Teknologi

Facebook Digelari Perusahaan Terburuk 2021

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 Desember 2021
Facebook Digelari Perusahaan Terburuk 2021

Facebook jadi perusahaan terburuk 2021. (Unsplash Dima Solomin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH survei yang dilakukan Yahoo Finance telah menetapkan Facebook/Meta sebagai perusahaan terburuk pada 2021. Facebook mengalami tahun yang buruk dalam segala hal. Semua itu berkat pengungkapan yang dilakukan Frances Haugen selaku ilmuwan data yang menjabat manajer produk di perusahaan tersebut. Sejak pengungkapan Haugen, banyak hal negatif tentang perusahaan, termasuk Facebook, terbuka. Hal itu meliputi tampilan konten kekerasan dan eksplisit kepada pengguna yang tidak paham teknologi dan kebohongan tentang menargetkan iklan kepada remaja.

Untuk menghindari pengawasan media dan mengubah cerita publik, perusahaan mengubah nama dari Facebook menjadi Meta. Namun, sepertinya hal tersebut masih tidak membantu membersihkan citra Facebook. Perusahaan juga menghadapi pertempuran antitrust di dalam maupun luar negeri. FTC bahkan telah mengajukan gugatan pada awal 2021 untuk membubarkan raksasa media sosial tersebut karena telah menyalahgunakan monopoli atas layanan jejaring sosial pribadi di Amerika Serikat. Meta juga baru-baru ini digugat Rusia, karena tidak menghapus konten yang dianggap ilegal oleh Moskow.

BACA JUGA:

Ada Perusahaan Lain Punya Merek Dagang Meta, Mark Zuckerberg Diminta Bayar Rp287 Miliar

Setiap tahun, Yahoo membuat segmen Perusahaan Tahun Ini yang berdasarkan kinerja pasar dan pencapaian pada tahun tersebut. Microsoft telah memenangi penghargaan pada 2021, karena belakangan ini kinerja harga saham perusahaan tersebut sangat luar biasa. Kapitalisasi pasar Microsoft mencapai Rp 667 triliun pada Juni lalu.

facebook
Meta telah digugat Rusia karena tidak menghapus konten yang dianggap ilegal oleh Moskow. (Unsplash Dima Solomin)

Yahoo Finance juga memilih Perusahaan Terburuk Tahun Ini melalui jajak pendapat daring. Pada tahun ini, banyak responden yang memilih Meta (sebelumnya bernama Facebook) sebagai perusahaan yang secara umum tidak mereka sukai. Survei tersebut telah diunggah di Yahoo Finance pada 4 dan 5 Desember, dengan ratusan orang yang memilih untuk perusahaan terburuk pada tahun ini.

Hal yang menarik dalam survei Yahoo Finance tersebut ialah Facebook telah menerima kebencian dari kedua sisi spektrum politik. Sementara itu, orang-orang di sebelah kanan merasa bahwa situs itu menyensor suara mereka, sedangkan orang-orang di sebelah kiri percaya bahwa platform tersebut berkontribusi pada informasi palsu dan kebencian masyarakat.

facebook
Microsoft memenangi penghargaan pada 2021 dan kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 667 triliun pada Juni. (Unsplash Jeremy Bezanger)

Selain itu, banyak juga yang kesal karena perusahaan mengabaikan masalah kesehatan mental pada anak-anak dan remaja, terutama terkait dengan masalah citra tubuh gadis-gadis muda di Instagram.(frs)

#Kaleidoskop 2021 #Bisnis #Facebook
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Bagikan