Foxconn dan Nvidia Bekerja Sama Bangun Pabrik dengan AI
Nvidia bertugas memproduksi ECU dalam kolaborasi bersama Foxconn. (Foto: euronews)
NVIDIA telah dikenal banyak orang sebagai manufaktur pembuat kartu grafis (GPU) untuk kebutuhan game dan konten kreator. Tetapi kini perusahaan teknologi itu sedang melakukan inovasi yang tergolong 'aneh', karena Nvidia berencana untuk membangun pabrik menggunakan artificial intelligence (AI).
Tentu tidak sendiri, untuk mewujudkan rencana tersebut Nvidia bekerjasama dengan pabrikan elektronik asal Taiwan, Foxconn. Pendiri dan CEO Nvidia Jensen Huang bersama Chairman dan CEO Foxconn Young Liu, mengumumkan kolaborasi ini pada acara Hon Hai Tech Day di Taiwan, Selasa (17/10).
Laman TechCrunch melansir, pabrik AI ini didasarkan pada infrastruktur komputasi GPU Nvidia yang akan dibangun untuk memproses, menyaring, dan mengubah data dalam jumlah besar menjadi model dan informasi AI penting.
Baca juga:
Masa Depan Industri Kreatif dan Penelitian Bergantung pada AI
"Kami sedang membangun seluruh sistem end-to-end di mana di satu sisi, membuat mobil EV canggih ini... dengan otak AI di dalamnya yang memungkinkan mobil ini untuk berinteraksi dengan pengemudi dan berinteraksi dengan penumpang, serta mengemudi secara otonom, dilengkapi dengan pabrik AI yang mengembangkan perangkat lunak untuk mobil ini," jelas Huang pada acara tersebut.
"Mobil ini akan melalui pengalaman hidup dan mengumpulkan lebih banyak data. Data tersebut lalu akan dikirim ke pabrik AI, di mana pabrik AI akan meningkatkan perangkat lunak dan memperbarui seluruh armada AI,” sambungnya.
Kerja sama pabrik AI ini merupakan kelanjutan dari kemitraan antara Nvidia dan Foxconn yang diumumkan pada Januari 2023, untuk mengembangkan platform kendaraan otomatis.
Perjanjian tersebut melibatkan Foxconn sebagai pemasok utama unit kontrol elektronik (ECU) untuk para produsen mobil. ECU tersebut akan dibangun dengan system-on-a-chip (SoC) Drive Orin milik Nvidia, platform AI superkomputer yang mendukung fungsi-fungsi mengemudi secara otomatis.
Baca juga:
Foxconn juga berkomitmen untuk membuat ECU dengan Drive Thor, SoC generasi terbaru dari Nvidia, setelah produksi dimulai pada 2025.
Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, Foxconn yang telah secara mantap meluncurkan platform EV siap pakai, mengatakan bahwa kendaraan yang dibuatnya sebagai produsen kontrak akan dibuat dengan platform Drive Hyperion 9 Nvidia. Tidak hanya mencakup Drive Thor, tetapi juga serangkaian sensor seperti kamera, radar, lidar, dan ultrasonik yang diperlukan untuk kemampuan self driving.
Foxconn telah dikontrak untuk membangun mobil listrik untuk Fisker. Produsen mobil ini akan membutuhkan skala yang besar untuk membuat pabrik AI-nya layak, terutama jika ingin bersaing dengan Tesla. (aqb)
Baca juga:
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Series Usung Desain 'Dancing Aurora', Terinspirasi dari Fenomena Alam Langka
OPPO Reno 15 Perkenalkan Fitur AI Flash Photography 2.0, Selfie Minim Cahaya Jadi Lebih Maksimal!
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Desain Layar iPhone 18 Mulai Terungkap, Model Pro Alami Perubahan Besar
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai 8.000mAh, ini Spesifikasi Lengkapnya