Eks Kader PSI Viani Limardi Bergabung Partai Gerindra

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 29 September 2023
Eks Kader PSI Viani Limardi Bergabung Partai Gerindra

Viani Limardi (kedua kiri) resmi mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. ANTARA/HO-Rumah Relawan Besar 08.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eks kader PSI Viani Limardi memutuskan untuk bergabung Partai Gerindra dan menyatakan dukungan kepada Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) 2024 mendatang.

Viani menjelaskan, alasan mendukung Prabowo karena sosok dan pimpinan yang baik, hingga pantas menjadi presiden Indonesia ke depan.

"Jadi kenapa saya masuk Gerindra? Bukan kenapa saya memilih Prabowo, kenapa saya masuk Gerindra? Karena saya memutuskan bahwa yang terbaik untuk 2024-2029 Indonesia adalah Pak Prabowo," ujar Viani.

Baca Juga:

Gerindra Sebut Pembahasan Cawapres Prabowo dalam Proses Pematangan Akhir

Viani juga menuturkan bahwa tak ada rasisme dan diskriminasi yang dilakukan Prabowo. Pasalnya, kata dia, Prabowo pernah tinggal pindah-pindah di suatu negara, maka diyakini Prabowo mampu beradaptasi di suatu tempat.

"Saya pernah juga tinggal di Amerika, saya pernah tinggal di China, saya merasakan, pada waktu saya tinggal di suatu negara tumbuhlah apa, tumbuhlah rasa simpati, rasa sayang terhadap tempat-tempat yang pernah menjadi persinggahan atau tempat tinggal saya. Sehingga secara logika menurut saya, Pak Prabowo pernah tinggal di situ dan bertumbuh di situ bisa menguasai bahasa setempat, kira-kira orang ini akan menjadi rasis enggak? Orang ini akan menjadi diskriminatif enggak? Enggak akan menurut saya, itu secara logika psikologi," urainya.

Baca Juga:

Gerindra Yakin PSI Segera Ambil Langkah Konkret Dukung Prabowo

Viani menceritakan bahwa Prabowo merupakan sosok yang pertama kali mendirikan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Indonesia. Sehingga, menurut dia, Prabowo satu jalur dengan para aktivis dan diyakini tak akan berseberangan.

"Pak Prabowo yang mendirikan pertama kali LSM di Indonesia, itu pergerakan apa, pergerakan aktivisme. Pergerakan apa, pergerakan masyarakat, sehingga muncullah hari ini. Semua aktivis, relawan, ya itu asalnya yang pertama kali, yang membawa, dan membentuk adalah Pak Prabowo di Indonesia. Sehingga menurut saya jika ada orang-orang yang mengatakan, 'Wah Pak Prabowo ini enggak bisa dah. Terhadap aktivis seperti ini, terhadap aktivis seperti itu'. Menurut saya enggak masuk akal," ucapnya. (Asp)

Baca Juga:

Gerindra Sebut Kaesang jadi Ketum PSI Bukan Politik Dinasti, Singgung Puan-AHY

#Prabowo Subianto #Gerindra #Pilpres 2024 #Pemilu 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Dalam 48 jam, Presiden Prabowo Subianto merombak BGN, mencopot Dadan Hindayana yang akhirnya jadi tersangka, dan memberi instruksi teknis MBG di Sentul.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Ketika muncul perjalanan mendadak, hal tersebut murni bentuk respons cepat terhadap situasi darurat internasional mengharuskan kehadiran kepala negara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Bagikan