Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gandeng Amanda Caesa, Calvin Jeremy Kembali dengan ‘Why Can’t We’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Juli 2021
Gandeng Amanda Caesa, Calvin Jeremy Kembali dengan ‘Why Can’t We’

Calvin Jeremy kembali dengan gandeng Amanda Caesa di single terbaru. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NAMA Calvin Jeremy mungkin sudah tidak asing di dunia musik Indonesia. 11 tahun berkarier, ia telah menghasilkan puluhan single dan album. Setelah memutuskan vakum selama dua tahun, pria bernama asli Calvin Jeremy Sihombing kembali dengan single terbaru Why Can’t We pada 9 Juli 2021.

Lagu ini bercerita tentang kisah cinta yang belum usai. Walau begitu, lagu ini tetap bisa dinikmati dalam berbagai suasana.

Baca juga:

Rinni Wulandari Bahas Pertemanan Palsu di Single 'Snake on Apple Trees'

“Menurutku, dalam hidup ini, orang-orang membuat kesalahan. Jadi, kenapa tidak memberikan kesempatan kedua. Kesempatan ini baik dari aku yang memberikan untuk musik, dan penikmat musik Indonesia yang memberikan kesempatan kedua untukku,” ucap Calvin dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih Sabtu (10/7).

Tidak sendiri, dalam single terbarunya, Calvin juga mengajak musisi baru Amanda Caesa dan juga musisi asal Amerika Serikat, Myia Thornton. Lagu ini tercipta ketika Calvin dan Amanda bertemu dalam sebuah kesempatan untuk membuat konten bersama.

Calvin kemudian mengajukan ide tersebut ke Caca (sapaan Amanda). Ide pun bersambut dan Caca juga semangat untuk bisa menulis algu bersama Calvin Jeremy. Akhirnya, rencana membuat konten bersama bernama One Hour Song Challenge’ melahirkan lagu Why Can’t We.

Baca juga:

Duara Kolaborasi Bareng Vira Talisa di Single ‘Morning Sun’

Nama Myia Thornton muncul saat Calvin memutuskan lagu ini untuk diproduseri oleh seorang Produser asal Indonesia lulusan Berklee, Amerika Serikat bernama Abram Lembono yang juga sudah pernah bekerjasama dengan Marcel Siahaan hingga Isyana Sarasvati.

Saat merekam lagu ini, baik Calvin dan Abram merasa terdapat bagian dalam lagu yang cocok untuk diisi seorang rapper. Maka, dari sekian banyak pilihan nama rapper dari berbagai negara, nama Myia Thornton’lah yang kemudian dipilih oleh Calvin dan Caca.

“She’s the bomb, rapper muda dari Amerika yang ternyata chemistry-nya bisa nyambut banget sama aku dan Calvin,” ungkap Caca.

Calvin juga menambahkan harapannya mengenai klaborasi bersama dengan Amanda Caesa dan Myia Thornton ini. “Harapannya dari kolaborasi ini, lagu ini bisa menemani dan menghibur fans Amanda Caesa, Calvriends, dan semua penikmat musik tanah air. Dan dengan kehadiran Myia Thornton, Abram Lembono bisa menjadi bukti juga inspirasi, bahwa kreatifitas tidak terbatas oleh jarak dan waktu, ataupun pandemi sekalipun,” tutup Calvin. (far)

Baca juga:

'Titik Dewasa', Single Perkenalan dari Angie Zelena

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan