MerahPutih.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Polri Tingkat I Raden Said Sukanto, telah menerima puluhan kantong bagian tubuh jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
"Kami telah menerima 56 kantong jenazah dan juga delapan kantong properti," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, di RS Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1).
Baca Juga
Pencarian Pesawat Sriwijaya Air Diperluas, Tim SAR Fokus di Bawah Permukaan Laut
Menurut Rusdi, Tim DVI juga terus mengumpulkan data antemortem dari keluarga penumpang. Termasuk memeriksa body part untuk mencari data postmortem yang kemudian akan dicocokkan dengan data antemortem guna mengidentifikasi penumpang pesawat nahas itu.
"Ini akan dilakukan kegiatan-kegiatan baik oleh rekan-rekan di antemortem maupun rekan-rekan yang ada di postmortem," tutur dia.
Tim DVI Polri pun siap menyerahkan jenazah korban yang juga pramugara pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Okky Bisma. Namun, polisi masih menunggu persetujuan pihak keluarga.
"Kami masih menunggu kesepakatan pihak keluarga," tutup jenderal polisi bintang satu itu.
Untuk diketahui, Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) lalu. Data sementara dari Kementerian Perhubungan, kronologis jatuhnya pesawat Sriwijaya Air sebagai berikut :
- Pesawat Sriwijaya SJY 182 take off dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pontianak pada pukul 14.36 WIB.
- Pada pukul 14.37 WIB melewati 1700 kaki dan melakukan kontak dengan Jakarta Approach. Pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki dengan mengikuti Standard Instrument Departure.
- Pukul 14.40 WIB, Jakarta Approach melihat pesawat Sriwijaya Air tidak ke arah 075 derajat melainkan ke Barat Laut (North West), oleh karenanya ditanya oleh ATC untuk melaporkan arah pesawat.
- Tidak lama kemudian, dalam hitungan detik, Pesawat hilang dari radar. Manajer operasi langsung berkoordinasi dengan : Basarnas, Bandara tujuan, dan instansi terkait lainnya.
- Total penumpang Pesawat 50 orang (40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 Bayi), ditambah 12 orang (6 kru aktif dan 6 ekstra kru).
(Knu)
Baca Juga
Cocokan Data, Tim DVI Lihat CCTV Penumpang Sriwijaya Air Saat Boarding