Teknologi

Silikon "sandwich" Dipakai Membuat Baterai Ringan Berkapasitas Tinggi

Leonard Leonard - Kamis, 03 September 2020
Silikon

Akan mengatasi beberapa masalah pad baterai konvensional. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures/17907)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK mengejar performa baterai yang lebih baik berarti harus mengeksplorasi material alternatif. Salah satu yang bisa menjanjikan banyak ilmuwan adalah silikon. Tim peneliti di Clemson University telah menemukan desain baru dari bahan itu.

Diyakini akan mengatasi beberapa masalah dengan memasukkan bahan ini ke dalam baterai lithium-ion. Memungkinkan mereka untuk mendemonstrasikan perangkat ringan dan serbaguna yang dapat digunakan untuk memberi daya pada satelit dan pakaian angkasa luar.

Para ilmuwan telah menyelidiki potensi silikon dalam baterai lithium-ion sejak lama. Memakai bahan untuk komponen anoda dan bukan grafit dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan perangkat ini sebanyak 10 kali lipat. Namun ada beberapa masalah yang harus diperbaiki terlebih dahulu.

Dalam skenario ini, silikon tidak menunjukkan ketahanan yang sama seperti grafit. Silikon cenderung mengembang, mengerut, dan pecah menjadi potongan-potongan kecil saat baterai diisi dan dikosongkan. Hal ini menyebabkan kerusakan anoda dan kegagalan baterai.

Baca juga:

Limbah Bir Bisa Jadi Energi Terbarukan

1
Dapat dipakai untuk memberi daya pada satelit dan pakaian angkasa luar. (Foto: Unsplash/Frank Wang)

Dilansir laman Interesting Engineering, percobaan itu telah menunjukan sejumlah solusi potensial, termasuk membentuk silikon menjadi serat nano. Seperti spons atau nanosfer kecil sebelum mengintegrasikannya ke dalam perangkat.

Penelitian baru dari Clemson University berupaya menopang keandalan silikon dengan bantuan lembaran karbon nanotube yang disebut Buckypaper. Lembaran ini telah digunakan dalam pengembangan pelindung panas pesawat terbang generasi mendatang.

Lembaran-lembaran ini dipasangkan dengan partikel silikon berukuran nano kecil yang menurut tim adalah susunan yang mirip dengan setumpuk kartu, dengan partikel silikon diapit di antara setiap lapisan.

“Lembaran nanotube karbon berdiri sendiri menjaga nanopartikel silikon terhubung secara elektrik satu sama lain,” kata peneliti utama, Shailendra Chiluwal. "Tabung nano ini membentuk struktur tiga dimensi semu. Menahan nanopartikel silikon bersama-sama bahkan setelah 500 siklus, dan mengurangi hambatan listrik yang timbul dari pemecahan partikel nano."

Baca juga:

Aspal dari Daur Ulang Ban Bekas

2
Tingkatketahanannya tidak sebaik grafit. (Foto: Pexels/Hilary Halliwell)

Keindahan dari pendekatan ini, menurut tim, adalah bahwa meskipun pengisian dan pengosongan baterai menyebabkan partikel silikon pecah, mereka tetap terkunci di dalam sandwich dan dapat menjalankan fungsinya.

Artinya, secara teoritis, baterai yang berfungsi tetapi eksperimental ini memiliki kapasitas yang jauh lebih tinggi. Artinya, energi dapat disimpan dalam sel yang jauh lebih ringan sehingga mengurangi bobot perangkat secara keseluruhan.

Sebagai bonus, penggunaan nanotube menciptakan mekanisme penyangga yang memungkinkan baterai diisi pada empat kali kecepatan iterasi saat ini, menurut para ilmuwan. Baterai ringan dan cepat pengisian dengan kapasitas tinggi ini dapat menemukan banyak kegunaan, termasuk kendaraan listrik. Namun untuk angkasa luar adalah area di mana tim melihat potensi nyata, dengan sebagian pendanaan untuk proyek tersebut berasal dari NASA.

“Sebagian besar satelit mendapatkan kekuatannya dari Matahari. Namun satelit harus bisa menyimpan energi saat berada di bayangan bumi. Kami harus membuat baterainya seringan mungkin, karena semakin berat satelit, biaya misinya semakin banyak,” ungkap salah satu peneliti, Ramakrishna Podila.

Kemungkinan lain termasuk sistem tenaga untuk pakaian angkasa luar dan penjelajah Mars. Mereka sekarang bekerja dengan mitra industri dengan tujuan untuk membawa teknologi ini keluar dari lab dan ke dunia nyata. (lgi)

Baca juga:

Rambut Manusia dan Bulu Anjing Mampu Atasi Tumpahan Minyak

#Teknologi #Teknologi Baterai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Penyebab layar iPhone Duo yang retak kini mulai terungkap. Ada komponen engsel yang kemungkinan jadi biangnya.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Tekno
Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Sejak menerima Galaxy S26 Ultra setelah kemunduran pada putaran pertama pemilihan presiden Brasil, ia beralih menggunakan WhatsApp untuk kampanye daring.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
 Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Tekno
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Redmi K100 akhirnya resmi meluncur dengan baterai 10.000mAh. Berikut ini spesifikasi beserta harga lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Tekno
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Pemasok engsel iPhone Duo, FineMTEC, siap menempuh jalur hukum soal kerusakan layar HP lipat tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Tekno
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Apple menanggapi soal layar iPhone Duo yang retak. Pengguna bisa menggantinya dengan unit baru.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Tekno
Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Apple sigap menyatakan akan mengganti ponsel iPhone Duo yang mengalami masalah pada layarnya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
 Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Tekno
iPhone Duo Dibongkar, Teknisi Ungkap Komponen yang Mudah dan Sulit Diperbaiki
Hasil pembongkaran iPhone Duo mengungkap sistem baterai ganda, desain internal, dan tantangan perbaikan layar lipat.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
iPhone Duo Dibongkar, Teknisi Ungkap Komponen yang Mudah dan Sulit Diperbaiki
Tekno
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X10 Ultra, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 8.500mAh
OPPO Find X10 Ultra kemungkinan segera meluncur. Bocoran spesifikasinya kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X10 Ultra, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 8.500mAh
Tekno
Vivo Y600 Resmi Meluncur, Jadi HP Baterai 10.000 mAh yang Raih Guinness World Records!
Vivo Y600 akhirnya resmi meluncur. HP dengan baterai 10.000mAh ini meraih Guinness World Records.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Vivo Y600 Resmi Meluncur, Jadi HP Baterai 10.000 mAh yang Raih Guinness World Records!
Bagikan