Gali Penyebab Kebakaran Gili Lawa Komodo, Polisi Periksa 11 Saksi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 04 Agustus 2018
Gali Penyebab Kebakaran Gili Lawa Komodo, Polisi Periksa 11 Saksi

Kebakaran Gili Lawa Taman Nasional Pulau Komodo. Foto: Medsos

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 11 orang diperiksa terkait peristiwa kebakaran hutan di Pulau Gili Lawa, Kawasan Taman Nasional Komodo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang terjadi Rabu (1/8) lalu.

"Kami sudah memeriksa 11 orang sebagai saksi terkait kebakaran hutan di Pulau Gililawa beberapa waktu lalu," kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono, melalui rilis resmi, Sabtu (4/8).

Menurut Kapolres, delapan orang di antara saksi-saksi yang diperiksa itu merupakan para pelaku wisata, yakni pemandu wisata (guide), kru kapal dan wisatawan. Sedangkan tiga orang lainnya dari Balai Taman Nasional Komodo.

Pemandangan Gili Lawa, Flores NTT
Kawasan Gili Lawa dilihat dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores (Foto: Antara)

Kusumowardono mengatakan, belum diketahui penyebab pasti kebakaran karena masih dalam proses penyelidikan. Dikutip Antara, polisi telah berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Komodo untuk menutup sementara aktivitas wisata di Pulau Gili Lawa guna kepentingan penyelidikan.

Kebakaran hutan yang didominasi padang savana terjadi di bukit Pulau Gililawa, Kawasan Taman Nasional Komodo pada Rabu (1/8) sekitar Pukul 18.15 WITA.

Kondisi angin kencang, topografi yang curam, serta vegetasi savana yang kering, menyebabkan api mudah menjalar dan baru bisa dipadamkan para petugas pada pukul 03.10 WITA dini hari.

Gili Lawa sebelum terjadi kebakaran
Gili Lawa sebelum terjadi kebakaran (Foto: florestourism)

Pihak Balai Taman Nasional Komodo akhirnya menutup sementara aktivitas wisata di Pulau Gili Lawa untuk batas waktu yang belum ditentukan.

"Kami masih meninjau kondisi lapangan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem di lokasi kebakaran," kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo Budi Kurniawan. (*)

#Kebakaran #Pulau Komodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Bagikan