Dukung Pariwisata, Becak Solo Genjot Pembayaran QRIS

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Juni 2025
Dukung Pariwisata, Becak Solo Genjot Pembayaran QRIS

Becak wisata di Solo mulai menerapkan pembayaran QRIS, Jumat (27/6). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemkot Solo bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Solo mengenjot pembayaran non tunai sektor wisata dengan pembayaran QRIS pada becak.

Plt Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Aries Purnomohadi, mengatakan pembayaran QRIS di Solo menyasar jasa becak untuk mendukung pariwisata di Solo.

“Kami mulai sasar pengayuh becak untuk pembayaran QRIS untuk mendukung pariwisata di Solo,” kata Aries, Jumat (27/6).

Dia mengatakan akselerasi pembayaran nontunai tukang becak tahap I di Solo ini menyasar sekitar 100 becak. Mereka tergabung dalam paguyuban becak-becak Solo.

"Kemarin tahap I ada 100 becak. Ini sudah 80 yang berhasil kita buatkan rekening kerjasama dengan perbankan," kata Aries.

Baca juga:

Layanan QRIS Bisa Digunakan di Jepang dan China Pada 17 Agustus 2025

Minta Tak Pedulikan Protes AS, Ekonom Sebut QRIS Jadi Pendorong Ekonomi Digital

Ia mengatakan masih ada beberapa tukang becak yang belum berhasil membuat rekening karena terkendala Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Jadi ketika orang buat rekening harus link ya. Itu belum terdaftar ternyata. Kita tidak tahu masalah apa entah cetakannya buram. Mungkin beliau-beliau ini sudah lama tidak cetak ulang KTP," ujar dia.

Menurut Aries, beberapa tukang becak yang belum berhasil membuat rekening karena terkendala KTP terus diberi pendampingan.

BI berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Solo untuk mencetak ulang KTP mereka.

Sementara bagi tukang becak yang berhasil membuat rekening mereka telah diberikan barcode QRIS di becak mereka.

“Jadi pemasangan barcode ini untuk mempermudah penumpang dalam melakukan transaksi nontunai,” kata dia.

Baca juga:

Begini Cara Gunakan QRIS Tap, Pembayaran Hanya Dengan Menempelkan Ponsel

Pamer QRIS Tembus Pasar Asia, Wapres Gibran: Bukan Hanya Jago Kandang

Eko Muryanto, seorang tukang becak wisata mengatakan pihaknya mulai menerapkan pembayaran nontunai berbasis QRIS di becaknya.

“Biasanya saya menerima pembayaran tunai dari penumpang, sekarang menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran,” kata dia.

Eko menambahkan pihaknya biasa mangkal di kawasan wisata Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah. Untuk pembayaran QRIS lebih simpel.

“Penumpang yang tidak memiliki uang cash bisa membayarnya menggunakan QRIS,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#QRIS #Pariwisata #Solo #Pemkot Solo #Tukang Becak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Indonesia
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Satu dari 65 tersangka tersebut diketahui warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Indonesia
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Pemerintah melalui Kemenpora sangat berkomitmen mendukung kemajuan dan prestasi olahraga disabilitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Indonesia
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Densus 88 Antiteror Polri mencatat seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi di Indonesia telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Eks JI 28 Provinsi Gabung NKRI, tak Ada Ruang Kebangkitan Kelompok Ekstremis
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Ojol Soloraya Gelar Doa Bersama hingga Galang Dana untuk NTT, Peringati Tragedi Kematian Affan
Ojol Soloraya berkumpul menggelar doa bersama memperingati setahun meninggalnya Affan Kurniawan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Ojol Soloraya Gelar Doa Bersama hingga Galang Dana untuk NTT, Peringati Tragedi Kematian Affan
Bagikan