Gagal Berkembang Biak, Ratusan Sapi Bantuan Pemerintah Pusat Mati

Eddy FloEddy Flo - Senin, 17 Juli 2017
Gagal Berkembang Biak, Ratusan Sapi Bantuan Pemerintah Pusat Mati

Sapi lokal dan sapi Brahman bantuan pemerinah pusat kepada peternak (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Sebanyak 108 anak sapi jenis "brahman cross" bantuan dari pemerintah pusat kepada kelompok peternak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mati diduga karena perawatan tidak maksimal dan kekurangan nutrisi.

"Kematian anak sapi 'brahman cross' sampai Juli 2017 tercatat mencapai 108 ekor," ungkap Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Penajam Paser Utara Arief Murdiyatno, ketika dihubungi di Penajam, Minggu (16/7).

Distanak Kabupaten Penajam Paser Utara menduga kematian 108 ekor anak sapi bantuan pemerintah pusat tersebut, karena kelalaian dari masing-masing peternak dan kurangnya nutrisi pada pakan ternak.

"Kami menduga, kematian anak sapi itu karena kurangnya mendapatkan perawatan yang maksimal dan kekurangan nutrisi," kata Arief Murdiyatno.

Distanak Kabupaten Penajam Paser Utara, telah memberikan surat teguran kepada kelompok peternak Sinar Maju di Gunung Intan, Kecamatan Babulu.

Pemberian surat teguran tersebut menurut Arief Murdiyatno, karena kelompok peternak Sinar Maju memiliki tingkat kematian pedet atau anak sapi tertinggi.

"Tingkat kematian anak sapi bantuan kelompok peternak di Desa Gunung Intan itu mencapai 20 ekor, jadi kami berikan surat teguran," jelasnya.

Distanak Kabupaten Penajam Paser Utara memberikan surat teguran kepada kelompok peternak agar ada perbaikan dalam melakukan perawatan terhadap sapi tersebut.

Selain kematian anak sapi lanjut Arief Murdiyatno, kematian induk sapi jenis "brahman cross" asal Australia bantuan pemerintah pusat di Kabupaten Penajam Paser Utara juga cukup tinggi, yakni mencapai 80 ekor.

Sesuai komitmen awal tambah Arief Murdiyatno, kelompok peternak yang dinilai gagal mengembangbiakkan sapi bantuan pemerintah pusat tersebut, maka sapi bantuan milik mereka akan dialihkan kepada kelompok peternak lainnya.

Sementara untuk tingkat kelahiran sapi jenis "brahman cross" di Kabupaten Penajam Paser Utara sampai Juli 2017 mengalami peningkatan sekitar 84,54 persen atau 593 ekor dari jumlah awal 701 ekor yang diberikan pemerintah pusat pada 2015.(*)

Sumber: ANTARA

#Ternak Sapi #Peternakan Sapi #Kalimantan Timur #Swasembada Sapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
BPDAS Mahakam Berau Dorong Rehabilitasi Mangrove Terpadu
Kegiatan "Potret dan Transformasi Mangrove Kalimantan Timur Bersama M4CR" di Samarinda, Kamis (30/7/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 01 Agustus 2026
BPDAS Mahakam Berau Dorong Rehabilitasi Mangrove Terpadu
Berita Foto
IKN Genjot Pembangunan Tahap II untuk Wujudkan Ibu Kota Politik 2028
Suasana pembangunan IKN Tahap II di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/7/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 01 Agustus 2026
IKN Genjot Pembangunan Tahap II untuk Wujudkan Ibu Kota Politik 2028
Berita Foto
M4CR Perkuat KTH Wujudkan Kelestarian Mangrove dan Kesejahteraan Masyarakat
Manager Unit Pelaksana Proyek Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (PPIU-Kaltim) Program M4CR Kemenhut, Asman Azis di Desa Sepatin, Jumat (31/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 31 Juli 2026
M4CR Perkuat KTH Wujudkan Kelestarian Mangrove dan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Foto
Program M4CR Pulihkan Ekosistem Mangrove di Desa Sepatin, Kutai Kartanegara Kaltim
Suasana kawasan pemulihan ekosistem mangrove di Desa Sepatin, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Jumat (31/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 31 Juli 2026
Program M4CR Pulihkan Ekosistem Mangrove di Desa Sepatin, Kutai Kartanegara Kaltim
Berita Foto
Sungai Mahakam, Jalur Air Vital Pengangkutan Batu Bara di Kalimantan Timur
Suasana kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Jum'at (31/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 31 Juli 2026
Sungai Mahakam, Jalur Air Vital Pengangkutan Batu Bara di Kalimantan Timur
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Perumda Dharma Jaya mengembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir. Hal itu untuk memperkuat ketahanan pangan Jakarta.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Indonesia
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Jawa Tengah mampu menjadi salah satu lumbung susu nasional dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap kebutuhan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Indonesia
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Bripka Dedy Wiratama yang bertugas sebagai Bintara Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim terbukti melanggar Kode Etik Profesi Polri berupa penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Indonesia
PHK Massal Ancam Pekerja Tambang di Kaltim, Pemprov Dorong Pemangkasan Jam Lembur
Potensi pekerja tambang yang terdampak kebijakan efisiensi atau PHK bisa mencapai 1.500 orang.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
PHK Massal Ancam Pekerja Tambang di Kaltim, Pemprov Dorong Pemangkasan Jam Lembur
Indonesia
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Penyidik membawa Deky ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih lanjut
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Cuci Duit Bandar Narkoba Kaltim, Perwira Menengah Polisi Ditangkap Bareskrim
Bagikan