Kesehatan

Flu atau COVID-19? Bedakan dengan Cara Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 25 November 2020
Flu atau COVID-19? Bedakan dengan Cara Ini

Flu dan COVID-19 punya gejala yang mirip.(Foto: 123RF/chajamp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI tengah cuaca ekstrem dan musim hujan, flu jadi penyakit musiman yang biasa kita alami. Namun, di tengah pandemi, kamu pasti jadi bertanya-tanya, apakah ini flu biasa atau COVID-19? Menurut dokter, COVID-19 dan influenza serupa, tetapi mereka memiliki beberapa perbedaan utama. Berikut cara membedakannya.

Kurva COVID-19 belum juga turun, bahkan telah mencapai angka setengah juta kasus di Indonesia. Dengan hari-hari yang lebih dingin akibat terus diguyur hujan, baik flu dan COVID-19 menyerang. Sayangnya, kedua penyakit sulit untuk dibedakan karena gejalanya hampir sama. “Baik influenza maupun virus korona sangat berbahaya. Kami harus berhati-hati dan peduli tentang keduanya,” kata Rajeev Fernando, M.D., pakar penyakit menular di Southampton, New York seperti diberitakan Prevention.com. Selasa (24/11).

BACA JUGA:

Bagian Tubuh Ini Bisa Jadi Sarang Kuman

Sejauh ini, berikut yang para dokter ketahui mengenai COVID-19 dengan flu. Perlu diketahui bahwa gejala apa yang mungkin muncul bisa berbeda.

flu
Gejala dua penyakit tumpang tindih. (foto: 123RF/Katsiaryna Lenets)

Ada banyak gejala yang tumpang tindih antara kedua penyakit ini. Tetapi ini adalah gejala utama COVID-19 yang perlu diperhatikan, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC:

- Demam atau kedinginan
- Batuk
- Sesak napas atau kesulitan bernapas
- Kelelahan
- Nyeri otot atau tubuh
- Sakit kepala
- Kehilangan rasa atau bau baru
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat atau meler
- Mual atau muntah
- Diare


Gejala dapat muncul antara dua dan 14 hari setelah seseorang terinfeksi, kata CDC.

Sementara itu, CDC mencantumkan hal-hal ini sebagai gejala utama flu:

- Demam atau merasa panas atau menggigil
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Hidung berair atau tersumbat
- Nyeri otot atau tubuh
- Sakit kepala
- Kelelahan


Beberapa orang mungkin mengalami muntah dan diare (meskipun lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa). Flu datang dengan cepat, biasanya satu hingga empat hari setelah Anda terinfeksi. Ingatlah bahwa tidak semua orang yang terkena flu mengalami demam, tetapi gejala ini masih umum.

Covid-19
COVID-19 hanya dapat dipastikan lewat tes. (foto: 123RF/marctran)

Baik flu dan COVID-19 diyakini menyebar dari orang ke orang melalui droplet pernapasan setelah seseorang berbicara, batuk, atau bersin. Namun, CDC mengatakan COVID-19 lebih menular dan telah menciptakan lebih banyak peristiwa 'penyebaran super'.

Lalu, bagaimana kamu tahu jika gejala disebabkan COVID-19 atau flu? Sangat sulit untuk membedakan keduanya, bahkan untuk dokter. “Gejala awal influenza dan COVID bisa jadi identik,” kata Fernando.

Namun, kehilangan indra perasa atau penciuman tampaknya lebih umum terjadi dengan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, kata Thomas Russo, M.D., profesor dan kepala penyakit menular di Universitas di Buffalo di New York. “Saya akan lebih cenderung berpikir COVID-19 daripada flu jika seseorang memiliki gejala itu,” katanya. Tapi tidak ada gejala mutlak yang membedakan keduanya.

William Schaffner, M.D., seorang spesialis penyakit menular dan profesor di Vanderbilt University School of Medicine, mengatakan hanya dengan mengetes seseorang untuk COVID-19 menjadi satu-satunya cara untuk mengetahui secara akurat dan menentukan penyakit yang mereka hadapi. “Tanpa tes, kami tidak tahu pasti,” dia menekankan.(Aru)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan