Ganjaran App Diluncurkan, Jurus Pemenangan Ganjar Pranowo Mulai Mengudara

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 24 Juni 2023
Ganjaran App Diluncurkan, Jurus Pemenangan Ganjar Pranowo Mulai Mengudara

PDIP meluncurkan media komunikasi bernama Ganjaran App untuk pemenangan Ganjar Pranowo. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konstelasi Pilpres 2024 mulai ketat, seiring kemunculan nama Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan (PDIP). Gubernur Jawa Tengah tersebut menjadi salah satu kandidat yang paling moncer dari beberapa hasil survei.

Sejalan dengan itu mesin politik pun terus bergerak. Mulai dari relawan, hingga kader PDIP yang tersebar di berbagai daerah. Ada pula masyarakat perorangan yang menyatakan dukungannya pada Ganjar Pranowo, karena menganggap paling tepat untuk melanjutkan pencapaian Jokowi.

Selain kelompok militan dan mesin partai, pemenangan Ganjar Pranowo juga ditopang oleh sebuah media komunikasi bernama Ganjaran App. Media tersebut lahir dari para pendukung Ganjar yang ingin turut serta dalam memenangkan Ganjar Pranowo.

Baca Juga:

Ganjar Pranowo Tiba di GBK, Ikut Hadiri Peringatan Bulan Bung Karno

Ganjaran App merupakan media berbasis aplikasi digital yang mengakomodir beragam informasi dan gagasan Ganjar, aktivitas kelompok relawan, serta wadah diskusi pendukung Si Rambut Putih.

Ganjar Pranowo mengatakan, aplikasi ini bisa mempererat hubungan segenap pihak yang mendukung dirinya sebagai calon presiden.

"Mau ketemu saya? Download Ganjaran App," katanya.

Dalam beberapa kesempatan, Ganjar Pranowo sering berpesan pada para pendukungnya untuk menyebarkan informasi yang benar dan melawan hoaks. Ganjar ingin Pilpres 2024 dilakukan dengan kondusif dan damai.

Dengan misi itulah Ganjaran App menyajikan konten yang faktual dan menghibur. Aplikasi ini memiliki slogan, "Semua tentang Ganjar ada di sini". Oleh karena itu sejak pertama kali Ganjaran App dibentuk, beragam informasi tentang Ganjar telah dikumpulkan dan kemudian disiarkan kepada khalayak. Tujuannya agar para calon pemilih paham siapa Ganjar dan apa saja yang sudah dilakukannya.

Aplikasi ini diluncurkan seiring dengan puncak perayaan Bulan Bung Karno di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (24/6).

Menurut pimpinan redaksi Ganjaran App, Azhari, dengan adanya aplikasi ini, semua upaya pemenangan pendukung Ganjar bisa terkonsolidasi dengan komunikasi yang intens. Sebab di sini mereka bisa saling bertukar informasi dan mendapatkan pembaruan. Setiap organ relawan juga bisa mengunggah kegiatan mereka di dalam aplikasi ini.

"Ganjaran App lebih dari sekadar aplikasi dan media informasi. Di dalamnya terhimpun banyak diskusi yang kemudian melahirkan narasi-narasi cerdas untuk memperkuat pemenangan Ganjar," katanya.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kader Demokrat di Bali Pindah Haluan dukung Ganjar Pranowo

Selain lewat platform digital, Ganjaran App juga melakukan penyebaran informasi lewat media sosial. Tujuannya agar bisa menjangkau masyarakat lebih luas.

"Tentunya kami tidak hanya mengakomodir relawan dan kelompok pendukung Ganjar saja, kami juga ingin materi pengenalan Ganjar yang ada di aplikasi juga sampai ke masyarakat luas," imbuhnya.

Fitur Ganjaran App

Secara teknis, Azhari menjelaskan, untuk memperoleh informasi dari Ganjaran App bisa melalui aplikasi yang bisa di-download dari Play Store, atau mengunjungi berbagai platform media sosial Ganjaran App. Dengan harapan, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar terkait Ganjar.

