Empat Daerah di Riau Dilanda Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Januari 2025
Empat Daerah di Riau Dilanda Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Kondisi banjri di salah satu desa di Kabupaten Kampar. ANTARA/HO-Humas Polres Kampar.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir melanda Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru. Banjir ini akibat curah hujan tinggi melanda provinsi itu dalam beberapa hari terakhir.

"Curah hujan tinggi mengakibatkan air Sungai Siak meluap dan Kelurahan Bambu Kuning di Tenayan Raya banjir," kata Edy di Pekanbaru, Rabu (15/1).

Cuaca di Riau pada Rabu 15 Januari 2025 didominasi oleh kondisi berawan dan hujan dengan intensitas ringan dan sedang pada sore hingga malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Riau M Edy Afrizal mengatakan, daerah menjadi langganan banjir di Kota Pekanbaru juga terjadi di Panam, HR Subrantas, Jalan Arifin Ahmad, depan kampus UIR, Jalan Riau, yang terdekat dari Sungai Sibam dan Rumbai.

Baca juga:

Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob hingga 17 Januari

Banjir yang terjadi di Kabupaten Kampar melanda empat desa yakni di Kecamatan Kampar Kiri Hulu antara lain di Desa Gema, Desa Kuntu, Desa Teluk Paman Timur, dan Desa Sungai Paku

Ketigian banjir mulai 30 sampai 100 cm. Tercatat ratusan rumah warga terdampak banjir di Kampar Kiri Hulu, kemudian merendam sekolah Taman Main Anak (TMA). Banjir disebabkan meluapnya Sungai Subayang.

Sementara, Banjir melanda Siak merendam Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Membuka dan 300 KK se-ribuan jiwa terdampak banjir. Di Kabupaten Kuantan Singingi banjir melanda dua kecamatan yakni Logas Tanah Darat (LTD) dan Singingi Hilir.

Banjir di Kuansing terjadi di dua kecamatan yakni Logas Tanah Darat (LTD) sebanyak empat desa dilanda banjir yakni Desa Rambahan, Desa Logas, Desa Ditinggal, dan Desa Lubuk Kebun.

"Masyarakat perlu waspada potensi hujan dengan intensitas sedang dan lebat disertai petir dengan angin kencang di wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri Hulu, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Kota Pekanbaru pada siang dan malam hari," kata Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Elisa Josepha dikutip Antara.

#Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Bagikan