesir Kuno pun begitu. Kucing dilarang diekspor ke luar negeri. Pelanggar akan dihukum berat. Bahkan, ada beberapa penguasa yang mengirim tentara untuk merebut kembali sejumlah besar kucing yang telah diambil dari Mesir.

Wah, pantas saja di Mesir banyak patung dan lukisan kucing. Ternyata ada sejarah seru di balik kehadiran patung dan lukisan tersebut. Semoga teror bom yang terjadi Jumat (24/11) siang tidak merembet dan sampai merusak seni peninggalan peradaban Mesir Kuno, ya. (*)

Dapatkan berita lain tentang Mesir pada artikel Peradaban Mesir, Geopolitik Penting Perbatasan Asia Afrika.

#Kucing #Mesir #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan tersebut dan menegaskan dukungan terhadap langkah sah Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Indonesia
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Prabowo menyoroti kerja sama sektor pendidikan kedua negara yang sudah terjalin erat, terbukti dari banyaknya mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Indonesia
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia menjadi tujuan terakhir dalam rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia setelah mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia
Setelah dari Korsel dan Malaysia, Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi Kunjungi Indonesia
Pihak kepresidenan tidak mengungkapkan berapa lama rangkaian kunjungan kenegaraan tersebut akan dilaksanakan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Setelah dari Korsel dan Malaysia, Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi Kunjungi Indonesia
Lifestyle
Ilmuwan Temukan Leopardus tilcayo: Spesies Kucing Liar Baru yang Mengubah Sejarah Genetik Kucing Dunia
Heboh penemuan spesies kucing liar baru bernama Leopardus tilcayo di Bolivia, yang pertama dalam 100 tahun terakhir! Berawal dari hewan pungut, kucing mungil ini guncang dunia sains berkat tes DNA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Ilmuwan Temukan Leopardus tilcayo: Spesies Kucing Liar Baru yang Mengubah Sejarah Genetik Kucing Dunia
Fun
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Para pemilik hewan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anabul kesayangan mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Bagikan