Fenomena Citayam Fashion Week Bikin Abang Starling Naik Kelas

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 14 Juli 2022
Fenomena Citayam Fashion Week Bikin Abang Starling Naik Kelas

Penjual starling mendapat keuntungan yang lebih besar dari biasanya. (Foto: Pixabay/xxyooonxx)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NONGKRONG memang paling asyik sambil ngopi. Tidak perlu kopi mahal, cukup racikan kopi dari abang penjual kopi keliling bersepeda atau disebut Starbucks Keliling (Starling). Selain harganya murah, pembeli juga bisa asyik berbincang dengan penjual seputar hal-hal random.

Abang starling memang mudah ditemui. Biasanya nongkrong di trotoar bersama para penjual lainnya sambil menunggu pembeli datang. Ciri khasnya bersepeda dengan kumpulan kopi saset di bagian depan dan belakang, termos, tas waist bag untuk uang kembalian, hingga topi biar enggak kepanasan.

Penjualan mereka pun tergantung seberapa ramai orang di sekelilingnya. Biasanya, mereka sudah tahu titik mana saja ramai pengunjung. Salah satunya Citayam Fashion Week nan belakangan viral di media sosial. Tongkrongan biasa disebut remaja SCBD (Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok) tersebut berada di area Dukuh Atas, Sudirman.

Viralnya remaja SCBD menjadi magnet bagi banyak orang berdatangan ke daerah Dukuh Atas. Mereka ingin bertemu Jeje, Roy, Bonge, dan lainnya sekadar ingin menyapa, foto bareng, hingga bikin konten bersama. Di sela kegiatan itu, para pengunjung tentu tak mungkin tak jajan. Paling tidak sekadar minum.

Di antara banyak penjual jajanan di resto, kafe, atau minimarket di daerah biasanya jadi lalu-lalang para pekerja kantoran, paling mudah dijangkau tentu saja Starling.

Baca juga:

Ketika Fesyen Jeje, Bonge, Roy 'Bocah SCBD' Naik Kelas

starling
Jasmine Latika alias Jeje. (Foto: Instagram@911jelicascalling)

Remaja SCBD dan para pengunjung Dukuh Atas kini mayoritas masih berusia belasan tahun. Uang jajan mereka tentu terbatas. Membeli kopi kekinian dan teh boba akan menguras kantung. Apalagi mereka harus pergi-pulang dari rumah mereka di daerah Citayam, Bojong Gede, dan Depok ke Dukuh Atas. Tentu saja segelas kopi seharga Rp 5 ribu racikan abang Starling tidak terlalu berat.

Abang Starling pun mudah ditemukan di daerah tersebut. Mereka menghampiri pembeli. Pilihan minumannya pun banyak. Bisa memesan minuman dingin dengan pelbagai rasa jika ingin rasa segar di siang hari, atau minuman hangat selain kopi pun tersedia. Tak heran bila remaja SCBD betah nongkrong dengan bebas di daerah Sudirman. Terlebih, ruang publik di Sudirman sekarang juga sudah bersih dan tertata.

Kehadiran remaja SCBD dan para pengunjung lain di area Dukuh Atas bikin penjualan abang Starling naik kelas alias meraup banyak pendapatan. Adi salah satu pedagang kopi Starling, mengutip laman ANTARA, merasa diuntungkan dengan keberadaan anak-anak SCBD tersebut.

"Jadi meningkat Alhamdullilah, sehari itu bisa habisin 100 gelas dan kalau hari libur itu bisa sampai 150 gelas. Itu akibat dari banyakanya anak-anak nongkrong ya," kata Adi.

Baca juga:

TikTok Tawarkan Pelatihan Gratis untuk UMKM Naik Kelas

Fenomena Citayam Fashion Week Bikin Abang Starling Naik Kelas
Fashion Bocah Naik kelas (Foto: screenshot YouTube@Anak TikTok Nich & Jiboy mlbb)

Adi berasal dari Sampang, Madura itu mengaku sangat bersyukur dengan adanya fenomena ini sehingga jualannya cepat laku, tidak seperti bulan sebelumnya. Ia menjual segelas kopi dengan harga Rp 5 ribu. Jika dihitung, biasanya beroleh Rp 500 ribu, kini jadi naik kelas menjadi Rp 750 ribu per hari.

Lain Adi, lain Toriman. Ia mengaku omzetnya meningkat dibandingkan sebelum adanya fenomena remaja SCBD di kawasan Sudirman. Toriman biasanya hanya mendapat Rp 200 ribu per hari, kini menjadi Rp 700 ribu per hari. Toriman mengaku omzet tersebut didapatkan dari hasil berjualan sejak pagi hingga pukul 21.00 WIB.

