Saat Musim Panas, Jalanan Aspal Bisa Memperburuk Polusi Udara

Leonard Leonard - Minggu, 06 September 2020
Saat Musim Panas, Jalanan Aspal Bisa Memperburuk Polusi Udara

Aspal yang panas menjadi sumber aerosol organik sekunder. (Foto: Unsplash/Karsten Würth)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOBIL sudah diketahui secara pasti merupakan sumber pencemaran di daerah perkotaan. Namun, ternyata salah satu aspek dari jalanan yang mungkin selama ini terabaikan oleh banyak orang sebenarnya tidak sepolos kelihatannya.

Untuk memahami sumber aerosol organik sekunder (SOA), para peneliti dari Yale melakukan penelitian pada aspal. SOA adalah sejenis masalah yang dikaitkan dengan asma dan masalah kesehatan lainnya pada masyarakat.

Baca juga:

Teknologi Jaring Gelembung Cegah Badai

1
Peneliti dapat menetukan level SOA dalam kondisi panas. (Foto: chuttersnap)

Studi tersebut meneliti Cekungan Udara Pantai Selatan di California. Aspal di dalam tungku tabung dipantau dan dipanaskan hingga kisaran suhu antara 40 derajat celcius dan 200 derajat celcius. Melalui percobaan itu, peneliti Yale dapat menentukan level SOA dalam kondisi panas.

Hasilnya mengejutkan dan termasuk ekstrem. Dalam keadaan cuaca terik musim panas, aspal ternyata menjadi sumber aerosol organik sekunder yang lebih besar daripada gabungan bensin dan solar dari kendaraan bermotor.

Peeyush Khare, kandidat PhD di Yale dan penulis utama studi tersebut mengatakan, "Sebuah temuan utama ialah produk yang berhubungan dengan aspal mengeluarkan campuran senyawa organik yang substansial dan beragam ke udara. Itu memiliki ketergantungan yang kuat pada suhu dan kondisi lingkungan lainnya."

Baca juga:

Silikon "sandwich" Dipakai Membuat Baterai Ringan Berkapasitas Tinggi

2
Butuh perhatian khusus dampak yang ditimbulkan dari aspal yang panas. (Foto: Unsplash/Alejandro Barba)

Saat cuaca panas, dilansir Interesting Engineering, para peneliti melihat lonjakan hingga 300% emisi berbahaya dari aspal jalanan.

Insinyur kimia dan lingkungan Yale, Drew Gentner, menyatakan untuk menjelaskan pengamatan itu, mereka menghitung perkiraan tingkat emisi stabil. "Itu menunjukkan tingkat emisi lanjutan ditentukan waktu yang dibutuhkan senyawa untuk berdifusi melalui campuran aspal yang sangat kental," jelasnya.

Lebih banyak tes diperlukan untuk mendeteksi tingkat pasti polusi yang dapat dihasilkan aspal. Karena area beraspal membentuk 45% permukaan di kota-kota AS dan 20% ditempati atap bangunan, aspal menjadi subjek yang membutuhkan pemeriksaan lebih saksama.

Walaupun kendaraan bermotor menghasilkan lebih banyak polusi secara keseluruhan, yang dihasilkan oleh aspal sering kali tidak dilaporkan karena merupakan polutan sekunder. Dalam upaya untuk membuat kendaraan bermotor lebih hijau, kita mungkin perlu mengatasi jalanan sebagai sumber polusi udara juga. (lgi)

Baca juga:

Perubahan Iklim, Tundra di Siberia Meledak

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Lifestyle
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
AIGEN ULTRA menjadi pilihan laptop AI yang powerful, tapi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
ShowBiz
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
OPPO Find X10 Ultra kini sedang masuk tahap pengujian. Namun, model Find X10 Pro Max terancam batal rilis.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
Tekno
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Xiaomi 17 Max resmi meluncur. HP ini membawa baterai 8.000mAh dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Tekno
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
OPPO Reno 16 kini sudah terlihat di Geekbench. HP itu akan membawa kamera 200MP dengan baterai 6.700mAh.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
Tekno
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Xiaomi 17 Max kini muncul di Geekbench. HP tersebut mendapat skor tinggi dan dilengkapi baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Tekno
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Vivo X500 Pro Max kabarnya akan hadir dengan baterai 8.000mAh. HP tersebut juga akan ditenagai chipset Dimensity 9600 Pro.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Tekno
OPPO Find X10 Ultra Dikabarkan Pakai Kamera LOFIC 200MP, Hasil Foto Jadi Lebih Detail!
OPPO Find X10 Ultra kabarnya akan rilis pada paruh pertama 2027. Namun, bocoran soal kameranya kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Dikabarkan Pakai Kamera LOFIC 200MP, Hasil Foto Jadi Lebih Detail!
Bagikan