Headline

Filipina Belajar Sistem Pendidikan Islam dari Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 18 Maret 2018
Filipina Belajar Sistem Pendidikan Islam dari Indonesia

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. ( ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Indonesia dan Filipina mulai jalin kerja sama dalam bidang pendidikan Islam. Menurut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, pendidikan adalah cara untuk mempromosikan dan menyebarkan nilai-nilai Islam sebagai ajaran yang membawa kedamaian dan toleransi.

"Pendidikan dapat mengubah anak-anak muda menjadi agen perdamaian dan toleransi," ujarnya.

Pendidikan akan mengajarkan bagaimana Islam sejatinya yang merupakan berkat bagi seluruh alam semesta. Untuk menularkan nilai-nilai Islam damai, kerja sama antarbangsa menjadi salah satu upaya penting.

Untuk itu, pada pertengahan Februari, sebuah lokakarya yang menyatukan Indonesia dan Filipina tentang Kerja Sama Pendidikan Islam diadakan di Jakarta.

Lokakarya itu merupakan tindak lanjut nyata komitmen Indonesia dan Filipina untuk mendorong kerja sama pendidikan Islam.

Lokakarya itu juga merupakan turunan dari pertemuan trilateral antara Indonesia, Filipina, dan Malaysia pada 22 Juni 2017 di Manila, Filipina.

Di dalam pertemuan trilateral tersebut, ada pernyataan bersama ditandatangani ketiga negara dengan Malaysia, Filipina dan Indonesia, salah satu isinya adalah pembangunan sosial dan ekonomi termasuk tentunya masalah pendidikan.

Sebagai tindak lanjut dari pernyataan bersama itu, pada 3 Januari 2018, Retno melakukan kunjungan kerja ke Davao, Filipina Selatan, yang salah satu kegiatannya untuk meluncurkan kerja sama pendidikan Islam antara Indonesia dan Filipina. Dan lokakarya itu menjadi lanjutan kerja sama tersebut.

Dalam kunjungan itu, Retno juga mengunjungi sekolah Islam dan menyaksikan penandatangan letter of intent (LoI) untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan Islam.

Sebagai negara Muslim terbesar di dunia, Indonesia terus mendorong Islam yang damai di seluruh dunia dan mempromosikan dialog antaragama.

"Ini adalah suatu berkah sebagai suatu negara dengan penduduk Muslim paling besar di dunia, tetapi kita hidup di masyarakat multikultural untuk berbagi, dengan tujuan untuk menciptakan perdamaian dan kesejahteraan dunia," ujarnya.

Lokakarya tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi sebagai dasar untuk membuat nota kesepahaman tentang pendidikan Islam dalam kerangka kerja sama kedua negara.

Dan dalam jangka panjang, kolaborasi ini bisa menjadi model kemitraan lebih jauh antara Indonesia, Filipina, dan negara lain untuk mempromosikan perdamaian dan toleransi, tuturnya.

Lokakarya itu juga diharapkan dapat mendorong pendidikan Islam dengan mempromosikan wajah sejati Islam kepada seluruh dunia, mempromosikan pendidikan Islam modern dan berkualitas tinggi, serta memastikan bahwa kolaborasi itu melibatkan semua pemangku kepentingan terkait, termasuk masyarakat.

Lokakarya itu diikuti oleh 14 partisipan dari Indonesia dan 14 peserta dari Filipina yang mewakili berbagai macam institusi dan kementerian.

Dari Filipina, peserta yang mewakili antara lain Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan, dan Institute of Islamic Studies. Kemudian perwakilan Indonesia adalah antara lain dari Kementerian Agama, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.

Sebagaimana dilansir Antara, Minggu (18/3) peran lembaga pendidikan pengembangkan kecerdasan pikiran, memberikan wawasan pengetahuan, membangun karakter lewat nilai-nilai luhur dan agama merupakan andil dari lembaga-lembaga pendidikan.

Pendidikan berkualitas untuk membangun generasi masa depan yang berakhlak mulia dan berwawasan tinggi juga menjadi visi dari keberadaan lembaga-lembaga pendidikan.

Berhubungan dengan peran penting tersebut, lembaga-lembaga pendidikan seperti madrasah dan pesantren berpengaruh pada peradaban Islam yang dulu, sekarang dan masa depan. Pesantren menjadi tempat untuk memelihara nilai dan budaya toleransi, perdamaian serta moderasi.

Lembaga-lembaga pendidikan Islam harus membekali para pelajar tidak hanya dengan nilai-nilai Islam, tapi juga pengetahuan dan keterampilan agar mereka bisa berkompetisi di dunia profesional.

Madrasah atau pesantren, kata Menlu Retno, memberikan didikan tentang modernitas Islam. Ini adalah tempat di mana pengacara, ahli bedah, ilmuwan Islam yang berkelas dunia lahir.(*)

#Retno Marsudi #Kemenlu #Filipina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenlu Pastikan Indonesia Terima Bantuan Asing Tangani Karhutla
Mekanisme bantuan tersebut sudah dalam proses pembahasan di level teknis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kemenlu Pastikan Indonesia Terima Bantuan Asing Tangani Karhutla
Indonesia
Karhutla di Indonesia Bakal Jadi Bahasan di KTT ASEAN Manila, Ini Kata Menlu Arrmanatha
Penanganan karhutla di Indonesia sudah mengurangi jumlah hotspot (titik panas) setiap harinya, meskipun menghadapi kendala besar dalam aspek cuaca.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla di Indonesia Bakal Jadi Bahasan di KTT ASEAN Manila, Ini Kata Menlu Arrmanatha
Indonesia
Pilot Indonesia Dilarang Terbang ke Israel, Kemenlu: Maskapai Kurang Koordinasi Internal
Yvonne juga menegaskan langkah Israel bertentangan dengan prinsip nondiskriminasi atas penerbangan internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Pilot Indonesia Dilarang Terbang ke Israel, Kemenlu: Maskapai Kurang Koordinasi Internal
Indonesia
Menlu Baru RI Tegaskan Arah dan Sikap Politik Indonesia terhadap Palestina tak akan Berubah
Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina sampai hak-haknya terpenuhi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menlu Baru RI Tegaskan Arah dan Sikap Politik Indonesia terhadap Palestina tak akan Berubah
Indonesia
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
China disebut bersedia terus bersama Indonesia, mengikuti arahan strategis kepala negara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
Indonesia
PR Besar Menlu Arrmanatha Nasir: Lindungi WNI, Perkuat Ekonomi hingga Perjuangkan Palestina
Politik luar negeri bebas aktif tetap menjadi pijakan Indonesia dalam menjalankan diplomasi di tengah dinamika geopolitik global.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
PR Besar Menlu Arrmanatha Nasir: Lindungi WNI, Perkuat Ekonomi hingga Perjuangkan Palestina
Indonesia
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Pengalaman panjang Tata, termasuk kiprahnya di PBB, menjadi modal penting untuk memimpin Kemenlu di tengah dinamika internasional yang semakin kompleks.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Indonesia
Diplomat Karir Kembali Kuasai Kemenlu
Arrmanatha merupakan diplomat karier Kementerian Luar Negeri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri sejak Oktober 2024,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Diplomat Karir Kembali Kuasai Kemenlu
Indonesia
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) memastikan akan mendampingi Mary Jane bersama keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Indonesia
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Istana juga menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian dalam proses tersebut adalah pernyataan bahwa Mary Jane tidak melakukan kesalahan sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Bagikan