.Feast Gandeng Sutradara Fluxcup dalam Video Musik Jenaka 'Politrik'
Feast rilis video musik terbaru. (Foto: Dok/Sun Eater)
MerahPutih.com - Berjarak satu minggu setelah perilisan single 'Politrik', grup musik .Feast kembali menembakkan amunisi terbaru berupa video musik dari single terbarunya itu yang dipenuhi nuansa kritik serta menimbulkan gelak tawa.
Kali ini, .Feast mengangkat aspek l 'komedi' dalam kritik-kritik terhadap industri, politiknya, dan bahkan diri mereka sendiri dalam visualisasi video klip, yang turut menghadirkan sosok komedian ternama Ananta Rispo dan Hifdzi Koir. Mereka menggandeng Fluxcup sebagai sutradara video klip.
“Kritik yang dibuat .Feast ini sepertinya kritik untuk mereka sendiri, lebih introspeksi dan ‘self-reflective’ karena .Feast ngomongin dapur dan formula yang mereka gunakan dalam strategi distribusi mereka. Akhirnya saya punya gagasan untuk "membongkar" dapur industri label yang menaungi .Feast dengan teknik pengambilan gambar amatir," ujar Fluxcup dalam keterangan yang diterima MerahPutih.com, Jumat (14/6).
Baca juga:
Dalam video musik tersebut, Fluxcup memperlihatkan kacaunya dan keriuhan dapur rekaman, dengan coba membongkar realita dapur rekaman dalam proses .Feast meluncurkan karyanya.
"Di mana banyak band penyanyi yang nggak terlalu bagus-bagus amat kualitasnya, namun diselamatkan oleh kerja keras seorang sound engineer. Alhasil, yang anda dengarkan adalah hasil akhir dari proses yang penuh intrik,” ungkapnya,
'Politrik' sendiri merupakan Lagu agresif dan anthemic ini merupakan tembang kedua dari album ketiga bertajuk Membangun & Menghancurkan yang akan diedarkan pada Agustus 2024. (Far)
Bagikan
Berita Terkait
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
Dul Jaelani Kembali dengan Lagu Emosional 'Sebenarnya, Selamanya…', Simak Lirik Lengkapnya
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap
Billkiss Tutup Album Perdana dengan Lagu Pop Ceria 'Maunya Kamu'
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Daniel Dyonisius dan Varnasvara Rilis 'Wanita', Lagu Kontemplatif tentang Kekerasan dan Trauma Perempuan