Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Sains

Efek CO2, Pohon Cepat Tumbuh dan Mati Muda

Leonard Leonard - Selasa, 15 September 2020
Efek CO2, Pohon Cepat Tumbuh dan Mati Muda

Hutan yang berperan menyimpan CO2 mungkin "berumur pendek". (Foto: Unsplash/S N Pattenden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA ilmuwan merilis studi bahwa pohon tumbuh dengan cepat dan mati muda. Ini mempertaruhkan pelepasan karbondioksida yang menantang prakiraan bahwa hutan akan terus menjadi "penyerap" emisi pemanasan planet.

Pohon menyerap sebagian besar karbondioksida yang dipancarkan oleh pembakaran bahan bakar fosil. Diyakini pepohonan memainkan peran penting dalam proyeksi kemampuan kita untuk menurunkan kadar CO2.

Baca juga:

Gaya Hidup Berbasis Tanaman Hapus Emisi CO2 Global

1
(Foto: Unsplash/ETA+)

Para peneliti mengatakan model iklim saat ini berharap pada hutan untuk terus bekerja sebagai penyerap karbon. Dengan suhu tinggi dan konsentrasi CO2 yang diperkirakan akan merangsang pertumbuhan pohon dan membantu mereka menyerap lebih banyak karbon saat mereka matang lebih cepat.

Namun dalam penelitian yang dipimpin oleh Universitas Leeds Inggris dan diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, memperingatkan bahwa pertumbuhan yang lebih cepat juga terkait dengan pohon yang berumur lebih muda. Menunjukkan peningkatan peran hutan karena penyimpanan karbon mungkin "berumur pendek".

Para peneliti memeriksa lebih dari 200.000 catatan cincin pohon dari spesies pohon di seluruh dunia, menemukan bahwa pertukaran antara pertumbuhan dan rentang hidup terjadi di hampir semuanya, termasuk pohon tropis.

Steve Voelker dari institusi lingkungan dan kehutanan Universitas New York menyatakan, masyarakat telah memperoleh manfaat dari peningkatan kemampuan hutan untuk menyerap karbon dalam beberapa dekade terakhir.

Voelker yang ikut dalam penelitian di Universitas Leed itu menambahkan, tingkat penyerapan CO2 ini, kemungkinan akan berkurang karena pohon yang tumbuh lambat dan gigih digantikan oleh pohon yang tumbuh cepat tetapi rentan.

"Temuan kami sangat mirip dengan kisah kura-kura dan kelinci. Menunjukkan bahwa ada ciri-ciri di dalam pohon yang tumbuh paling cepat yang membuat mereka rentan. Sedangkan pohon yang tumbuh lebih lambat memiliki ciri yang memungkinkan mereka bertahan," katanya.

Dilansir laman CTV News, mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan kematian meningkat secara dramatis saat pohon mencapai potensi ukuran maksimumnya.

Namun mereka mengatakan mungkin juga bahwa pohon yang tumbuh cepat berinvestasi lebih sedikit dalam pertahanan terhadap penyakit atau serangan serangga, atau lebih rentan terhadap kekeringan.

Baca juga:

Teknologi Ini Mampu Lacak Badak Lewat Foto Jejak Kaki

2
Resiko kematian naik saat pohon mencapai potensi ukuran maksimumnya. (Foto: Unsplash/30daysreplay)

Suhu permukaan rata-rata bumi telah meningkat lebih dari satu derajat Celcius di atas tingkat pra-industri. Cukup untuk meningkatkan parahnya kekeringan, gelombang panas, dan badai super yang semakin merusak dengan naiknya air laut.

Mengomentari studi David Lee, profesor ilmu atmosfer di Universitas Metropolitan Manchester Inggris mengatakan, model iklim sistem Bumi saat ini memprediksi penyimpanan karbon di hutan akan terus berlanjut atau meningkat.

"Studi ini menunjukkan hal sebaliknya, bahwa peningkatan CO2 membahayakan hutan sebagai penyerap karbon," katanya. (lgi)

Baca juga:

Saat Musim Panas, Jalanan Aspal Bisa Memperburuk Polusi Udara

#Teknologi #Hutan #Ramah Lingkungan #Pelestarian Lingkungan #Kerusakan Lingkungan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Xiaomi 18 sudah mengantongi sertifikasi EEC. Peluncuran global HP tersebut diprediksi lebih cepat.
Soffi Amira - 1 jam, 16 menit lalu
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Tekno
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra dilaporkan cepat panas usai update Juli 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Indonesia
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Dari pemeriksaan di lokasi, tim menemukan tujuh ekor burung dilindungi yang diduga akan diperjualbelikan. MH beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Tekno
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Harga Redmi Note 17 Series global kini bocor. Untuk varian Pro Max, harganya dibanderol Rp 12,2 juta.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Bagikan