Dukung Destinasi Wisata Ramah Lingkungan, PLN Bangun Puluhan SPKLU

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 05 Juni 2022
Dukung Destinasi Wisata Ramah Lingkungan, PLN Bangun Puluhan SPKLU

Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali PT PLN Haryanto WS mengisi daya mobil listrik di SPKLU. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pariwisata era baru merupakan pariwisata yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Mendukung hal tersebut, PT PLN (Persero) menyatakan telah membangun 27 unit stasiun pengisian daya baterai kendaraan listrik umum atau SPKLU di sejumlah destinasi wisata untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata ramah lingkungan.

Baca Juga:

Kendaraan Listrik Mulai Menjamur, Forum G20 Didorong Bahas Sampah Baterai


Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Madura, dan Bali, Haryanto WS mengatakan, ada lima destinasi wisata unggulan yang menjadi lokasi penempatan SPKLU, yakni kawasan Candi Borobudur, kawasan Candi Prambanan, Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.

"Kami siap mendukung green tourism di Indonesia dengan menyiapkan infrastruktur kelistrikan dan juga bisa menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat soal pentingnya beralih ke kendaraan listrik," kata Haryanto, Minggu, (5/6) dikutip dari Antara.

PLN membangun banyak stasiun pengisian baterai kendaraan listrik sebagai bentuk dukungan perseroan untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

Haryanto menyampaikan bahwa pembangunan SPKLU merupakan salah satu dukungan PLN dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik.

Baca Juga:

Hyundai Bangun Pabrik Mobil Listrik dan Baterai


Menurut dia, penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan pariwisata yang menghubungkan titik-titik utama pariwisata, seperti bandara, hotel, dan atraksi wisata yang diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor transportasi secara signifikan.

"Saat ini, kami sedang mempersiapkan jaringan SPKLU untuk mendukung kehadiran kendaraan listrik di beberapa destinasi wisata lainnya, yakni di Danau Toba, Likupang, dan Mandalika yang ditargetkan selesai pada Oktober 2022," ujar Haryanto.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, melihat keberadaan SPKLU menjadi penting di masa depan karena adanya pergeseran jenis transportasi dari berbahan bakar minyak menjadi bahan bakar listrik.

Ia mengklaim penggunaan listrik dalam sektor transportasi lebih banyak manfaat ketimbang bahan bakar minyak, seperti biaya dan kadar emisi.

"PLN siap memberikan pasokan listrik yang berlimpah dan berbasis energi bersih guna mendorong ekosistem kendaraan listrik ini masif di Indonesia. Sudah saatnya memang pergeseran dari energi fosil ke energi yang ramah lingkungan dan melimpah di Indonesia," kata Darmawan.(*)

Baca Juga:

Indef: Harga Bahan Bakar Jadi Salah Satu Faktor Penaikan Tarif Listrik

#Mobil Listrik #PLN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hari Ozon Sedunia, Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta Kurangi Emisi Karbon 74,23 Ton
Aksi pemadaman lampu selama 60 menit dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia membawa dampak positif bagi lingkungan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Hari Ozon Sedunia, Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta Kurangi Emisi Karbon 74,23 Ton
Fun
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Xiaomi meyakini karena posisi Indonesia strategis maka produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Tekno
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Denza Z9S yang masuk kategori sedan listrik kelas menengah-besar itu kini pemegang rekor dunia baru daya jelajah mobil listrik terjauh di bumi.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Fun
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
BYD Sealion 8 mulai menunjukkan tanda-tanda bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Indonesia
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Mobil listrik BYD resmi menutup keran impor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik di Asia Tenggara.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Fun
Kia Recall 21.290 Unit EV9, Sistem Airbag Berisiko Membahayakan Anak
Kia resmi mengumumkan recall terhadap 21.290 unit SUV listrik Kia EV9.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Kia Recall 21.290 Unit EV9, Sistem Airbag Berisiko Membahayakan Anak
Tekno
Supercar Listrik China Makin Agresif, CEO Lamborghini Tak Khawatir
CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengaku tidak merasa terancam dengan perkembangan supercar China yang semakin pesat.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Supercar Listrik China Makin Agresif, CEO Lamborghini Tak Khawatir
Bagikan