Elektabilitas Tinggal 8,4 Persen, Kader Golkar Meradang

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Sabtu, 20 Desember 2014
Elektabilitas Tinggal 8,4 Persen, Kader Golkar Meradang

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Elektabilitas Partai Golkar yang merosot tajam, yaitu 8,4 persen membuat elit dan kader muda partai berlambang pohon beringin itu meradang. Politisi Golkar, Poempida Hidayatulloh mengatakan elektabilitas 8,4 persen sebagaimana hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merupakan posisi terendah dalam sejarah perjalanan politik Golkar.

"Hal ini jelas menunjukkan kepercayaan publik terhadap Golkar kian menurun. Secara logika politik pun pada dasarnya masyarakat tidak akan bersimpati pada Partai yang konflik, apalagi terjadi dualisme. Artinya dukungan masyarakat yang tinggal 8,4 persen pun bisa jadi akan terbagi dua oleh dualisme yang ada," kata Poempida kepada Merahputih.com, Sabtu (20/12).

Poempida juga mengkorelasikan penurunan elektabilitas Golkar itu dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada pertengahan 2015 mendatang. Sekiranya, pada bulan April mendatang semua calon-calon kepala daerah sudah harus terdaftar di KPU. Maka dengan begitu, dualisme kepemimpinan di Partai Golkar ini akan berimbas pada dualisme pencalonan kepala daerah.

"KPU bisa jadi kemudian membatalkan pencalonan tersebut sehingga Partai Golkar berpotensi tidak memiliki calon di Pemilukada mendatang," katanya.

Bukan hanya soal dualisme pencalonan, dualisme kepengurusan Golkar ini juga akan menyebabkan dualisme kepengurusan di daerah daerah yang akan membuat persoalan politik di daerah akan makin menajam. Terutama pada basis perhelatan di DPRD.

"Aksi pecat memecat dan tuntut menuntut yang tidak akan ada habisnya sudah pasti akan terjadi. Ini akan menjadi suatu pemandangan/berita yang tidak enak dilihat/didengar, kecuali oleh orang-orang yang mendapatkan keuntungan dari proses kehancuran ini," katanya.

"Sekali lagi sebagai kader muda yang
berharap eksistensi Golkar tetap ada untuk puluhan tahun mendatang, saya berharap agar Dualisme Partai Golkar ini segera disudahi dengan rekonsiliasi. Saya yakin bahwa kebesaran hati dari Para elit Golkar ini masih ada dan ini yang akan menjadi bibit penyelamat Partai Golkar ke depan," tutup Poempida.

#Indonesia #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Olahraga
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mencetak sejarah sebagai wakil Indonesia pertama yang juara Taipei Open 2026. Mereka menundukkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai dua gim langsung.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Berita Foto
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji mendampingi Atlet Woodball Indonesia raih juara umum World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Berita Foto
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Aksi pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada laga melawan Kamboja dalam ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Indonesia
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia naik ke posisi 32 QS World Future Skills Index 2027, unggul atas Malaysia di kesiapan pasar kerja. Namun, kualitas lulusan perguruan tinggi masih jadi tantangan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Bagikan