Kesehatan

Manfaat Menakjubkan Air Kelapa

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 21 Agustus 2021
Manfaat Menakjubkan Air Kelapa

Air Kelapa memiliki sejumlah manfaat penting (Foto: pixabay/moho1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, membuat setiap orang melakukan segala upaya untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Hal itu dilakukan demi mencegah tubuh terpapar Virus COVID-19.

Menurut Dr. Jenna Macciochi, ahli imunologi dan penulis Immunity: The Science of Staying Well menulsi, bahwa sistem kekebalan tubuh kita merupakan garis pertahanan pertama dalam melawan infeksi dan penyakit.

Baca Juga:

Kiat-Kiat Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Divaksin

"Meski secara ilmiah tidak ada cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh, ada perubahan gaya hidup tertentu yang bisa kamu terapkan untuk menjaga keseimbangan sistem kekebalan tubuh, yang dapat merespons infeksi dengan tepat dan menyembuhkan serta memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi dalam prosesnya," jelas Dr. Jenna Macciochi, pada siaran pers yang diterima merahputih.com.

air kelapa memiliki sejumlah kandungan nutrisi penting(Foto: pixabay/gadini)

Adapun salah satu alternatif gaya hidup yang disukai masyarakat di masa pandemi ini, yaitu mengonsumsi air kelapa. Sebagai minuman yang sudah dikonsumsi sejak dahulu kala di Indonesia, air kelapa memiliki cita rasa yang enak, menyegarkan dan mempunyai banyak khasiat.

Selain itu, air kelapa pun memiliki sejumlah kandungan nutrisi penting, termasuk mineral yang seringkali tidak cukup dikonsumsi kebanyakan orang.

Mengenai khasiat air kelapa, pakar farmakologi dari Universitas Indonesia dr. Purwantyastuti menjelaskan, bahwa khasiat utama air kelapa yakni mengatasi dehidrasi atau kekurangan cairan di dalam tubuh.

Menurut dr. Purwantyastuti, tubuh yang kekurangan cairan dengan sendirinya menjadi tidak sehat. kekurangan cairan otomatis akan menimbulkan masalah pada reaksi-reaksi kimia di semua sistem tubuh, termasuk sistem imun.

"Rasanya yang lezat dan menyegarkan, membuat air kelapa mudah diminum orang yang sedang sakit, otomatis cairan tubuhnya kembali dan mendorong pemulihannya. Hal ini mungkin yang menyebabkan orang menghubungkan air kelapa dengan kekebalan tubuh," jelas dr. Tuti.

Di dalam tubuh, air kelapa serta cairan tubuh lainnya menjadi bagian dari darah, yang berfungsi membawa oksigen ke sel-sel tubuh, yang diperlukan sistem kekebalan serta sistem-sistem lainnya di dalam tubuh agar berfungsi dengan baik.

Kemudian, cairan yang cukup di dalam tubuh pun diperlukan, agar sistem dalam tubuh bisa bekerja dengan baik dalam menghilangkan racun dari tubuh. Karena itu, minum lebih banyak dapat membantu mencegah racun yang menumpuk dan berdampak negatif pada sistem tubuh termasuk sistem imun.

Bila kamu mengalami dehidrasi, seluruh sistem tubuhmu akan terganggu. Karena itu, konsumsi cairan yang cukup dan tepat, termasuk air kelapa. Jangan lupa juga untuk menjaga asupan nutrisi dan tidur yang cukup, karena berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Baca Juga:

Kenali Pengaruh Pola Makan untuk Jaga Kesehatan Kulit

Dokter Purwantyastuti juga memaparkan, bahwa air kelapa juga banyak dipraktikan pada pengobatan tradisional. Pada beberapa tempat di Indonesia, ada kepercayaan untuk minum air kelapa saat diare. Praktik tersebut bisa tepat apabila tujuannya mengganti cairan yang hilang.

Kemudian, ada juga yang mengonsumsinya saat demam. Menurut dr. Tuti, salah satu cara menurunkan demam yakni rehidrasi atau mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

Karena, jangan sampai orang demam berada dalam kondisi dehidrasi, hal itu lantaran dehidrasi bisa memperparah demam. Jadi, berdasarkan local wisdom, ternyata air kelapa digunakan manfaatnya untuk mengatasi dehidrasi.

Perihal fungsinya, air kelapa merupakan minuman yang baik untuk memulihkan hidrasi dan mengisi kembali elektrolit yang hilang selama berolahraga.

Air Kelapa mengandung mineral penting (Foto: pixabay/ogutier)

Sedikit informasi, elektrolit merupakan mineral yang memainkan beberapa peran penting dalam tubuh, termasuk menjaga keseimbangan cairan yang tepat.

Sejumlah elektrolit yang penting yakni kalium, magnesium, natrium hingga kalsium yang semuanya ada di kandungan air kelapa. Karena memiliki banyak kandungan positif, sejumlah penelitian menemukan, bahwa air kelapa mungkin lebih bermanfaat dibanding minuman berenergi, untuk mendapatkan cairan kembali paska berolahraga.

Tak sampai disitu, selain manis dan menghidrasi secara alami, air kelapa juga bisa melengkapi asupan sejumlah nutrisi penting, seperti mineral yang kerap kali tidak dikonsumsi dalam kadar yang cukup. Karena lima persen dari kandungan air kelapa, merupakan sumber alami dari beberapa mineral penting.

Pada setiap kelapa, isi airnya tidak sama antara satu kelapa dengan yang lainnya, tapi rata-rata isinya bisa diperkirakan sekitar 100 cc.

Pada setiap gelas dengan isi air kelapa 200 cc, mengandung karbohidrat sekitar 7.5 gram/gelas, sedikit protein yaitu sekitar 1.5 - 2 gram/gelas dan sedikit lemak hanya 0.5 gram/gelas. Jumlah kandungan energinya 20-30 Kcal/100 cc atau 40-60 Kcal/gelas.

Untuk minum air kelapa sendiri tidak ada cara meminum khusus, tapi perlu diingat, meski berfungsi mengatasi dehidrasi, sebaiknya jangan sampai air kelapa digunakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan air dalam sehari (8-10 gelas).

Bila diminum setiap hari, sebaiknya dibatasi secukupnya saja. Seperti 1-2 gelas, karena kandungan kalium bisa menjadi masalah bila total Kalium di dalam tubuh kadarnya terlalu tinggi. Karena zat tersebut bisa juga didapat dari makanan. Bila kalium terlalu tinggi, bisa menggangu fungsi jantung. Karena itu, sebaiknya kamu tidak meminum air kelapa secara berlebihan. (Ryn)

Baca Juga:

Mengenal 'Zoom Fatigue' dan Bahayanya bagi Kesehatan Mental

#Kesehatan #Manfaat Air Kelapa #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan