Gandeng Tangan Spesial Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Pada Megawati

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Mei 2022
Gandeng Tangan Spesial Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Pada Megawati

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, menggandeng Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri, saat akan menggelar pertemuan, di Istana Kepresidenan Korea di Seoul, Rabu pagi waktu setempat (11

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sehari setelah dilantik, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, melakukan pertemuan dengan mantan Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di Istana Kepresidenan Korea Selatan di Seoul, Rabu (11/5) pagi waktu setempat.

Megawati hadir di Istana Kepresidenan Korea Selatan setelah pada sebelumnya mengikuti prosesi pelantikan Yoon sebagai presiden yang baru menggantikan Moon Jae-in.

Baca Juga:

Resmi Dilantik, Presiden Korea Yoon Suk Yeol Segera Tuntaskan Permasalahan dengan Korut

Sejak sekitar pukul 9.45 waktu setempat, Megawati sampai di kompleks Istana Kepresidenan Korea Selatan di Seoul. Ia pun ditemui Yoon, yang kemudian menemani dia mengisi buku tamu.

Buku tamu itu bertuliskan, "Semoga persahabatan antara Republik Indonesia dengan Republik Korea Selatan semakin erat selamanya. Salam hangat Megawati Soekarnoputri Presiden ke-5 Republik Indonesia".

Setelah menuliskan buku tamu tersebut dan ditemani Yoon, kemudian mereka berfoto bersama di hadapan wartawan.

Selanjutnya, keduanya pun berjalan bergandengan menuju ruang pertemuan. Megawati duduk di sisi kanan dan Yoon di sisi kiri.

"Suatu kemuliaan bagi saya bisa bertemu dengan Ibu Megawati yang telah lama memberikan kontribusi dalam peningkatan perdamaian di Semenanjung Korea," kata Yoon.

Ia mengatakan, Megawati telah lama menjalin tali silaturahmi yang sangat erat dengan Korea Selatan dan dia berharap Megawati senantiasa berkenan memberikan perhatian dan dukungan kepada Korea Selatan, kekuatan ekonomi ke-10 dunia dan juga salah satu investor utama di Indonesia.

Yoon mengatakan, Korea Selatan dan Indonesia sama-sama telah melewati perjalanan sejarah yang berliku, dan berhasil meraih demokrasi serta mencapai perkembangan ekonomi.

"Pengalaman kedua negara tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kerja sama yang spesial antara kedua negara," katanya.

Indonesia, kata ia, merupakan satu-satunya negara di kawasan ASEAN yang menjadi mitra khusus bagi Korea Selatan.

"Selama setengah abad ini Indonesia dan Korea Selatan melakukan loncatan besar di bidang kerja sama," ujarnya.

Dan tahun ini, lanjut dia, Indonesia menjadi ketua G20. Pada tahun depan, Indonesia memegang keketuaan KTT ASEAN.

"Terkait dengan dua hal tersebut, kami berharap Indonesia terus menerus dapat menunjukkan kepemimpinannya juga memberikan dukungan dan perhatian kepada Korea Selatan," ujarnya.

Megawat menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Yoon. Mantan presiden Indonesia itu pun menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo.

"Pada kesempatan yang sangat baik ini saya pribadi dan keluarga, dan atas nama Presiden Joko Widodo, sekali lagi ingin menyampaikan selamat atas menjadi presiden ke-20 Korea Selatan," ujarnya.

Ucapan dia itu langsung dibalas Yoon. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo," katanya.

Megawati lalu bercerita bahwa dirinya ke Korea Selatan atas seizin Presiden Jokowi.

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, melakukan pertemuan dengan Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di Istana Kepresidenan Korea di Seoul, Rabu pagi waktu setempat (11/5/2022). ANTARA/HO-PDI Perjuangan
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, melakukan pertemuan dengan Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di Istana Kepresidenan Korea di Seoul, Rabu pagi waktu setempat (11/5/2022). ANTARA/HO-PDI Perjuangan

"Dan beliau menyampaikan secara pribadi, menyampaikan salam hormat saya dan tolong sampaikan undangan pada suatu saat nanti (Yoon) dapat berkunjung ke Indonesia," kata dia.

Merespons hal itu, Yoon kembali menyampaikan ungkapan terima kasihnya untuk Jokowi.

"Saya sangat berterima kasih dan mohon sampaikan rasa terima kasih saya kepada pak presiden (Jokowi, red)," kata dia.

Usai pertemuan, Yoon mengantar Megawati hingga ke dalam mobil. Mereka juga berbincang-bincang sampai akhirnya Megawati memasuki mobil.

Megawati didampingi Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistyanto, Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, Ketua DPP PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, dan Direktur Hubungan Luar Negeri DPP PDI Perjuangan, Hanjaya Setiawan. (Pon)

Baca Juga:

Megawati Hadiri Pelantikan Presiden Korsel dan Gelar Pertemuan Bilateral

#Megawati Soekarnoputri #Korea Selatan #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Fun
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
Biksu Deoksan mungkin bukan seorang idol, tapi ia telah dijuluki ‘G-DRAGON di Dunia Buddha’.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
ShowBiz
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Bikin geger fans drakor! Hubungan Yoo Seung-ho dan Lim Se-joo resmi kandas setelah 6 tahun pacaran. Cek fakta putusnya dan profil lengkap Lim Se-joo di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Olahraga
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Wacana tersebut mencuat setelah kontroversi perayaan timnas Korsel seusai menjuarai Asian Games 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan