Teknologi

Facebook dan Instagram Hapus Penargetan Iklan untuk Hal Sensitif

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 12 November 2021
Facebook dan Instagram Hapus Penargetan Iklan untuk Hal Sensitif

Meta umumkan penghilangan penargetan iklan berdasarkan jenis kelamin, lokasi, dan usia. (The Verge)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

META, nama baru perusahaan induk yang membawahkan Facebook dan Instagram, mengumumkan kebijakan baru terkait dengan hal-hal yang 'sensitif'. Dalam tulisan blog Meta for Business, perusahaan menyatakan akan memblokir pengiklan yang menggunakan opsi target yang menunjukkan keterlibatan di daerah ‘sensitif’. Itu termasuk ras atau etnis, pandangan agama, kepercayaan politik, orientasi seksual, dan kesehatan.

"Kami telah mendengar dari para ahli bahwa opsi penargetan semacam itu dapat memiliki pengalaman negatif bagi orang-orang dalam kelompok yang kurang terwakili," kata Wakil Presiden Pemasaran dan Pengiklanan Meta Graham Mudd.

BACA JUGA:

Ganti Nama Jadi Meta, ini Alasan Facebook

Meta menekankan opsi penargetan terperinci tidak benar-benar didasarkan pada karakteristik fisik atau preferensi pribadi. Sebaliknya, Meta menjadi menarik bagi pengiklan yang mendasarkan penargetan berdasarkan aktivitas pengguna. Namun, penargetan terperinci dengan hal-hal sensitif bisa berbahaya. Iklan semacam itu dapat menyebabkan diskriminasi, peningkatan kecanduan, efek perilaku negatif, dan bahkan tekanan psikologis.

Meta
Meta menghindari penargetan iklan atas dasar hal-hal yang snsitif. (foto Unsplash ROBIN WORRAL)

Meta berencana menekan tombol 'delete' dengan banyak opsi penargetan terperinci yang 'sensitif'. Namun, dalam beberapa kasus, Facebook harus menghapus kategori kontroversial di masa lalu. Sebelumnya, pengiklan bisa menargetkan iklan untuk kategori anti-Semitik dan pseudoscience. Bisnis juga dapat menargetkan iklan rumah, kantor, dan kredit dengan 'keterkaitan multikultural' yang bisa mengecualikan ras tertentu. Namun, setelah skandal Cambridge Analytica 2018, Facebook berhenti menargetkan iklan dengan data pihak ketiga, yang menjual data seperti riwayat pembelian kepada pengiklan.

Alasan perubahan baru-baru ini mungkin untuk melindungi kesehatan mental. Namun, gambaran besarnya ialah bahwa Meta mungkin sedang mempersiapkan hasil dari upaya Uni Eropa untuk membuat undang-undang larangan iklan berbasis pelacakan. Sistem iklan global Meta tidak dapat secara efektif menyaring area tertentu, sehingga harus mematikan kelompok target rinci di seluruh dunia.

instagram
Kebijakan baru ini berlaku pada platform Facebook, Instagram, dan Messenger pada Januari 2022. (foto: Unsplash Brett Jordan)

Pada kuartal ketiga 2021, total pendapatan iklan Facebook sebesar Rp401,8 triliun. Hal tersebut menjelaskan mengapa keputusan itu 'sulit' untuk dibuat. Perubahan itu akan berlaku di Facebook, Instagram, dan Messenger pada 19 Januari 2022. Namun, itu tidak mencegah Meta menargetkan kamu berdasarkan usia, jenis kelamin, atau lokasi. Kebijakan itu hanya dapat mencegah kamu menargetkan grup aneh berdasarkan afinitas kepribadian daringmu.(frs)

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Apple memperkenalkan MacBook Pro terbaru dengan layar sentuh OLED tandem, chip M5 Pro dan M5 Max, Dynamic Island, serta baterai hingga 24 jam.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Tekno
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
iPhone Air 2 kini siap berbenah. HP itu akan membawa dua kamera hingga baterai lebih besar.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
MacBook Pro dengan PROLED XDR Display, laptop pertama Apple yang dilengkapi layar sensitif sentuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
Tekno
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Penyebab layar iPhone Duo yang retak kini mulai terungkap. Ada komponen engsel yang kemungkinan jadi biangnya.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Tekno
Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Sejak menerima Galaxy S26 Ultra setelah kemunduran pada putaran pertama pemilihan presiden Brasil, ia beralih menggunakan WhatsApp untuk kampanye daring.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
 Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Tekno
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Redmi K100 akhirnya resmi meluncur dengan baterai 10.000mAh. Berikut ini spesifikasi beserta harga lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Tekno
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Pemasok engsel iPhone Duo, FineMTEC, siap menempuh jalur hukum soal kerusakan layar HP lipat tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Tekno
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Apple menanggapi soal layar iPhone Duo yang retak. Pengguna bisa menggantinya dengan unit baru.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Tekno
Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Apple sigap menyatakan akan mengganti ponsel iPhone Duo yang mengalami masalah pada layarnya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
 Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Bagikan