Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ganjar Ungkap Pupuk Masih Jadi Masalah di Indramayu

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 24 Desember 2023
Ganjar Ungkap Pupuk Masih Jadi Masalah di Indramayu

Debat capres. (Foto: tangkapan layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lagi-lagi pupuk masih menjadi persoalan yang dikeluhkan petani. Keluhan itu kembali terungkap saat calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menemui para petani dan kelompok wanita tani (KWT) di Indramayu, Jawa Barat.

Akibat sulitnya memperoleh pupuk tersebut, para petani mengalami penurunan produksi, yang seharusnya satu hektare bisa menghasilkan sedikitnya enam kwintal, kini hanya 3-4 kwintal saja. Akibatnya, para petani di lapangan kerap diminta untuk membeli pupuk non subsidi.

Baca Juga:

Saling Sentil Prabowo Ganjar Soal Petani Sulit Dapat Pupuk

“Jadi kita kembali ngecek ke lapangan, dan pupuk ternyata masih menjadi masalah dan selalu dikeluhkan. Keluhannya sama di setiap saya berkunjung berdiskusi dengan petani. Saya makin yakin kalau data petani mesti beres, cara penyalurannya nanti harus tertutup dan jumlahnya ditambah,” kata Ganjar, pada Sabtu (23/12).

Dia menambahkan diperlukan perbaikan data petani. Ganjar juga menegaskan bahwa subsidi harus tetap berjalan. Tanpa adanya subsidi, petani tidak akan mempunyai kemampuan tinggi, ditambah lagi jumlah petani yang memiliki lahan sendiri jumlahnya kecil, maka harus dikonsolidasikan menjadi satu kelompok.

“Subsidi harus tetap jalan, karena petani ini kelasnya kan individual yang kecil, kepemilikannya kan juga sangat kecil sekali. Maka mesti dikonsolidasikan menjadi kelompok. Maka saya sarankan tadi potan-gapotan plus koperasinya,” ujarnya.

Selain pupuk, masalah lainnya adalah mengenai penangkaran benih seperti yang diungkapkan KWT Jatibarang. Mereka mengeluhkan minimnya sarana dan prasarana pendukung, seperti alat penggilingan padi, alat pengering pada dan gudang.

Baca Juga:

Anies Janjikan Penyederhanaan Tata Kelola Pupuk

Belum lagi untuk menopang pendapatan para petani, KWT menyinggung usaha lain yang bisa dikembangkan dari penangkaran benih tersebut. Ini artinya, butuh dukungan permodalan dari perbankan.

“Saya melihat kelompok wanita tani tadi ternyata punya kemampuan penangkaran benih, hanya mereka butuh pendampingan sampai bisa mendapat sertifikasi, agar benihnya bisa bersaing di pasar, sampai dengan penjualannya lah,” ujar Ganjar.

Pasangan Ganjar-Mahfud sangat concern terhadap persoalan para petani dan nelayan di Tanah Air. Untuk mengangkat kesejahteraan petani dan nelayan, Ganjar- Mahfud mengusung program Petani Bangga Bertani dan di laut kita jaya, Nelayan Sejahtera. Kedua program tersebut merupakan bagian dari 21 Program Sat Set untuk mewujudkan ‘Indonesia Sehat, Terampil dan Berdaya’.

Untuk petani, Ganjar-Mahfud akan meningkatkan ketepatan pemberian pupuk subsidi hingga memberikan asuransi usaha bagi para petani. Sedangkan untuk para nelayan, pasangan Ganjar-Mahfud berkomitmen mengentaskan kemiskinan di wilayah pesisir dan melakukan digitalisasi pemasaran hasil tangkapan para nelayan. (Pon)

Baca Juga:

Muzani Sebut Prabowo Bicara Perdamaian Ukraina-Rusia agar Pupuk Dalam Negeri Tercukupi

#Ganjar Pranowo #Distributor Pupuk #Indramayu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
13 Tewas dalam Kecelakaan Pikap dan Truk di Indramayu, DPR Desak Evaluasi Total Keselamatan Transportasi
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendesak evaluasi total sistem keselamatan transportasi darat setelah kecelakaan pikap dan truk di Indramayu menewaskan 13 orang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
13 Tewas dalam Kecelakaan Pikap dan Truk di Indramayu, DPR Desak Evaluasi Total Keselamatan Transportasi
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Prabowo Ungkap Indonesia Dihormati Dunia, Banyak Negara yang Minta Bantuan
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa Indonesia kini dihormati dunia. Banyak negara yang meminta bantuan pupuk.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Prabowo Ungkap Indonesia Dihormati Dunia, Banyak Negara yang Minta Bantuan
Indonesia
Prabowo Bongkar Rahasia, Banyak Negara Panik Minta Bantuan Pangan Ke Indonesia
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima apresiasi khusus atas kerja keras menjaga sektor agraris di lapangan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Prabowo Bongkar Rahasia, Banyak Negara Panik Minta Bantuan Pangan Ke Indonesia
Indonesia
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
DPR menilai kasus ini mengandung sejumlah kejanggalan yang tidak boleh diabaikan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
Indonesia
DPR Desak Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Dirombak Total, tak Boleh Ada lagi Petani Menjerit
Efektivitas distribusi pupuk dinilai menjadi kunci utama kedaulatan pangan nasional dan kesejahteraan petani. 

Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
DPR Desak Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Dirombak Total, tak Boleh Ada lagi Petani Menjerit
Indonesia
PT KAI Angkut 17.730 Ton Pupuk Selama 2025, Bukti Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
Distribusi yang lancar memberikan efisiensi biaya bagi produsen dan distributor.
Dwi Astarini - Selasa, 18 November 2025
PT KAI Angkut 17.730 Ton Pupuk Selama 2025, Bukti Dukungan terhadap Ketahanan Pangan
Indonesia
HET Pupuk Turun Sampai 20 Persen di Seluruh Indonesia, Aparat Diminta Jangan Santai
Usman menekankan perlunya pengawasan yang ketat untuk memastikan implementasi penurunan HET di lapangan berjalan tanpa penyimpangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Oktober 2025
HET Pupuk Turun Sampai 20 Persen di Seluruh Indonesia, Aparat Diminta Jangan Santai
Indonesia
Mulai Hari Ini Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Cek Detailnya di Sini!
Harga pupuk subsidi turun sebesar 20 persen yang resmi berlaku mulai hari ini Rabu 22 Oktober 2025
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Mulai Hari Ini Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Cek Detailnya di Sini!
Bagikan