Elektabilitas Prabowo Anjlok, Suara Berpotensi Pindah ke Anies

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 15 Juli 2022
Elektabilitas Prabowo Anjlok, Suara Berpotensi Pindah ke Anies

Menhan Prabowo Subianto di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (15/7). ANTARA/Syaiful Hakim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Survei Nasional Indopol menyampaikan hasil elektabilitas tiga calon presiden (capres) yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Dari survei tersebut tercatat elektabilitas Prabowo mengalami penurunan. Sedangkan, Ganjar naik menjadi 17,89 persen dan Anies melejit 16,42 persen.

Baca Juga

Sebaran Elektabilitas Ganjar, Anies dan Prabowo di Pulau Jawa Versi Charta Politika

"Jika dibandingkan dari Januari 2022, elektabilitas Prabowo turun 6,91 persen dari semula 15,85 persen menjadi 8,94 persen," ujar Direktur Eksekutif Indopol Survey and Consulting Ratno Sulistiyanto, Jumat (15/7).

Ratno menuturkan, analisis pertama terkait defisit elektabilitas Prabowo adalah performa dan kinerjanya selaku Menteri dalam kabinet Jokowi tidak dapat menjadi terobosan baginya untuk menampilkan prestasinya kepada publik.

Ratno menyebut, kinerja menteri lebih banyak menjadi benefit sang presiden ketimbang bagi dirinya sendiri. Di sisi lain, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan selaku kepala daerah justru memiliki “ruang” yang lebih beragam dan lebih merdeka daripada seorang menteri.

“Sehingga Ganjar dan Prabowo leluasa menampilkan jurusnya, sedangkan Prabowo tidak,” kata dia.

Baca Juga

Gerindra Deklarasi Prabowo Capres 2024 Akhir Juli

Ratno mengungkap analisis kedua terkait defisit elektabilitas Prabowo juga dapat dikaitkan dengan kalahnya Ketum Partai Gerindra itu terhadap Anies Baswedan. Hasil survei menunjukkan merosotnya Prabowo diimbangi dengan naiknya Anies.

"Sesuatu yang dapat dinalar dengan baik mengingat keduanya bersaing memperebutkan pasar konstituen yang sama, yakni mereka yang tidak puasmenjurus antipatikepada Jokowi. Sementara Prabowo tidak bisa berjarak dari sang Presiden sehingga kepercayaan eks pendukungnyan makin tergerus. Anies sebaliknya,” kata dia menjelaskan.

Menurut Ratno, suara eks pendukung Prabowo mengalir perlahan ke Anies Baswedan. Lalu, ada analisis dan figur lain yang mulai menyeruak ke papan utama, yakni Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

"Pada survey Indopol November 2021 dan Januari 2022, posisi Ridwan Kamil masih di angka 4,1-4,9 persen Top of Mind,” kata dia.

Survei Indopol ini dilakukan pada 24 Juni-1 Juli 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 1.230 responden per provinsi dan margin of error +/- 2,8 persen.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)

Baca Juga

Survei Pilpres CiGMark: Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul Tipis dari Prabowo

#Survei #Hasil Survei #Pilpres #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Indonesia
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Hasil survei yang terbukti sesuai dengan kondisi sebenarnya bisa menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Ia menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, segera menyampaikan surat pengunduran diri
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Bagikan