Penjual kopi lainnya, Rafli juga mengaku beroleh hal sama seperti dialami abang Starling lainnya. "Sehari bisa sampai 100 dan hari libur bisa sampai 150-an gelas," tutur Rafli.

Remaja SCBD jadi berkah buat abang Starling. Meski begitu pembeli Starling di sana tidak hanya para remaja SCBD saja tetapi juga pihak lain, seperti satpam, karyawan, tukang sapu, pengurus taman, dan lainnya.

Kehadiran remaja SCBD tersebut sempat diresahkan beberapa pihak lantaran membuat kotor kawasan Dukuh Atas, karena banyak sampah gelas plastik, bungkus makanan, puntung rokok, dan lainnya. Pihak kepolisian sampai harus menggandeng salah satu sosok penting di SCBD sekaligus konten kreator TikTok, Jasmine Latika alias Jeje, untuk turut bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan Sudirman.

Jeje turut mengingatkan para remaja di Dukuh Atas agar taat protokol kesehatan, menjaga kebersihan, dan tidak nongkrong lebih dari jam 22.00 WIB mengingat pada Minggu (10/7) dini hari ada aksi perampasan dengan korban remaja.

Jeje nan dikenal dengan kata Slebew, Bonge, Roy, Kurma, dan lainnya memang sedang menyita perhatian publik. Mereka disebut bocah SCBD karena para remaja kebanyakan asal Citayam, Bojong Gede, dan Depok tersebut mengekspresikan diri di daerah Dukuh Atas, Sudirman. (and)

Baca juga:

Tips Bikin Karaoke di Rumah Jadi Naik Kelas

#Viral #Kuliner #Fashion #Juli Warga +62 Naik Kelas
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
“Aku dan Hatiku”: Potret Dilema Cinta Anak Muda di Series Pernikahan Dini Gen Z
Lagu "Aku dan Hatiku" mengupas tuntas tentang pergolakan batin seseorang yang terjebak dalam situasi tarik-ulur perasaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
“Aku dan Hatiku”: Potret Dilema Cinta Anak Muda di Series Pernikahan Dini Gen Z
Indonesia
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Letkol Supriyanto menjelaskan secara detail spesifikasi kotak yang digunakan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Indonesia
Viral Toko Roti Tolak Pembayaran Tunai dari Seorang Lansia, YLKI Bilang Begini
YLKI juga menyoroti kelompok konsumen rentan seperti lansia, anak-anak, dan disabilitas dengan keterbatasan dalam mengakses teknologi pembayaran digital
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Viral Toko Roti Tolak Pembayaran Tunai dari Seorang Lansia, YLKI Bilang Begini
ShowBiz
Lirik Lagu “Seperti Mati Lampu” Versi Korea yang Viral di TikTok, Ternyata Dibuat dengan AI
Jagat TikTok belakangan diramaikan dengan viralnya lagu “Seperti Mati Lampu” milik King Nassar yang beredar dalam versi berbahasa Korea.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Desember 2025
Lirik Lagu “Seperti Mati Lampu” Versi Korea yang Viral di TikTok, Ternyata Dibuat dengan AI
Lifestyle
Starrducc Rilis EP Starrducc III Lewat Label Jepang, Cocok Buat Teman Nangis di Pegunungan
Secara artistik, Starrducc III menyajikan nuansa pop romantis yang dibalut lapisan gema (reverb) yang luas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Starrducc Rilis EP Starrducc III Lewat Label Jepang, Cocok Buat Teman Nangis di Pegunungan
Lifestyle
Lirik Lagu 'Senyum Pipi Congka' yang Viral di YouTube
Simak karya musik emosional terbaru di YouTube Wayapalo Production
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Lirik Lagu 'Senyum Pipi Congka' yang Viral di YouTube
Lifestyle
Makna dan Lirik Lagu 'Ya Allah Lindungi Bilqis' dari Ayu Ting Ting yang Viral
Adapun, makna lirik lagu “Ya Allah Lindungi Bilqis” tidak sekadar menghadirkan untaian doa yang sederhana
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Makna dan Lirik Lagu 'Ya Allah Lindungi Bilqis' dari Ayu Ting Ting yang Viral
Fashion
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Brand fesyen lokal UNTOLD menjadi perancang streetwear atlet Indonesia di SEA Games 2025 Thailand lewat koleksi 'Satu untuk Indonesia'.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Fashion
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
ESMOD Jakarta Creative Show 2025 menghadirkan 198 karya dengan tema 'Light and Shape'. Tampilkan inovasi, teknik, dan identitas kreatif desainer muda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
Bagikan