Fahri: Pergantian Setnov Sebagai Ketua DPR Tidak Bisa Melalui Jalan Pintas
Fahri Hamzah menyatakan tidak akan mundur dan bakal ambil jalur hukum terhadap petinggi PKS (Foto: fahrihamzah.com)
MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut penggantian posisi Ketua DPR tidak semudah yang dibayangkan publik pada umumnya.
Ada mekanisme dan prosedur yang harus dilalui DPR sebagaimana diatur UU, sehingga tidak ada alasan mengambil jalan pintas untuk mengganti posisi Ketua DPR.
"Tidak bisa ambil jalan pintas, semuanya harus sesuai prosedur, saya kira itu," kata Fahri saat ditemui di Gedung DPR, Rabu (22/11).
Dalam konteks SN, Politisi PKS ini menuturkan proses penggantian posisi harus melalui paripurna.
"Nanti misalnya sudah terdakwa, status ini diminta konfirmasi kepada penegak hukum secara resmi dan penegak hukum bersurat kepada MKD dan MKD mengadakan rapat untuk mengajukan usulan di paripurna karena status terdakwa maka dia diberhentikan dan diganti mekanismenya di paripurna," terang dia.
Terkait adanya rencana rapat Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bersama seluruh pimpinan fraksi DPR untuk menentukan nasib Novanto, Fahri mengatakan itu hak MKD, karena MKD lembaga independen dan tidak bisa diintervensi.
"Tetap saja pergantian ketua DPR itu dilakukan di paripurna," tutup Fahri. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Refleksi Akhir Tahun 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Angkat Titiek Soeharto Jadi Ketua DPR RI untuk Basmi Koruptor dan Mafia
Bebas Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN, Kuasa Hukum ARUKKI dan LP3HI: Masih Terlibat Kasus TPPU
Puan Maharani Tegaskan DPR Harus Jawab Kritik Rakyat dengan Kerja Nyata
Apresiasi Pidato Presiden Prabowo di PBB, Ketua DPR: Bentuk Penghormatan Besar Bagi Indonesia
Banjir Bali Ancam Citra Indonesia, DPR: Pemerintah Harus Hadir Nyata di Lapangan
Puan Maharani Kumpulkan Pimpinan Fraksi Partai, Bahas Transformasi DPR
Puan Minta Insiden Driver Ojol Tewas ‘Dilindas’ Rantis Diusut hingga Tuntas
Skandal Nakes di Sukabumi, Puan Maharani Tegaskan Dunia Kesehatan Tak Boleh Ternodai Narkoba