Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Seberapa Penting Gelar Hajatan di Tanggal Cantik

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Minggu, 22 Mei 2022
Seberapa Penting Gelar Hajatan di Tanggal Cantik

Nikah di tanggal cantik (FOTO: MP/IFTINAVIA PRADINANTIA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNIKAHAN bagi tak sedikit orang dianggap sakral. Sebagai salah satu hajatan digelar harapannya sekali seumur hidup, pernikahan dipersiapkan secara matang dan bahkan kalau bisa sesempurna mungkin. Setiap detil dalam pernikahan diperhatikan dengan seksama. Mulai dari hari pernikahan, gaun dipakai, katering, venue, dan tak kala penting tanggal pelaksanaan.

Menetapkan hari pernikahan menjadi sebuah mandatory bagi dua sejoli saat ingin melangkah lebih serius. Ada berbagai hal membuat pasangan ingin menikah menetapkan tanggal sesegera mungkin.

Pertama, untuk booking gedung. Menurut Pemilik Layanan Perencanaan Pernikahan, Dewina, pasangan saat ingin menikah di venue tertentu harus booking gedung jauh-jauh hari.

"Rata-rata calon pengantin booking gedung satu tahun sebelumnya. Kalau enggak, gedungnya biasanya sudah penuh," tuturnya. Selain untuk booking gedung, penentuan tanggal pernikahan juga penting untuk booking vendor lain mulai dari make-up artist hingga jasa boga.

BACA JUGA:

Fenomena Musim Kawin

Ada tiga tipe calon pengantin dalam menentukan tanggal pernikahan. Mereka si super santai, si patuh sama orang tua, dan si obsesi dengan tanggal cantik.

Mereka si super santai biasanya enggak masalah mau menikah tanggal berapa pun, asalkan bisa segera halal dengan sang pujaan hati.

Mereka bisa jadi longgar secara tanggal karena memang sudah mengincar salah satu tempat favorit sehingga kapan pun pelaksanaannya tak masalah asalkan di lokasi tersebut.

nikah

Pernikahan kapanpun oke-oke saja (FOTO: Pexels/Terje Sollie)

Tipe kedua, si patuh sama orang tua. Mereka sadar bekal terbaik dalam membina rumah tangga adalah restu dari orang tua.

Jadi dalam mementukan tanggal pun, mereka akan melibatkan orang tua dari kedua belah pihak. Mereka nurut aja sama penetapan tanggal dari orang tuanya.

Banyak orang tua di Indonesia percaya menggelar pernikahan di bulan Syawal merupakan tanggal paling baik sesuai dengan kepercayaan Nabi Muhammad SAW nan menikah di bulan Syawal.

Namun, ada pula orang tua begitu percaya ketika anaknya menikah harus ditetapkan dengan perhitungan atau petungan weton kedua mempelai.

BACA JUGA:

Filosofi di Balik Kue Tradisional Seserahan Pernikahan

Tipe calon pengantin ketiga, pengantin pengabdi tanggal cantik! Mereka berharap bisa memilih tanggal cantik.

Idealnya pernikahan diadakan pada hari Sabtu atau Minggu, namun calon pengantin nan ingin tanggal cantik, enggak peduli menikah hari apapun selama tanggalnya cantik. "Tren sekarang itu pasangan menikah di hari apapun bahkan bisa hari Senin karena paling penting tanggalnya cantik," jelas perempuan yang akrab disapa Dewi itu.

Ia mengungkapkan, biasanya pengantin akan melangsungkan akad secara sederhana di tanggal cantik namun baru menggelar resepsi di akhir pekan, Sabtu atau Minggu.

"Yang penting di buku nikahnya itu yang tercatat tanggal cantik," ucapnya. Ada berbagai hal kemudian melatarbelakangi seseorang mengincar tanggal cantik. Pertama, supaya gampang ingat anniversary. Kedua, supaya pernikahannya mengesankan orang-orang.

menikah

Orang yang mengincar tanggal cantik, rela adakan pernikahan secara sederhana (FOTO: Pexels/Jeremy Wong)

"Dari dulu aku emang mimpi pengin menikah di tanggal cantik karena kebetulan hari ulang tahun-ku di tanggal cantik. Eh kebetulan banget, jadwal available di venue aku datangi ada tanggal cantik. Jadi yauda deh langsung booking enggak pake mikir-mikir," beber Aulia nan menikah di tanggal cantik.

Bagaimanapun tipe calon pengantinnya, tanggal pernikahan punya peranan penting bagi mereka. Mereka bahkan rela pindahin venue pernikahan supaya bisa menikah di tanggal tertentu.

"Kalau schedule-nya sudah full di lokasi diinginkan, mereka minta carikan rekomendasi lokasi lain sekiranya sesuai dengan tanggal nan sudah ditetapkan," tambah pemilik jasa persiapan pernikahan dan katering, Angga Dewangga.

"Biasanya karena tanggalnya sudah sesuai dengan hitung-hitungan keluarga," ujar Angga.

Kalau kamu, tipe calon pengantin kayak gimana nih? Seberapa penting tanggal cantik untuk pernikahanmu? (*)

BACA JUGA:

Panduan Buat Kamu Ketika Masih Bingung Datang ke Hajatan Mantan

#Mei +62 Bicara Hajatan #Pernikahan #Pernikahan Adat #Gaun Pernikahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fun
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Menjadi titik temu para calon pengantin untuk mewujudkan mimpi meeraykan pernikahan yang berkesan dan mendalam bagi pengatin, keluarga serta tamu undangan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Fun
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Melalui Golek Garwo, para jomlo dibukakan kesempatan untuk bertemu calon pasangan hidup melalui proses ta'aruf yang diklaim berlangsung sesuai syariat Islam.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Indonesia
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Kementerian Agama mengungkapkan, bahwa pencatatan pernikahan sangat penting. Hal itu bisa melindungi perempuan dan anak-anak.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Indonesia
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Meski semangat awal aturan ketenagakerjaan adalah melindungi tenaga kerja lokal, Charles menekankan pentingnya memberikan hak bagi WNA yang merupakan bagian dari keluarga Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Indonesia
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
BPS mencatat angka pernikahan di Indonesia terus menurun dan terendah dalam satu dekade. PKS soroti faktor ekonomi dan perubahan sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Indonesia
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Polisi telah menyita sejumlah bukti berupa bukti transfer, cetakan pesan antara korban dan terlapor, data catering, serta panduan acara nikah.
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Fun
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Herloom Hotel & Residence BSD hadirkan 'Herloom Cherished Moment – Wedding & Event Showcase'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Pernikahan hingga Sweet Seventeen, Herloom BSD Suguhkan Ide Perayaan Penuh Makna
Indonesia
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Ada 34,6 juta pasangan yang menikah tapi tidak tercatat secara resmi, alias nikah siri.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 September 2025
34,6 Juta Pasangan Nikah Siri di Indonesia, Istri dan Anak Tidak Terlindungi Hukum
Indonesia
Fakta Kawin Campur di Jakarta: Pria AS dan Cewek Singapura Jadi Idaman WNI
Total jumlah perkawinan campuran yang dilaporkan ke Dinas Dukcapil Jakarta sebanyak 1.952 pasangan dalam lima tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Selasa, 23 September 2025
Fakta Kawin Campur di Jakarta: Pria AS dan Cewek Singapura Jadi Idaman WNI
Bagikan