Ganjar Telepon Pj Heru Sampaikan Keluhan Warga Bukan Cari Simpati

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 27 Juni 2023
Ganjar Telepon Pj Heru Sampaikan Keluhan Warga Bukan Cari Simpati

Bakal Calon Presiden PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengunjungi Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara, Minggu (25/6/2013). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang juga bakal capres PDIP, menghubungi Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono untuk menyampaikan keluhan warga Jakarta menjadi kontroversi.

Kader PDI Perjuangan DKI Jakarta menyangkal aksi Ganjar saat blusukan tersebut untuk mencari simpati di Ibu Kota.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Hardiyanto Kenneth mengatakan, aksi Ganjar menelepon Pj Heru merupakan dorongan hati seorang pemimpin. Hal tersebut pun dilakukan Ganjar di Jawa Tengah.

Baca Juga:

Momen Pertemuan Anies dan Ganjar di Sela-sela Ibadah Haji

"Saya melihat gaya Pak Ganjar spontan sih. Jadi kita bisa lihat di Jateng pun ada laporan-laporan masyarakat dia langsung menelepon kadisnya," terang Kenneth di Jakarta, Selasa (27/6).

Maka, ia pun menyesalkan sikap masyarakat yang mempermasalahkan aksi Ganjar yang mengurusi warga Ibu Kota.

"Tipikal orang beda-beda, jadi tidak bisa langsung mem-framing orang seperti apa," urai anggota Komisi D DPRD DKI ini.

Kenneth menuturkan, dia pun akan mengapresiasi pihak bahkan pejabat yang langsung pro aktif dalam menindaklanjuti rintihan warga, tanpa memandang latar belakang.

"Makanya saya bilang kalau Pak Prabowo dalam kondisi dan tempat yang sama dia lakukan seperti itu kita dukung juga bukan karena satu partai," paparnya.

"Pak Anies juga sama tapi kan kami ngerasain apa yang dikerjain adanya makin hancur Jakarta. Pak Prabowo hadir, Pak Anies hadir, kalau bisa ngelakuin itu kan solutif, ya gak masalah," sambungnya.

Baca Juga:

Ganjar Telepon Heru setelah Terima Keluhan Warga DKI, PDIP: Harusnya Berterima Kasih

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga bacapres menghubungi Pj Heru Budi Hartono untuk menyampaikan keluhan pedagang Pasar Anyar, Jakarta Utara.

Keluhan yang disampaikan pedagang ke Ganjar soal besarnya biaya retribusi bulanan. Pedagang juga mengeluhkan pasar yang sepi karena kalah dengan penjualan online

Namun pasca-aksinya itu, Ganjar mengaku heran kenapa dirinya di-bully di media sosial gara-gara menyampaikan keluhan warga ke Gubernur DKI Jakarta.

"Enggak (membaca potensi keluhan). Ini soal pelayanan publik biasa saja," kata Ganjar.

"Karena kemarin saya datang ke salah satu pasar, saya telepon Pak Gubernur DKI, Sekda DKI yang kebetulan dua-duanya saya kenal terus di-upload, kok di-bully ya," kata Ganjar. (Asp)

Baca Juga:

Ganjar Tidak Perlu Urus Jakarta, Lebih Baik Sejahterakan Warga Jateng

#Ganjar Pranowo #PDIP #Pilpres
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Ganjar menambahkan bahwa media seni dan budaya penting untuk melatih kepekaan agar para pemimpin dan masyarakat selalu sadar terhadap realitas.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Nobar 'Ghost in the Cell', Ganjar Pranowo: Sindirannya Nyelekit
Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Bagikan