Elon Musk Bagi-bagi Uang Rp 15 Miliar ke Pendukung Trump

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 21 Oktober 2024
Elon Musk Bagi-bagi Uang Rp 15 Miliar ke Pendukung Trump

Elon Musk beri perhatian pada masalah fertilitas. (Foto: Instagram/@elonrmuskk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - CEO Tesla Elon Musk memperlihatkan keseriusannya untuk memenangkan Donald Trump di Pemilu AS. Ia memberikan cek senila USD 1 juta atau Rp 15,5 miliar kepada seorang hadirin dalam acara kampanye Donald Trump di Pennsylvania, Amerika Serikat, Sabtu pekan lalu.

Dilansir The Verge, Senin (21/10), Musk bertekad untuk tetap memberikan cek serupa secara acak kepada warga lainnya di lain kesempatan hingga Pemilu AS dimulai, yakni pada 5 November. Namun, tindakan tersebut dapat melanggar hukum Pemilu AS.

Hanya orang-orang yang telah menandatangani petisi dari PAC Amerika milik Musk yang memenuhi syarat untuk tawaran berhadiah tersebut. Dan hanya pemilih terdaftar yang memenuhi syarat untuk menandatangani petisi tersebut.

Menurut ketentuannya, Musk akan memberikan USD 1 juta kepada seseorang yang tinggal di negara bagian belum jelas pilihannya seperti Georgia, Nevada, atau Arizona.

Baca juga:

CEO Tesla, Elon Musk Sukses Kenalkan Kendaraan Masa Depan Robotaxi dan Robovan

"Melanggar hukum federal untuk memaksa siapa pun untuk memilih atau mendaftar untuk memilih dan hadiah Musk sebesar USD 1 juta jelas ilegal," tulis profesor ilmu politik UCLA Rick Hasen dalam Election Law Blog miliknya.

Ia mengutip undang-undang 52 USC 10307 (c), yang menyatakan bahwa siapa pun yang membayar atau menawarkan untuk membayar atau menerima pembayaran baik untuk pendaftaran untuk memilih atau untuk memilih berpotensi menghadapi denda USD 10.000 atau lima tahun penjara.

Ada juga aspek lain yang meragukan secara hukum dari janji tersebut, termasuk bonus untuk penanda tangan dan untuk membuat orang lain menandatanganinya.

Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro mengatakan di acara Meet the Press pada Senin pagi ini bahwa tawaran Musk tersebut sangat memprihatinkan. Ia tidak menyebutnya ilegal, dengan menyatakan bahwa ia bukan lagi Jaksa Agung negara bagian. Akan tetapi, ia mengatakan bahwa taktik tersebut adalah sesuatu yang dapat dicermati oleh penegak hukum. (ikh)

#Elon Musk
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Kebijakan ini muncul setelah kekhawatiran luas atas deepfake AI yang diseksualisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Tekno
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Keputusan xAI untuk menciptakan dan menyediakan tempat bagi predator untuk menyebarkan deepfake eksplisit, termasuk gambar anak-anak yang ditelanjangi secara digital, adalah tindakan keji
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Indonesia
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Penggunaan Grok untuk memproduksi konten seksual eksplisit merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan daring.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Indonesia
Gratiskan Layanan Internet Starlink untuk Korban Bencana Sumatra, Elon Musk: Tak Pantas Kami Ambil Untung
Starlink menyediakan layanan internet gratis bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra hingga Desember 2025, kerja sama dengan pemerintah Indonesia dan BNPB.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 30 November 2025
Gratiskan Layanan Internet Starlink untuk Korban Bencana Sumatra, Elon Musk: Tak Pantas Kami Ambil Untung
Dunia
Elon Musk Luncurkan Pesaing Wikipedia, Namanya Grokipedia Semua Kontennya Ditulis AI
Hadir sebagai pesaing langsung Wikipedia, Musk menegaskan Grokipedia diklaim menyajikan informasi murni dan bebas propaganda yang seluruhnya ditulis AI.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Oktober 2025
Elon Musk Luncurkan Pesaing Wikipedia, Namanya Grokipedia Semua Kontennya Ditulis AI
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Elon Musk Prediksi Manusia Mulai Punah Tahun 2026
Orang terkaya di dunia, Elon Musk, disebut-sebut memprediksi manusia akan mulai punah pada 2026. Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Elon Musk Prediksi Manusia Mulai Punah Tahun 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Elon Musk Luncurkan Tesla Pi Phone, Gratis Internet Seumur Hidup
Tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim Tesla merilis ponsel Pi Phone.
Dwi Astarini - Minggu, 12 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Elon Musk Luncurkan Tesla Pi Phone, Gratis Internet Seumur Hidup
Fun
Starlink Alami Gangguan Mendadak, Ini Update Terbarunya
Layanan internet satelit milik Elon Musk, Starlink, mengalami gangguan koneksi Senin (15/9/2025), menyebabkan puluhan ribu pengguna tidak bisa mengakses jaringan
ImanK - Senin, 15 September 2025
Starlink Alami Gangguan Mendadak, Ini Update Terbarunya
Dunia
Korban Kekerasan Seksual Anak Minta Elon Musk Hapus Tautan ke Gambarnya, Pihak Penjual Terdeteksi Berlokasi di Jakarta
X mengatakan pihaknya tak menoleransi materi pelecehan seksual anak dan menegaskan bahwa pemberantasan pelaku eksploitasi anak tetap menjadi prioritas utama.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Agustus 2025
Korban Kekerasan Seksual Anak Minta Elon Musk Hapus Tautan ke Gambarnya, Pihak Penjual Terdeteksi Berlokasi di Jakarta
Fun
Grok AI Sebut Trump 'Penjahat Paling Terkenal' di Washington, Terjerat 34 Kasus Pidana
Grok chatbot AI besutan xAI milik Elon Musk menyebut Donald Trump sebagai penjahat paling terkenal di Washington, D.C.
ImanK - Selasa, 12 Agustus 2025
Grok AI Sebut Trump 'Penjahat Paling Terkenal' di Washington, Terjerat 34 Kasus Pidana
Bagikan