Dua Warga Jakarta Selatan Jadi Buronan Kasus Terorisme
Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan. Foto: Div Humas Polri
MerahPutih.com- Daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris di DKI Jakarta dan sekitarnya bertambah. Kini, dua warga Jakarta Selatan masuk dalam DPO polisi.
"Iya benar (ada penambahan dua orang)," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes, Ahmad Ramadhan kepada wartawan Rabu (14/4).
Kedua terduga teroris itu berinisial SB dan SN. SB beralamat di Pasar Minggu, sementara SN beralamat di Pesanggrahan.
Keduanya, terancam dikenakan Pasal 15 Jo Pasal 7 Jo Pasal 9 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, tentang perubahan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003.
Namun, Polisi belum bisa membeberkan peran keduanya dan rencana teror apa yang bakal mereka perbuat.
Dengan demikian, saat ini ada delapan orang yang masuk DPO polisi terkait pengembangan penangkapan teroris di Jakarta dan sekitarnya.
Ramadhan menjelaskan, sampai saat ini belum ada penambahan DPO teroris yang ditangkap lagi. Dia juga belum dapat merinci, apa peranan dari dua DPO baru yang ditetapkan.
"Belum ada (yang ditangkap lagi)," ujarnya.
Sebelumnya, Densus 88 mengumumkan empat terduga teroris di wilayah Jakarta, yakni YI, AN, ARH dan NF. Dari empat DPO tersebut, satu terduga dengan inisial AN telah ditangkap.
Keempatnya, diduga berkaitan dengan teroris yang lebih dulu ditangkap Condet, Jakarta Timur, Bekasi dan Jakarta Barat, pada akhir Maret 2021.
Densus 88 pun masih melakukan pengejaran terhadap tiga teroris lainnya. Ketiganya diketahui merupakan anggota Laskar FPI.
Mereka disebut mengetahui pembuatan bom oleh teroris Husein Hasni. Bahkan, target sasaran anggota TNI-Polri, industri dan SPBU telah ditentukan. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme