Eksis di Medsos Gegara Tawuran Manggarai, Bos Gengster Zwembath Diciduk Polisi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2020
Eksis di Medsos Gegara Tawuran Manggarai, Bos Gengster Zwembath Diciduk Polisi

ilustrasi tawuran warga (AntaraNews/Diasty Surjanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi menangkap Luthfi alias Upy, otak tawuran di kawasan Manggarai. Luthfi merupakan Ketua geng Zwembath yang selama ini kerap melakukan tawuran melalui ajakan di media sosial dan memanfaatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Thariq mengatakan Lutfhi diciduk, Selasa (5/6) sore. Luthfi merupakan pembacokan warga Menteng saat tawuran yang terjadi di Manggarai. Aksinya direkam di akun media sosial.

"Iya betul. Kami tangkap satu orang" kata Guntur kepada Merahputih.com, Rabu (6/5).

Baca Juga:

DPRD Minta Polisi dan Pemprov DKI Selidiki Dalang Tawuran di Pasar Rumput

Geng Zwembath kerap memposting aksi tawuran dan teror di jalan raya dengan menggunakan senjata tajam. Mereka bahkan kerap merusak fasilitas publik.

Setelah itu, aksi tawuran kemudian diposting di akun Instagram Zwembath oficial. "Salah satu pelaku ini kami kenakan pidana pengerusakan Puskesmas di kawasan Tambak," terang Guntur.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima menyebut, Luthfi juga menjadi pelaku penyerangan di puskesmas kecamatan Menteng.

"Dia melakukan aksinya sudah lama. Namun dia sering melakukan tawuran disertai kekerasan secara berulang," terang Gozali.

Luthfi merupakan Ketua geng Zwembath yang selama ini kerap melakukan tawuran melalui ajakan di media sosial dan memanfaatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) (Ist)

Dia akhirnya diciduk karena 'eksis' akun tersebut dengan cara melakukan aksi kekerasan. Sehingga data dirinya mudah dilacak polisi. "Kami tangkap berdasarkan penelusuran di media sosial," jelas Gozali.

Akibat perbuatannya, Lutfhi dijerat pasal 335 Ayat 1 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. "Kami masih memburu pelaku lainnya yang buron;" jelas Gozali.

Luthfi sendiri meminta temannya yang masih buron untuk berhenti tawuran. Seperti Fitra, Agung, Febi, Rian, Damar, RioAdi, Hendrawan, Rizky dan Wisnu. "Tolong hentikan aksi tawuran. Jangan lagi kalian menyebar videonya," jelas Luthfi yang mengenakan baju tahanan berwarna merah ini.

Ia sendiri merasa menyesal telah melakukan tawuran. "Kalau kalian melakukan aksi tawuran kalian akan menyesal. Identitas kalian sudah diketahui dan bakal dijemput polisi," kata Luthfi.

Baca Juga:

Halte TransJakarta Rusak Akibat Tawuran Warga

Penangkapan pelaku ini merupakan rentetan aksi tawuran pada 21 April lalu di perlintasan kereta stasiun Manggarai. Polisi sudah menangkap lima orang pelaku yang merupakan warga Manggarai dan Menteng. Pelaku juga anggota geng Zwembath.

Mereka dikenakan pasal 503 KUHP tentang berbuat keonaran pada malam hari. Namun, mereka sudah dilepas karena ancamannya pidananya hanya tiga hari. (Knu)

#Tawuran #Tawuran Pemuda #Kopi Manggarai #Stasiun Manggarai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
LRT Manggarai Siap Beroperasi Hubungkan KRL Hingga Kereta Bandara, Pemkot Jaksel Garansi Trotoar dan Fasilitas Publik Bebas Kumuh
Syafrin Liputo memimpin langsung monitoring lapangan guna memastikan kenyamanan, keamanan, serta optimalisasi pelayanan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
LRT Manggarai Siap Beroperasi Hubungkan KRL Hingga Kereta Bandara, Pemkot Jaksel Garansi Trotoar dan Fasilitas Publik Bebas Kumuh
Indonesia
Stasiun Manggarai makin Padat: 162 Ribu Pergerakan, LRT Segera Jadi Pilihan Terbaru
Bukan hanya KRL, kawasan ini nantinya akan mempertemukan Commuter Line Bandara, TransJakarta, Terminal Manggarai, dan LRT Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Stasiun Manggarai makin Padat: 162 Ribu Pergerakan, LRT Segera Jadi Pilihan Terbaru
Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
MI Raudlotul Athfal Karisma di Menteng terapkan PJJ pasca bentrokan Jalan Tambak. Camat Menteng pastikan keamanan dipantau, warga diminta tidak terprovokasi. Satu korban tewas, satu kritis di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
DPRD DKI Jakarta soroti bentrok berdarah di Matraman. Anggota Komisi A PSI Kevin Wu minta Pemprov perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM untuk cegah konflik sosial.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
Bagikan