"Sebagai media informasi pemenangan, sekaligus wadah komunikasi relawan, kami ingin menciptakan ruang yang hangat di tengah konstelasi. Sekaligus untuk memerangi hoaks dan fitnah yang membahayakan demokrasi," ucapnya.

Azhari menyebutkan, Ganjaran App memiliki banyak kanal, di antaranya, artikel, komik, video, suara relawan, event dan informasi dalam bentuk Q&A bernama Tanya Ganjar.

"Dalam kanal artikel itu termuat semua narasi tentang Pak Ganjar, baik yang positif atau penjelasan dari isu negatif yang berkembang. Ini bentuknya opini, karena kami menganggap, artikel opini lebih mudah menarasikan pesan. Tapi, meskipun bentuknya opini, artikelnya tetap memperhatikan etika jurnalistik dan kaidah hukum," jelasnya.

Kata Azhari, Ganjaran App juga menyediakan medium lain untuk menyampaikan gagasan tentang Ganjar, yaitu berupa komik yang dikreasikan oleh kelompok paguyuban komik pendukung Ganjar.

"Jadi kami ada kerja sama dengan para komikus yang juga ingin berbuat sesuatu untuk mendukung Pak Ganjar. Makanya kemudian kami sepakat untuk membuat kanal komik itu untuk menyuguhkan kreativitas mereka. Jadi isi komiknya macam-macam," katanya.

Selain itu, kata Azhari, ada juga kanal video, yang terbagi menjadi dua bentuk, video panjang dan pendek. Masing-masing video menyesuaikan output-nya di media sosial dan kebutuhan penonton.

"Kami ingin menampilkan video sesuai kebutuhan masing-masing orang. Video panjang untuk mereka yang ingin mengetahui informasi secara mendalam. Video pendek khusus bagi mereka yang ingin tahu secara sekilas. Karena mungkin mereka tidak punya banyak waktu. Dari segi medsos juga begitu, video panjang untuk YouTube, video pendek untuk TikTok dan Instagram," terang Azhari.

Dia menambahkan bahwa dalam aplikasi itu juga ada kanal Suara Relawan yang berfungsi untuk menjadi jendela bagi para pendukung Ganjar dalam menyuarakan pendapat dan dukungan mereka. Sementara kanal Event, itu untuk menginformasikan kegiatan relawan yang akan diselenggarakan.

"Formatnya seperti media sosial, di sini para pendukung Pak Ganjar bisa membuat status berisi dukungan dan informasi kegiatan yang mereka lakukan di Suara Relawan. Dalam kanal Event, itu sebagai ruang bagi organ relawan yang ingin mengumumkan kegiatan mereka secara luas, supaya banyak orang bisa ikut serta," tuturnya.

Ada juga kanal Q&A berisi pertanyaan mendasar dan jawaban tentang Ganjar dan keluarganya. Di dalamnya diterangkan informasi mencakup semua hal yang ingin diketahui publik tentang Ganjar.

"Kan ada tuh pertanyaan, Pak Ganjar agamanya apa? Nah ini kelihatannya sepele, tapi kalau tidak dijawab, di wilayah tertentu bisa digoreng. Makanya dalam aplikasi ini ada kanal khusus untuk menjelaskan hal tersebut," kata Azhari.

Dia menjelaskan bahwa aplikasi ini kemungkinan akan terus dikembangkan dan ditambahi fitur-fitur baru. Sehingga nantinya, Ganjaran App bukan hanya aplikasi pemenangan, tapi sebuah ekosistem sosial yang kompleks.

"Aplikasi ini berfungsi selayaknya sebuah media. Pengguna punya kebebasan berkreasi dan menyampaikan gagasan untuk memperkuat pemenangan Pak Ganjar," katanya. (Pon)

Baca Juga:

Politikus Hanura Minta PDIP Mantapkan Konsolidasi Partai Pendukung Ganjar

#Ganjar Pranowo #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan