Ekonomi Kreatif Jadi Alternatif Pendorong Perekonomian Nasional di Tengah Kelesuan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 31 Oktober 2024
Ekonomi Kreatif Jadi Alternatif Pendorong Perekonomian Nasional di Tengah Kelesuan

Kerabat Store Bandung. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Ekonomi Kreatif di era pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai bisa lebih mengidentifikasi produk ekonomi kreatif yang seperti apa yang masuk dalam kategori dan memetakan kebijakan agar tidak terbentur dengan kementerian lainnya yang memiliki produk beririsan dengan ekonomi kreatif.

Direktur eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan, Kementerian Ekonomi Kreatif bisa menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai alternatif mendorong perekonomian nasional di tengah kelesuan ekonomi di sektor utama.

“Industri kreatif bisa menjadi alternatif terutama bagi generasi-generasi muda yang sekarang lebih easy going ketimbang masuk ke sektor formal,” kata Tauhid.

Sektor ekonomi kreatif memiliki peran yang strategis dan penting karena para pekerja cenderung memilih sektor ekonomi kreatif yang informal dan lebih cepat menyerap lapangan kerja. Sektor ini juga dinilai Tauhid lebih fleksibel dan lebih cepat beradaptasi sehingga bisa menjadi peran besar dalam perkembangan perekonomian negara.

Baca juga:

Pengalaman 40 Tahun, Modal Yovie Jadi 'Pembisik' Prabowo Bidang Ekonomi Kreatif


Tetapi, pemerintah harus memfasilitasi para pekerja di industri ekonomi kreatif dengan regulasi yang mendukung keberadaan mereka di antara sektor lainnya misalnya dalam literasi finansial produk kreatifnya.

"Memfasilitasi dari segi pendanaan, mulai dari program pemerintah atau dukungan pembiayaan dari sektor bank, karena banyak sektor ekonomi kreatif yang secara literasi finansialnya itu masih meyakinkan, misalnya soal pengukuran agunan, aset dan sebagainya,” katanya.

Digitalisasi terhadap seluruh produk kreatif juga perlu ditingkatkan Kementerian Ekonomi Kreatif agar produk mereka memiliki pasar yang lebih luas dan nilai yang lebih besar.

Tauhid mengatakan dengan meningkatkan pasar, lapangan kerja akan tercipta, nilai tambah ekonomi lebih besar dan bisa menyumbang pendapatan negara jauh lebih besar. (*)

#Ekonomi Kreatif
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Kasus Amsal, Kejagung Akhirnya Amankan Kejari Karo dan JPU
Tim dari Kejagung akan mengecek penanganan perkara yang dilakukan oleh jajaran jaksa dari Karo itu, termasuk soal profesionalitas dalam menangani perkara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 April 2026
Imbas Kasus Amsal, Kejagung Akhirnya Amankan Kejari Karo dan JPU
Indonesia
DPR Minta Konten Kreator Amsal Sitepu Dibebaskan, Sebut Ekonomi Kreatif Penyumbang Besar Pendapatan Negara
Kasus Amsal ini harus jadi pelajaran penegak hukum agar berhati-hati dalam menerapkan aturan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
DPR Minta Konten Kreator Amsal Sitepu Dibebaskan, Sebut Ekonomi Kreatif Penyumbang Besar Pendapatan Negara
Fun
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Kolaborasi ini menjadi langkah baru UNERD dalam menghadirkan produk lokal yang serasi dengan gaya hidup dan generasi hari ini.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Februari 2026
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Indonesia
Kemkomdigi Sediakan 8.000 Akun Canva Pro Gratis Bagi Talenta Kreatif
Sektor ekonomi kreatif saat ini memberikan sumbangan antara 7 persen dan 8 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) dengan nilai kontribusi mencapai sekitar Rp 1.600 triliun per tahun
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Kemkomdigi Sediakan 8.000 Akun Canva Pro Gratis Bagi Talenta Kreatif
Fun
M Bloc Space Tampil dengan Wajah Baru: Lanjutkan Gerakan Kreatif Urban Jakarta
M Bloc Space kini hadir dengan tampilan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
M Bloc Space Tampil dengan Wajah Baru: Lanjutkan Gerakan Kreatif Urban Jakarta
Indonesia
Dukung Desa Kreatif dan UMKM, Kemenparekraf Ajukan Anggaran Rp1,06 Triliun
Menteri Parekraf jelaskan anggaran tersebut guna menjalankan sejumlah program yang dibuat Kemenekraf pada tahun 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 September 2025
Dukung Desa Kreatif dan UMKM, Kemenparekraf Ajukan Anggaran Rp1,06 Triliun
Fun
3 Kegiatan Seru yang Bisa Kamu Lakukan di IdeaFest 2025, dari Berburu Produk Lokal hingga Diskusi Sinefil
IdeaFest merupakan agenda tahunan yang menjadi moment lini creative hub saling bertemu dan bertukar gagasan hingga ide.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 Juli 2025
3 Kegiatan Seru yang Bisa Kamu Lakukan di IdeaFest 2025, dari Berburu Produk Lokal hingga Diskusi Sinefil
Lifestyle
IdeaFest 2025 Usung Tema '(Cult)ivate The Culture', Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Dengan bekal budaya yang melimpah itu, tentu Indonesia bisa jadi negara berdaya lewat penguatan ekonomi kreatifnya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 Juli 2025
IdeaFest 2025 Usung Tema '(Cult)ivate The Culture', Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Fashion
Dari Prancis ke Jakarta: Kozue & Priscille Perkuat Diplomasi Mode Lewat PINTU Residency
Residency Program PINTU Incubator enjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan seni dan budaya Prancis dan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 Juli 2025
Dari Prancis ke Jakarta: Kozue & Priscille Perkuat Diplomasi Mode Lewat PINTU Residency
Fashion
PINTU Incubator Perkuat Diplomasi Kreatif Lewat Kerja Sama dengan École Duperré Paris
Mempertegas posisinya sebagai program kerja sama bilateral yang berperan penting dalam mendukung para kreator muda dari Indonesia dan Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 11 Juli 2025
PINTU Incubator Perkuat Diplomasi Kreatif Lewat Kerja Sama dengan École Duperré Paris
Bagikan