Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

.Feast Gelar Tur Multisemesta untuk Rayakan Satu Dekade Bermusik

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 26 Desember 2022
.Feast Gelar Tur Multisemesta untuk Rayakan Satu Dekade Bermusik

.Feast gelar tur Multisemesta. (Foto: Dok/Sun Eater)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SATU dekade sudah .Feast telah menjayakan skena musik Indonesia dengan rock kontemporer. Merayakan hal tersbut, .Feast menggelar rangkaian tur perdananya bertajuk Tur Multisemesta yang dimulai pada Januari 2023 mendatang.

“Setelah 10 tahun akhirnya salah satu cita-cita kami, memiliki tur dengan konsep showcase bisa terlaksana. Ini adalah tur perdana kami setelah bermusik kurang lebih 10 tahun,” ungkap bassis .Feast Fadli Fikriawan dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (26/12).

Baca juga:

.Feast Ceritakan Kekecewaan Masyarakat lewat Album 'Abdi Lara Insani'

Menampilkan format showcase panjang, tur Multisemesta akan menampilkan lagu-lagu dari empat earth dari lima rilisan yang pernah dirilis selama satu dekade ke belakang, sejak debut Multiverses (2017) hingga Abdi Lara Insani (2022).

Jargon #MasihMarah dipilih sebagai narasi utama tur Multisemesta, seolah merangkum garis merah narasi lagu-lagu yang tercipta di dunia fiktif Multisemesta yang selama ini mereka ciptakan.

“Tur Multisemesta menjadi awal untuk memperkenalkan identitas .Feast fase selanjutnya, menutup babak pertama setelah 10 tahun. Jadi, visual dan identitas ini akan digarap dengan nuansa yang baru dan berbeda dari sebelumnya. Namun masih dengan semangat marah-marah yang sama, jadi itu lah alasan kami membawa narasi #MasihMarah di tur ini,” lanjut Fadli.

Baca juga:

Penuh Kejutan, .Feast Rilis Video Musik 'Bintang Massa Aksi'

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh .Feast (Multi Semesta) (@ffeastt)

Penjualan tiket rencananya akan dibuka di tanggal 27 Desember 2022 jam 15.00 di platform aplikasi atau website Tiketapasaja. Harga tiket Tur Multisemesta yang penggarapannya bekerja sama dengan promotor Nada Promotama dan didukung label Sun Eater ini bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga Rp200 ribu di kota penutup, Jakarta. Setiap titik direncanakan juga akan memiliki band pembuka yang berbeda.

Tur Multisemesta rencananya dilaksanakan di 8 titik di Indonesia. Dengan jadwal dan destinasi sebagai berikut:

- 20 Januari 2023, Bandung

- 27 Januari 2023, Bali

- 29 Januari 2023, Palembang

- 11 Februari 2023, Pontianak

- 12 Februari 2023, Surabaya

- 19 Februari 2023, Makassar

- 25 Februari 2023, Semarang

- 26 Februari 2023, Jakarta

Rencananya setiap penampilan akan berjalan kurang lebih 120 meniit untuk set .Feast sendiri, di luar band pembuka. "Jadi kurang lebih satu setlist akan terisi 18-22 lagu yang rotasinya akan berbeda di setiap titik tur. Ini adalah kali pertama kami membawakan sebuah konser dengan format panjang dan membawakan hampir seluruh lagu dari katalog yang kami punya,” tutup Fadli. (Far)

Baca juga:

Rayakan 5 Tahun Album 'Multiverses', .Feast Ajak Kolaborasi 5 Kelompok Musisi

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan